Satu Lagi, Dokter di AS Terinfeksi Ebola

010979100_1409825724-Ebola-Virus-aji-140904-7.jpg

Salah seorang dokter yang baru saja kembali dari Afrika Barat kembali dinyatakan terinfeksi ebola. Craig Spencer (33) merupakan dokter yang telah lama membantu di Guinea dan saat ini sedang dalam isolasi di Rumah Sakit Bellevue.

Newser, Jumat (24/10/2014) melaporkan, dokter tersebut kembali dari Afrika 10 hari yang lalu dan dalam kondisi yang baik. Namun setelah 21 hari, gejalanya muncul. Walikota setempat, Bill de Blasio mangatakan, dia berusaha mengecilkan kekhawatiran masyarakat dengan minimnya informasi rawat inap Spencer.

“Kami pikir, sangat sedikit orang yang kontak langsung dengan dia. Tapi ia sempat dibawa ke rumah sakit dengan demam 103 derajat dan mual,” ungkapnya.Spencer sendiri mengaku tinggal bersama tunangannya. Namun kini pihak berwenang telah menutup apartemen mereka dan membagikan selebaran informasi tentang Ebola.

Sejauh ini, Badan pencegahan penyakit (CDC) juga berencana melakukan serangkaian tes lain untuk mamastikan diagnosis awal ebola.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...
RELATED ARTICLES
Penyakit Sepele yang Kerap Makan Banyak Korban, Khususnya Bayi

Penyakit Sepele yang Kerap Makan Banyak Korban, Khususnya Bayi

Acapkali, saat mendapati seseorang terkena diare dianggap sebagai permasalahan kesehatan yang enteng. Namun jika hal ini menimpa pada balita bahkan bayi yang baru lahir, orangtua harus waspada dan segera melakukan upaya kesembuhan. Di Indonesia, angka kematian bayi pada 2012 mencapai 152.000 kasus berdasarkan data UNICEF tahun 2013. Sekitar 42 persen kematian pada bayi usia 0-12 bulan adalah diare. Sehingga diare pada balita termasuk bayi memang tak bisa dipandang sebelah mata. Menurut dokter Ariani Dewi Widodo, SpA diare dapat menyebabkan tubuh dehidrasi hal ini akan sangat punya pengaruh besar bagi anak-anak karena sebagian besar tubuh mereka terdiri dari air. "Kandungan air di dalam tubuh anak-anak jauh lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Untuk bayi baru lahir 90 persen badannya adalah air. Sedangkan jika orang dewasa hanya 10 persen mengandung air. Artinya ketika bayi mengalami dehidrasi akan sangat bermakna," terang dokter Ariani saat ditemui dalam temu media "Menuju 70 Juta Tangan Indonesia Sehat" yang diadakan oleh Lifebuoy di Gedung SMESCO Jakarta pada Rabu (22/10/2014). Langkah penting untuk mengatasi diare pada anak ada beberapa hal menurut dokter yang berpraktek [...]

Tak Ingin Nyeri dan Gampang Emosi Selama PMS, Lakukan Ini!

Tak Ingin Nyeri dan Gampang Emosi Selama PMS, Lakukan Ini!

Wanita kerap murung, merasa sakit pada bagian punggung, kembung, emosian, dan merasakan hal-hal tidak nyaman lainnya ketika `tamu bulanan` menghampirinya. Bahkan pada saat PMS seperti ini, wanita lebih mungkin mengalami kenaikan berat badan dan merasa tidak puas terhadap tubuhnya sendiri.Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa nutrisi dan aktivitas fisik selama PMS memainkan peran yang cukup besar untuk meminimalisir gejala yang ada. Untuk membantu para wanita terhindar dari gejala-gejala seperti itu selama PMS, ada beberapa cara yang dapat dilakukan seperti yang ditulis Kate Hanley dalam buku `The 28 Days Lighter Diet` Dalam buku itu disebutkan ada beberapa studi terbaru yang menemukan bahwa gejala PMS secara konsisten ditemukan pada wanita yang kekurangan magnesium dan kalsium. Peningkatan cadangan mineral ini dapat tubuh, mampu membantu mengurangi rasa nyeri dan gejela-gejala tidak mengenakan lainnya selama PMS.Oleh karena itu, wanita dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam, kacang mete, cokelat, dan jenis makanan lainnya. Usahakan untuk memenuhi kalsium sebanyak 400 mg/ harinya.Para ahli mengatakan bahwa kalsium mampu meringankan gejala emosional selama PMS be [...]

Pertanian Organik dan Pertanian Tidak Organik, Apa Bedanya?

Pertanian Organik dan Pertanian Tidak Organik, Apa Bedanya?

Bahan makanan organik sedang populer di masyarakat kita. Tak heran banyak tanaman organik yang dijual di pasar atau supermarket. Sebenarnya, pertanian organik merupakan cara menanam tumbuhan tanpa menggunakan bahan kimia sehingga tidak merusak kesehatan manusia."Tujuannya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, lingkungan tidak tercemar, melestarikan keanekaragaman hayati, dan mengurangi erosi akibat pengolahan tanah. Organik itu lebih sehat dan sistem tanamnya berbeda dengan pertanian biasa," kata Tutor Mobil Hijau Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Fidryaningsih Fiona, ditulis Selasa (28/1/2014).Begini perbedaan sistem penanaman organik dan biasa menurut Fidry yang juga lulusan pendidikan perkebunan dan kehutanan.1. Persiapan benihBenih organik berasal dari tanaman alami kalau pertanian biasa benihnya dari hasil persilangan atau rekayasa genetik.2. Pengolahan TanahKarena memakai traktor mesin, tanah pada pertanian biasa menjadi padat dan akibatnya organisme tanah mati. Sedangkan pada pertanian organik pengolahan tanah diminimalkan dengan membiarkan organime tanah tetap hidup sehingga memperkecil risiko kerusakan tanah. 3. Persemaian atau Persiapan BibitOrganik [...]

Warga Madiun dan Kediri Terbukti Tak Terinfeksi Ebola

Warga Madiun dan Kediri Terbukti Tak Terinfeksi Ebola

?Minggu (2/11/2014) malam ini petugas Lab Balitbangkes Kemenkes baru saja selesai memeriksa sampel kasus Madiun dan Solo, untuk sampel hari pertama dan ke dua. Pemeriksaan kami lakukan untuk semua sampel yang berjumlah 8, masing-masing darah EDTA dan serum. Dari pembacaan hasil PCR dengan elektroforesis, semua dilaporkan "no band". Ini artinya semua sampel dari kasus Madiun dan Kediri hasilnya negatif Ebola, bukan sakit Ebola. Prosedur yang kami jalankan di Lab BSL 3 Balitbangkes, sebagai berikut:1. Inaktivasi dengan buffer lysis 2. Eekstraksi RNA dengan kit ekstraksi. 3. RNA diubah menjadi DNA dan diperbanyak dengan mesin PCR sebanyak 30 siklus.4. Dielektroforesis dan analisis dengan gel doc. 5. Semua sampah diautoclave dengan autoclave double door, untuk keamanan petugas dan lingkungan. Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP (K) , MARS, DTM&H, DTCEKepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes)Kementerian Kesehatan [...]

Ilmuwan Temukan Alat Setipis Kulit Manusia Pengukur Tensi

Ilmuwan Temukan Alat Setipis Kulit Manusia Pengukur Tensi

PeduliSehat.info, Australia Ilmuwan di Australia kembali membuat gebrakan baru. Sebuah sensor terbuat dari kawat emas dan berukuran setipis kulit manusia diciptakan untuk memantau tekanan darah, denyut nadi, dan detak jantung seseorang. Peneliti asal Monash University, Dr Wenlong Cheng, mengatakan, sensor tersebut memiliki potensi besar untuk memantau kesehatan masyarakat kapan saja dan di mana saja. Para peneliti yang berasal dari gabungan Monash University dan Melbourne Centre for Nanofabrication menggunakan kawat tipis (ultrathin gold nanowires) yang memiliki ketebalan sekitar dua nanometer."Kami memilih itu karena tergolong fleksibel dan memiliki konduktivitas yang baik. Selain itu, bahan-bahan itu sangat kuat dan sangat cocok untuk perangkat yang digunakan," kata Dr Cheng seperti dilansir Daily Mail, Senin (7/7/2014)Dengan bahan-bahan yang digunakan itu, lanjut Dr Cheng, menandakan bahwa alat tersebut mampu mengukur tekanan darah atau denyut nadi secara real time dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi. Termasuk ketika digunakan saat latihan dan tidur. [...]

3 Bagian Tubuh yang Kerap Terlupakan saat Bertabir Surya

3 Bagian Tubuh yang Kerap Terlupakan saat Bertabir Surya

Sun block, sun screen atau tabir surya digunakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Sun block bekerja dengan cara memantulkan sinar matahari sebelum mengenai kulit, sedangkan sun screen menyaring sinar ultra violet dan mengurangi paparan sinar matahari yang membuat kulit tua lebih cepat. Sayangya, para pengguna tabir surya acapkali lupa saat mengoleskan sun block maupun sun screen di beberapa bagian tubuh. Padahal terpaan sinar matahari yang sangat terik dan dalam waktu lama memperbesar risiko kanker kulit. Jadi, aplikasikan tabir surya ke seluruh tubuh yang terpapar langsung sinar matahari, termasuk tiga titik berikut seperti dilansir Prevention, Kamis (31/7/2014). [...]

Penaikan Cukai Rokok Bentuk Sayang Pemerintah

Penaikan Cukai Rokok Bentuk Sayang Pemerintah

Jumlah perokok dari kaum kurang mampu di Indonesia cukup memprihatinkan. Apalagi, mereka lebih memilih untuk menghabiskan uangnya untuk membeli rokok ketimbang memenuhi gizi diri sendiri dan keluarganya. Apabila cukai produk tembakau cepat dinaikan, secara tidak langsung turut membantu kaum miskin ini mengubah pola hidupnya.Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dr Ekowati Rahajeng, SKM, M. Kes mengatakan, menaikkan cukai adalah cara pemerintah sayang terhadap masyarakatnya."Iya, dong. Untuk membeli susu tidak bisa, tapi beli rokok mampu. Daripada meracuni diri sendiri dan supaya mereka tidak mampu membelinya, makanya cukai rokok harus dinaikan," kata Ekowati baru-baru ini di Jakarta, ditulis Senin (2/6/2014)Ekowati menyayangkan, dalam penerapan cukai produk tembakau, Indonesia masih dinilai lambat ketimbang negara maju lainnya. Di Amerika, kata Ekowati, harga sebungkus rokok sama dengan harga seporsi makanan lezat di restoran mahal yakni Rp 100 ribu."Di sini, harganya saja hanya Rp 10 sampai 15 ribu. Itu kan murah sekali. Jangankan orang-orang miskin, anak-anak sekolah pun bisa juga membelinya," kata Ekowati menerangkan [...]

80 Orang Pasien Kanker Anak Merakit Robot

80 Orang Pasien Kanker Anak Merakit Robot

Delapan puluh orang pasien anak penderita kanker dari Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) turut meramaikan acara merakit robot dan menyaksikan penampilan robot di Mal Ciputra, Jakarta Barat.Anak-anak yang terdiri dari usia 6 sampai 12 tahun ini memenuhi undangan dari Mal Ciputra Jakarta untuk membuka pagelaran acara bertajuk 'Robot Soccer' sebagai bagian dari kemeriahan menyambut Piala Dunia 2014. Acara yang berlangsung dari tanggal 11 sampai 29 Juni 2014 ini diadakan di area Center Court Lower Ground, Mal Ciputra."Sebelum memasuki libur sekolah, Mmal Ciputra Jakarta bersama Robotic Explorer ingin mengajak para pengunjung, baik orangtua maupun anak-anak untuk turut merasakan kemeriahan World Cup 2014. Acara ini memiliki beragam aktivitas yang positif dan mendidik," kata Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta.Dalam kesempatan itu, Direktur Robotic Explorer, lembanga pendidikan robotika bagi anak bangsa, Jully Tjindrawan mengatakan bahwa diadakannya acara ini, untuk menggali potensi dan membimbing anak-anak Indonesia mencitai dan mempelajari ilmu robotika yang telah menjadi mata pelajaran inti hampir di seluruh dunia."Saat ini robotik sudah menjadi satu bagian penting [...]

Dehidrasi Ringan Saat Puasa Itu Wajar

Dehidrasi Ringan Saat Puasa Itu Wajar

Saat puasa, gejala dehidrasi ringan seperti bibir kering mungkin sudah biasa. Tapi ada hal yang perlu diperhatikan selain rasa haus, bibir kering dan sulit konsentrasi selama puasa, yakni Pemeriksaan Urin sendiri (PURI).Seperti disampaikan Ahli Gizi yang juga Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Saptawati Bardosono M, Sc bahwa dehidrasi ringan selama puasa itu wajar selama warna indikator urin tidak terlalu gelap atau cenderung kecokelatan. "Selama puasa, urin akan lebih gelap. Makanya pas buka dianjurkan untuk langsung minum air. Dan sebagai pengganti karbo sementara, konsumsi kurma dan cek warna urin, apakah warnanya berubah menjadi lebih terang dengan grafik warna urin. Kalau warnanya putih bersih justru dicurigai apakah dia buka di tengah hari," katanya.Disamping itu, Health Marketing Director, Danone AQUA, dr. Pradono Handojo MHA menilai, pemeriksaan urin sangat penting untuk mengukur kadar hidrasi Anda. "Pada indikator urin, bisa diketahui bila Anda kurang terhidrasi dengan baik, Anda yang kurang minum biasanya warna urin berwarna oranye dan cenderung cokelat. Semakin putih warna urin, Anda berarti terhidrasi dengan baik," kata Pradono saat diskusi keseha [...]

Menanti Keadilan Atas Kasus Kekerasan Seksual Sitok Srengenge

Menanti Keadilan Atas Kasus Kekerasan Seksual Sitok Srengenge

Serikat Mahasiswa Progresif (SEMAR) UI bersama dengan puluhan mahasiswa Universitas Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Adili Sitok mengadakan acara nonton bersama dan diskusi terbuka mengenai isu kekerasan seksual. Acara ini diselenggarakan di Plaza Gedung IX Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia pukul 18.30-22.00, Kamis (11/9/2014). Pemutaran film dan diskusi tersebut sekaligus bertepatan dengan peluncuran gerakan Solidaritas Adili Sitok, wadah bagi semua orang yang ingin terlibat dalam mengusut, menuntut, dan menyelesaikan kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh seniman satrawan SS alias Sunarto kepada mahasiswa Universitas Indonesia berinsial RW. Film yang diputar adalah ?The Accused? (1988) karya Jonathan Kaplan dan Tom Topor. Film yang yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita tentang kisah perjuangan seorang wanita korban pemerkosaan dalam memperjuangkan keadilan dan menghukum si pelaku. Pada suatu malam, wanita bernama Sarah Tobias (Jodie Foster) diperkosa oleh segerombolan pria di sebuah bar di New Bedford, Massachusetts, Amerika Serikat. Setelah itu, Sarah mengadukan perbuatan bejat tersebut ke kepolisian dan pengadilan. Namun, ternyata pe [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *