Rumput Laut, Makanan Kaya Serat Pencegah Diabetes

rumputlaut.jpg

Bosan makan sayuran hijau untuk mencukupi kebutuhan serat tiap hari? Rumput laut bisa jadi alternatif asupan serat sebagai variasi makanan sehari-hari.

Tak hanya serat, tumbuhan laut yang lebih dikenal sebagai bahan pembuat agar-agar ini ternyata kaya akan berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Seperti mineral, vitamin bahkan sedikit protein. Karena kandungan nutrisi yang beragam, manfaat dari mengonsumsi rumput laut pun cukup banyak. Ini berbagai manfaat rumput laut, menurut pakar gizi Prof. Dr. Ahmad Sulaeman, PhD.

1. Bantu Turunkan Berat Badan
Rumput laut mengandung serat jenis polisakarida yang bagus untuk diet menurunkan berat badan. Selain kaya akan serat, kalorinya pun rendah. Seperti diketahui, serat memberi efek perut terasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk makan banyak jadi lebih terkontrol.

2. Baik untuk Pencernaan
Rumput laut mengandung probiotik, yang berfungsi sebagai makanan untuk bakteri baik dalam pencernaan. “Dengan adanya itu (probiotik) bakteri baik juga tumbuh dengan baik. Prebiotik dan probiotik sangat baik untuk bantu melancarkan pencernaan. Juga meningkatkan sistem imunitas,” ujar Prof. Ahmad, dalam acara Jelajah Gizi yang diadakan Sarihusada di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Kamis (30/05/2013).

3. Membantu Pertumbuhan Anak
Jenis rumput laut berwarna cokelat kaya akan yodium. Mineral ini penting untuk mendukung anak agar fisiknya tumbuh secara normal.

“Ada anak yang lahir kerdil, keterbelakanan mental itu karena kekurangan yodium. Penyakit kelainan thyroid seperti gondok juga akibat dari itu. Rumput laut adalah sumber yodium yang sangat bagus,” kata Prof. Ahmad.

4. Mencegah Diabetes
Selain yodium, rumput laut juga mengandung jenis mineral yang dinamakan khromium. Mineral ini membantu mengurangi dampak negatif akibat resistensi insulin.

Pada penderita diabetes, tubuh tidak mampu memproduksi dan tidak sensitif terhadap insulin. Sehingga kadar gula dalam darah tinggi. “Khromium membantu metabolisme insulin agar bisa melaksanakan tugasnya lebih baik,” ujar lulusan Ilmu dan Teknologi Pangan di Institut Pertanian Bogor ini.

Perlu diingat, bagi penderita diabetes, konsumsilah rumput laut dalam keadaan segar. Tanpa tambahan gula.
(hst/kik)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Pilih Makanan Agar Tidak Bertambah Melar

Pilih Makanan Agar Tidak Bertambah Melar

Pilih makanan agar tidak bertambah melar tubuh kita sangat baik sekali demi terjaganya kesehatan tubuh. Pilih-pilih makanan adalah salah satu syarat utama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau sekedar mempertahankan bobot ideal. Dalam menjaga berat badan ideal dan sehat, sebaiknya hindari jenis-jenis makanan yang memengaruhi gula darah secara negatif dan hanya akan menimbulkan rasa lapar. Ini ada beberapa jenis makanan yang akan membuat tubuh anda bertambah besar dan melar, antara lain; Roti Putih Roti putih ini adalah jenis makanan yang mengandung serat sangat minim sehingga tidak akan membuat anda kenyang tahan lama. Hal yang akan terjadi setelah memakan roti putih adalah gula darah melonjak dengan cepat, dan akan merasa lapar lagi dalam waktu singkat. Makanan Versi Diet Banyak produk kini diberi label rendah lemak, rendah gula, atau khusus diet. Namun, hal yang perlu diingat adalah makanan berlabel ini mengandung zat kimia tambahan pangan seperti, pewarna, penambah rasa, atau gula buatan yang tentu memiliki risiko bagi kesehatan kita. Hal yang perlu diingat adalah, makanan ini akan berisiko membuat gula darah menjadi anjlok sehingga anda cepat merasa lapar. [...]

Sikap Indonesia Terhadap Ancaman Ebola

Sikap Indonesia Terhadap Ancaman Ebola

Saat ini dunia internasional sedang dihebohkan dengan adanya wabah virus ebola. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sejak Maret 2014 hingga tanggal 1 Agustus 2014 telah tercatat 1603 kasus ebola dengan 887 orang meninggal. WHO menyebutnya sebagai wabah terburuk sepanjang masa. Bank Dunia telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 2,3 triliun untuk membantu negara-negara di Afrika barat yang sedang berjuang melawan wabah ebola. Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat (31/7) mengeluarkan peringatan "Level 3" untuk menghindari perjalanan ke negara-negara Afrika Barat- Guinea, Liberia dan Sierra Leone- berkaitan dengan wabah Ebola. Pemerintah Korea Selatan pun telah mengeluarkan larangan berpergian ke wilayah Afrika bagi warganya. Indonesia turut menaruh perhatian terhadap mewabahnya virus ebola. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi (4/8), mengatakan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan peringatan perjalanan bagi orang-orang yang berencana pergi ke kawasan Afrika khususnya Sierra Leone, Liberia, Guinea dan Nigeria terkait wabah virus ebola. (Baca: Ebola Tidak Hanya Menular Lewat Seks) Hingga saat ini belum ada data mengenai warga Indonesia yang terjangkit [...]

Waspadai Difteri

Waspadai Difteri

Difteri atau sakit akibat infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae merupakan salah satu penyakit yang mengancam nyawa, khususnya anak-anak usia 1 ? 10 tahun karena dapat mengakibatkan kematian hanya dalam kurun waktu 3-4hari saja. Bakteri ini bekerja dengan cara mengeluarkan racun/ toxin yang akan menyebar melalui saluran darah dan membunuh jaringan dan sel-sel tubuh. Penyakit infeksi yang berasal dari manusia dan lingkungan kotor yang ditularkan melalui udara maupun sentuhan ini, memudahkan untuk berkembang biak dan mewabah di masyarakat. Penyakit ini mempunyai gejala awal yang terkadang dianggap remeh, sehingga seringkali penanganan penderita di tangan medis sudah termasuk terlambat. Gejala yang ditimbulkan yakni seperti demam yang tidak terlalu tinggi, sakit tenggorokan, mengeluarkan lendir dari hidung atau mulut, dan lemah. Gejala-Gejala awal ini sepintas serupa dengan flu biasa pada anak-anak. Sehingga pada saat telah munculnya membran atau selaput tipis pada infeksi, yang menjadi karakteristik difteri ini, seringkali tidak disadari. Berdasarkan tingkat keganasannya, akibat dari bakteri difteri sendiri terbagi menjadi 3 tingkatan. Namun tidak diayal, bahkan untuk kasus yang [...]

Kaki Bengkak Saat Hamil, Ini Solusinya!

Kaki Bengkak Saat Hamil, Ini Solusinya!

Banyak faktor yang mempengaruhi pembengkakan kaki dan pergelangan kaki saat hamil. Tubuh memproduksi dan menahan cairan dalam tubuh lebih banyak saat kehamilan. Selain itu, rahim yang bertambah besar menekan pembuluh darah sehingga mengganggu aliran darah balik ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan pada tungkai, pergelangan kaki, dan kaki. Selain itu, perubahan hormon juga dapat berperan. Ibu dapat melakukan hal-hal di bawah ini untuk mengatasinya: Hindari berdiri terlalu lama dan menyilangkan tungkai. Bila memungkinkan, duduk dengan posisi mengangkat kaki dan secara teratur putar pergelangan kaki. Ibu juga dapat duduk di bawah dan mempertahankan tungkai pada posisi lebih tinggi. Berbaring miring ke kiri. Dalam posisi ini, tekanan pada vena cava inferior, yaitu pembuluh darah besar yang dilewati darah dari tubuh bagian bawah ke jantung, berkurang. Taruh bantal di bawah tungkai untuk menjaga posisinya lebih tinggi. Gunakan compression stocking. Minum cairan dalam jumlah cukup, yaitu 10 gelas (2,3 liter) per hari selama kehamilan. Lakukan aktivitas fisik yang rutin seperti berjalan mengeliling lingkungan rumah, bersepeda, atau berenang. Rendam kaki dalam air. [...]

Celana Jins dapat Mengganggu Kesehatan Pria

Celana Jins dapat Mengganggu Kesehatan Pria

Apakah Anda senang memakai celana jins ketat? Para pria mungkin ingin mempertimbangkan kembali hal ini. Bukan hanya memberikan konsekuensi kesehatan jangka pendek seperti rasa tidak nyaman hingga sakit, namun juga dapat menyebabkan efek jangka panjang pada kesehatan. (Baca: 4 Penyakit Akibat Pakaian Dalam Ketat) Pada sebuah survey pada 2000 pria di Inggris yang dilakukan oleh dr. Hilary Jones untuk TENA Men, ditemukan bahwa 1 dari 10 orang pria yang memakai celana jins ketat mengalami konsekuensi kesehatan yang tidak nyaman. Mengapa begitu? Adakah dampak medisnya? Celana Jins dapat Mengganggu Kesehatan Pria Secara medis, menggunakan celana jins ketat dan juga pakaian dalam yang terlalu ketat pada pria dapat memicu terjadinya: infeksi saluran kemih, overactive bladder (kandung kemih yang terlalu aktif, sehingga terlalu sering berkemih), menurunnya jumlah produksi sperma dan infeksi jamur di daerah selangkangan. Proses pembentukan sperma sangat sensitif terhadap suhu. Dibutuhkan suhu optimal sekitar 34-35 derajat Celcius, sesuai dengan suhu tubuh manusia, untuk terjadinya pembentukan sperma yang baik. Adanya masalah jumlah sperma dan pembentuka [...]

Awas, Kurang Tidur Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Awas, Kurang Tidur Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Orang dengan penyakit jantung atau penyakit yang menahun, sebaiknya memerhatikan waktu tidurnya. Pastikan Anda tidur cukup; tidak kurang juga tidak berlebihan. Menurut jurnal European Heart, tidur kurang dari enam jam sehari bisa meningkatkan risiko kematian akibat serangan jantung atau stroke.Orang yang menderita penyakit jangka lama, contohnya penyakit jantung cenderung mudah lelah. Jadi jika Anda terbiasa tidur lebih dari 9 jam dalam semalam, sebaiknya mulai waspada.Francesco Cappuccio dari University of Warwick Medical School, seperti dikutip dari times of india mengatakan, "Tidur terlalu larut dan bangun di pagi hari berdampak buruk bagi kesehatan. Jadi Anda harus memperbaiki kebiasaan itu sekarang juga."Dilansir Daily Mail, sebuah penelitian menemukan mereka yang tidur kurang dari enam jam, lebih besar 50% terkena risiko serangan jantung dan 15% menderita stroke. Penyebabnya, kurang tidur bisa menurunkan level leptin dalam darah; yang efeknya sama seperti kita merasa tidak kenyang setelah makan.Di waktu yang sama, tingkat ghrelin dalam tubuh justru meningkat. Ghrelin adalah hormon yang meningkatkan selera makan, sehingga seseorang akan merasa sangat lapar setelah bangun ti [...]

Awas, Makan Keju Tiap Hari Bisa Picu Kanker!

Awas, Makan Keju Tiap Hari Bisa Picu Kanker!

Anda penyuka keju? Sebaiknya hindari mengonsumsi keju setiap hari agar terhindari dari risiko terkena kanker kandung kemih.Dikutip dari Daily Mail, menurut penelitian terbaru, makan keju setiap hari bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker kandung kemih. Seseorang yang makan lebih dari 53 gram keju atau setara dengan sepotong cokelat, meningkatkan risiko terkena penyakit tersebut sebanyak 50%.Penelitian tersebut melibatkan 200 penderita kanker kandung kemih. Pola makan ratusan responden itu kemudian dibandingkan dengan 386 responden yang tidak memiliki penyakit tersebut.Penelitian yang dilakukan ilmuwan Belanda dan Belgia ini ingin mencari tahu apakah memang lemak jenuh yang terkandung di dalam daging dan produk olahan susu, seperti keju, bisa menyebabkan seseorang lebih berisiko terkena kanker ketimbang lemak yang lebih sehat. Makanan dengan lemak yang lebih sehat itu contohnya minyak zaitun.Hasil penelitian mereka menunjukkan makan keju sebenarnya tidak terlalu berisiko, kecuali seseorang mengonsumsi keju tersebut sebanyak 53 gram sehari. Hanya saja perlu penelitian lebih lanjut tentang hal ini untuk penjelasan yang lebih maksimal."Kami menemukan minyak zaitung menuru [...]

Penanganan Vertigo secara Mandiri

Penanganan Vertigo secara Mandiri

Secara umum, terdapat panduan penanganan vertigo yang dapat dilakukan di rumah. Setelah memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan pengobatan, Anda tetap perlu menjaga diri untuk mengantisipasi jika mengalami serangan vertigo, maupun untuk mengurangi gejala-gejalanya selama ini. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menjadi panduan penanganan. Gunakan penerangan yang baik jika Anda bangun dari tempat tidur di malam hari. Segera duduk. Jika tetap berdiri, maka Anda berisiko kehilangan keseimbangan, terjatuh, dan mengalami luka serius. Saat sedang tidur: Hindari berbaring miring bertumpu pada sisi kepala yang mengalami vertigo. Berbaringlah dengan kepala yang lebih tinggi dari tubuh, misalnya dengan menggunakan dua bantal yang ditumpuk. Bergeraklah perlahan-lahan saat bangun di pagi hari. Ambil waktu sejenak sebelum Anda bangkit dan berjalan dari tempat tidur. Hindari berbaring miring bertumpu pada sisi kepala yang mengalami vertigo. Berbaringlah dengan kepala yang lebih tinggi dari tubuh, misalnya dengan menggunakan dua bantal yang ditumpuk. Bergeraklah perlahan-lahan saat bangun di pagi hari. Ambil waktu sejenak sebelum Anda bangkit dan berjalan dari tempat tidur. Sela [...]

Buta Gara-gara Gula Darah

Buta Gara-gara Gula Darah

Oleh: dr. Jessica Florencia Anda menderita diabetes? Anda memiliki keluarga yang menderita diabetes? Atau, Anda mengenal seseorang yang mengidap diabetes? Jika jawabannya ya, maka sebaiknya Anda mengingatkan diri dan orang yang Anda sayangi untuk memeriksakan kesehatan matanya. Hal ini penting guna mencegah penderita diabetes kepada risiko penyakit Retinopati Diabetik yang dapat berujung pada kebutaan. Retinopati Diabetik ini dapat terjadi pada seluruh penderita diabetes dan semakin meningkat risikonya pada: Penderita yang sudah lama menderita diabetes Penderita diabetes yang gula darahnya sering tidak terkontrol Gejala paling umum yang sering terjadi adalah: Penurunan ketajaman penglihatan Penglihatan kabur Penglihatan dengan bintik-bintik hitam Wilayah hitam dalam area lapang pandang penglihatan Kesulitan dengan persepsi warna, seringkali berupa gangguan dalam persepsi warna biru-kuning Namun, sebenarnya yang paling membahayakan adalah, penyakit ini tidak memberikan gejala di awal-awal, namun memberikan ancaman kebutaan seketika, dan biasanya pada kedua mata, karena: 1. Pecahnya pembuluh darah pada lapisan penerima penglihatan (retina) di mata 2. Atau, terjadinya p [...]

Remaja Depresi Cenderung Dengarkan Musik

Remaja Depresi Cenderung Dengarkan Musik

Tahukah Anda bahwa sering mendengarkan musik memiliki hubungan dengan depresi? Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang depresi lebih senang mendengarkan musik ketimbang mengerjakan kegiatan lain.Seperti yang dikutip dari discovery, peneliti menganggap bahwa kebiasaan mendengarkan musik lebih sering dilakukan oleh remaja. Dalam sebuah penelitian yang diprakarsai oleh Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine, para peneliti menemukan adanya hubungan antara gangguan depresi utama atau biasa disebut depresi klinis dengan kebiasaan mendengarkan musik pada 106 remaja.Penelitian ini dilakukan dnegan cara menelpon 46 remaja yang didiagnosis menderita depresi dan sedang dalam pengobatan. Dengan menjawab secara langsung, para remaja tersebut melaporkan kegiatan apa yang sedang mereka lakukan, apakah sedang menggunakan internet, menonton TV atau film, mendengarkan musik, bermain video games atau membaca buku.Hasilnya, para peneliti menemukan adanya hubungan antara mendengarkan musik dengan depresi. Orang yang cenderung mengalami depresi lebih senang mendengarkan musik ketimbang mengerjakan kegiatan lain.Alasan mengapa remaja lebih senang mendengarkan musik saat depresi mungkin bel [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *