Siapa Bilang Imunisasi Hanya untuk Anak-anak?

1813283p.jpg

Siapa bilang imunisasi hanya dibutuhkan saat masih kecil. Saat dewasa, virus jutru cenderung dapat membahayakan kondisi seseorang.

Untuk itu, Ahli vaksin dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSCM, Dr.dr. Iris Rengganis, Sp.PD., KAI, FINASIM menyarankan seseorang untuk di imunisasi dewasa sejak usia 19 tahun.

“Meski belum diwajibkan, tapi vaksin anak akan membuat kekebalan menurun di usia 18 tahun, sehingga di usia 19 tahun dianjurkan untuk melakukan vaksin terutama yang memiliki faktor risiko seperti merokok dan gangguan imunitas lainnya,” kata Iris pada wartawan di sela-sela acara kampanye edukasi Novartis di Fx, Sudirman, Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Iris menerangkan, imunisasi anak dan dewasa jelas berbeda dan bukan pengulangan. Paling tidak, menurutnya orang dewasa perlu vaksin influenza saja. Selain murah, semua penyakit bersumber dari batuk, bersin dan bicara.

“Dengan vaksin influenza saja kita bisa menurunkan risiko tertular flu dari orang lain hingga 80 persen tergantung kondisi kekebalan tubuhnya. Meski begitu, minimal orang dengan vaksin ini mendapat cross protection (perlindungan silang),” jelas Iris.

Iris pun menyontohkan, perlindungan silang yang dimaksud misalkan terjadi pada calon jemaah haji. Menurutnya, orang yang terlindungi vaksin, meski tertular batuk tidak akan parah. Sedangkan orang tanpa vaksin pernah sampai terkapar akibat sistem imunnya rendah.

Menindak lanjuti hal tersebut, Iris mengatakan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo telah ada klinik imunisasi dewasa. Disana ada 15 jenis vaksin tergantung kelompok usianya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Kiat Agar Tak Gemuk di Musim Hujan

Kiat Agar Tak Gemuk di Musim Hujan

Musim hujan bisa jadi membuat kita malas melakukan apa saja termasuk olahraga. Sementara badan mesti dihangatkan dengan banyak makan. Karena itu Pakar Nutrisi dan Diet Klinik Gizi Keluarga dari Universitas of Sidney, Leona Victoria Djajadi MND (Master of Nutrition and Dietitics) menyebutkan, tak heran bila penumpukan kalori kerap terjadi tanpa disadari."Dari hasil research, suhu dingin (winter) secara tidak sadar membuat kita menambah kalori sekurangnya hingga 5 persen," kata Leona saat dihubungi Health Liputan6.com, Jumat (17/1/2014).Selain itu, kenaikan berat badan yang terjadi selama musim hujan juga terjadi karena meningkatnya rasa malas karena cuaca yang dingin. Aktivitas olahraga yang selama ini biasa dilakukan di luar menjadi terganggu. Orang menjadi tidak terbiasa melakukan olahraga di dalam ruangan. Apalagi bila rumah kurang memadai untuk dijadikan ruang olahraga.Tak hanya itu, penyebab terjadinya kegemukan selama musim hujan juga bisa terjadi karena mood seseorang kerap drop. Sehingga, secara tidak disadari, kita cenderung mencari makanan yang bisa membuat perasaan dan mood jadi normal kembali."Biasanya akan mencari mekanan yang membuat hati dan tubuh nyaman. Masalahnya, [...]

SS Belum Juga Diperiksa, Dokter Forensik Diminta Jadi Saksi

SS Belum Juga Diperiksa, Dokter Forensik Diminta Jadi Saksi

Dokter forensik akan dihadirkan sebagai saksi atas kasus yang menimpa mahasiswi RW, korban kasus asusila penyair Sitok Srengenge. Menurut rencana, akan dilaksanakan pada Senin (10/2/2014) ini."Rencananya itu hari ini, kalau tidak, ya besok (Selasa)," kata Pengacara RW, Ifa Kusuma kepada Health Liputan6.com, ditulis Senin (10/2/2014)Menurut RW, dengan dipanggilnya dokter forensik, tidak ada alasan bagi polisi untuk menunda pemanggilan Sitok Srengenge. Pasalnya, sejak kasus ini dipolisikan beberapa bulan lalu, pelaku belum juga dipanggil pihak kepolisian untuk diperiksa."Seharusnya SS sudah dipanggil untuk diperiksa. Hanya saja, sampai hari ini belum juga terlaksana. Maka itu, kami menganggap polisi lamban dalam menangani kasus pelecehan seksual seperti ini," kata Ifa menambahkan.Menurut Ifa, dengan alat bukti serta pemeriksaan saksi yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu, sudah sepantasnya SS diperiksa dan dijatuhi hukuman. Untuk itu polisi diminta tegas dalam menangani kasus ini."Kurang apalagi coba? Dalam BAP, dua korban selain RW juga sudah dipanggil, untuk menentukan kasus yang menimpa RW," kata Ifa menjelaskan.RW merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indo [...]

Tujuan Marshanda Minum Xanax

Tujuan Marshanda Minum Xanax

Meski obat anti depresi seperti xanax dapat berpotensi disalahgunakan oleh sebagian orang. Namun obat ini tergolong aman bila dikonsumsi sesuai dosis. Seperti disampaikan Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional, Dr. dr. Diah Setia Utami, SpKJ, MARS bahwa obat xanax sama sekali tidak menimbulkan efek ketagihan. Obat ini hanya untuk perawatan ketika seseorang mengalami kecemasan atau susah tidur seperti yang terjadi pada pemeran Lala dalam sinetron Bidadari, Marshanda. "Selama masih mengonsumsi xanax 1 mg, nggak apa-apa. Kecuali kalau dia minum 10-20 tablet baru bahaya. Dia cuma minum untuk maintenance kok, jadi bukan ketagihan," kata Diah saat dihubungi Liputan6.com, Senin (11/8/2014)Diah menerangkan, ada suatu kondisi seperti diabetes atau sulit tidur yang mengharuskan pasien rutin minum obat. Kondisi tersebut tidak bisa dikatakan ketagihan. "Sama seperti diabet, mereka yang mengalami depresi harus minum obat terus menerus. Sama sekali tidak bahaya, hanya untuk maintenance. Kalau gak, mereka akan merasa nggak nyaman. Kalau semua dokter dituntut pengacara karena ngasih obat antidepresi seperti ini, bagaimana jadinya. Bedakan antara ketergantungan obat karena dia memang harus [...]

Musim Hujan, Jangan Sembarangan Jajan Gorengan di Pinggir Jalan!

Musim Hujan, Jangan Sembarangan Jajan Gorengan di Pinggir Jalan!

Saat musim hujan kita harus berhati-hati dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi agar tak mudah terserang penyakit. Dr Anjali Mukherjee menjelaskan beberapa yang boleh dan tidak dikonsumsi saat hujan."Selama musim hujan, pencernaan kita melemah," kata Dr Mukherjee seperti dikutip DNAIndia, Kamis (16/1/2014).Menurutnya, musim hujan bisa menyebabkan pembentukan gas dan gangguan pencernaan yang sebagian besar tak disadari.Berikut yang boleh dan tidak dilakukan agar menikmati hujan tanpa khawatir sakit: Cuci semua sayur dan buah, terutama sayuran berdaun dan kembang kol, yang tak hanya mengandung larva dan cacing tapi juga mengumpulkan kotoran Moderasi makanan karena tubuh lebih sulit mencerna makanan selama musim hujan Minum minuman hangat, tambahkan mint atau jahet atau bubuk jahe kering di teh. Bawang putih, lada, jahe, kunyit, dan ketumbar membantu meningkatkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan. Non vegetarian buatlah sup dari daging. Selama musim hujan, sup merupakan cara yang baik mendapatkan nutrisi dari sayuran tanpa mengonsumsi bakteri berbahaya. Memasak makanan segar, tapi jika Anda memilih menyimpan makanan yang dimasak di lemari es, panasi sebelum makan Minumla [...]

Selama Ngungsi, Kalori buat Anak Harus Diutamakan

Selama Ngungsi, Kalori buat Anak Harus Diutamakan

Untuk memenuhi nutrisi, orangtua wajib memberi makanan kaya vitamin dan serat bagi anak-anaknya. Sebisa mungkin hindari makanan cepat saji dan mi instan. Lantas bagaimana dengan anak-anak korban bencana alam yang hidup di pengungsian dan biasanya hanya dapat jatah mi instan?Ahli gizi dari Rumah Sakit Mayapada Jakarta, dr. Ekky M. Rahardja MS, SpGK mengatakan, jika dihadapkan dengan situasi seperti ini, yang dipikirkan terlebih dulu adalah hidup sang anak, jangan dampak dari makanan itu."Mending hidup dulu. Walaupun mendapatkan makanan seperti itu. Lifesaving dulu, terpaksa dong mengonsumsi makanan seperti itu," kata dr. Ekky kepada Health Liputan6.com ditulis Senin (17/2/2014).Menurut Ekky, saat di pengungsian makanan yang harus lebih dulu didapatkan anak adalah kalori meski biasanya kurang. Baru selanjutnya, asupan lengkap diberikan. "Kecuali kalau sehari-hari si anak diberi makanan seperti itu terus, barulah itu tidak benar," kata dia menjelaskan.Intinya, selama di pengungsian baik orangtua dan anak-anak mau tak mau harus menerima makanan seperti itu. "Jangankan makanan, minuman saja berasal dari air apa saja, 'kan?" kata dia lagi. (Adt/Abd) [...]

Usia Produktif di Indonesia Banyak Terkena Diabetes

Usia Produktif di Indonesia Banyak Terkena Diabetes

Bonus demografi dengan banyaknya usia produktif 15-64 tahun yang terjadi pada Indonesia pada tahun 2012 - 2035 patut dijadikan sebagai bonus bukan malapetaka. Namun sayang, kesehatan masyarakat usia ini tak dijaga dengan baik. Akibatnya, muncul penyakit diabetes melitus yang bisa menganggu kualitas kerja. "Diabetes bukanlah penyakit orang miskin. Ini penyakit orang dengan kesejahteraan tinggi. Dan sayangnya di Indonesia penyakit ini banyak melanda usia produktif usia 40-an tahun," terang Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Prof. dr Fasli Jalal, PhD, SpGK pada kesempatan Orasi Ilmiah di ruang Auditorium LIPI, Jakarta (25/8/2014). Jika ditilik dari Riset Kesehatan Dasar milik Kementerian Kesehatan RI memang nampak adanya peningkatan jumlah penderita diabetes melitus hampir di seluruh provinsi Indonesia sejak tahun 2007 hingga 2013. Inilah kekhawatiran Fasli Jalal jika angka penderita diabetes melitus terus meningkat pada mereka berusia produktif. Hal ini bisa menyebabkan berkurangnya produktivitas kerja. Tak hanya, diabetes melitus, Jalal mengungkapkan penyakit degeneratif lain seperti stroke pun mulai hinggap di usia produktif. Dalam kesempatan u [...]

Vaksin MERS Berhasil Diciptakan di Amerika Serikat?

Vaksin MERS Berhasil Diciptakan di Amerika Serikat?

Setelah sempat membuat khawatir masyarakat dunia karena perkembangan virus Middle East respiratory syndrome begitu cepat, kini perusahaan vaksin di Amerika, Gaithersburg biotek Novavax bekerjasama dengan Maryland University mengklaim telah berhasil mengembangkan vaksin untuk MERS. Wakil presiden dari penelitian dan pengembangan di Novavax, Gregory Glenn mengatakan, vaksin untuk memerangi korona telah diteliti dan berhasil menghentikan infeksi dalam penelitian laboratorium. Dan hal ini dibuktikan dengan uji coba yang dilakukan salah seorang warga AS yang terpapar korona belum lama ini. Menurut laporan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) pasien yang sekembali dari Arab tersebut kini telah pulih. "Vaksin eksperimental dikembangkan berdasarkan perlindungan terhadap Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang memblokir antibodi sel. Saat kekebalan tubuh merespon virus, maka virus akan hancur," kata Glenn seperti Liputan6.com kutip dari SaudiGazette, Senin (12/5/2014) . Glenn menambahkan, perusahaan Novavax yang memiliki kontrak dengan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk mengembangkan flu musiman dan vaksin flu pandemi di AS juga rencananya akan membawa j [...]

Wanita Indonesia `OK` Dibanding Wanita Malaysia dan Singapura

Wanita Indonesia `OK` Dibanding Wanita Malaysia dan Singapura

Karir, bagi kebanyakan wanita di Indonesia sudah menjadi pilihan hidup dan menjadi hal biasa. Sebuah penelitian yang dilakukan perusahaan konsultan manajemen, layanan teknologi, serta outsourcing, Accenture menyebutkan bahwa wanita Indonesia saat ini sudah siap menghadapi perubahan yang terjadi. "Dari penelitian yang dilakukan, para wanita karir telah siap menyambut perubahan dan memiliki keyakinan kuat akan mampu meraih sukses dalan karir," kata Country Managing Directot Accenture Indonesia, Neneng Goenadi, ditulis Sabtu (8/3/2014). Hasil penelitian yang dibuat demi merayakan Hari Perempuan Sedunia pada 8 Maret ini membuktikan 96 persen wanita karir di Indonesia meningkat kredibilitasnya dalam meraih kesuksesan. Dibandingkan wanita Asia lainnya, wanita Indonesia siap menghadapi perubahan dan lebih berani mengajukan promosi, sebanyak 38 persen dibandingkan Malaysia 22 persen dan Singapura 16 persen. Perubahan yang dimaksud tidak terbatas pada perubahan yang terjadi dalam lingkungan kerja. "Kemampuan untuk menetapkan dan meraih tujuan, serta mengembangkannya dalam berbagai tahapan kehidupan memudahkan wanita karir menekuni dan memadukan karir tanggung jawab dan j [...]

Selain Ebola, Warga Amerika Diserang Enterovirus D68

Selain Ebola, Warga Amerika Diserang Enterovirus D68

Selain ebola, Warga Amerika juga tengah dilanda virus Enterovirus D68 (EV-D68). Meski tidak memakan banyak korban seperti ebola, tapi gejalanya sangat umum seperti pilek, bersin, batuk dan demam dan menyebabkan kematian.Virus yang sering muncul di musim panas ini biasanya menyerang warga AS setiap tahun dengan berbagai tipe. Tapi masalahnya, anak dan remajalah yang paling banyak terserang penyakit ini. Walaupun dewasa tidak menutup kemungkinan terkena virus ini bila kekebalan tubuhnya lemah.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) melaporkan, anak dengan penyakit bawaan seperti asma berisiko tinggi terkena Enterovirus D68.Dokter anak di Pusat Medis Mercy di Baltimore, Ashanti W. Woods, MD, mengatakan, virus ini muncul beberapa bulan terakhir dan merupakan ancaman serius karena menyebabkan gejala flu parah dan membuat anak kesulitan bernapas. Dalam beberapa kasus, virus ini juga mengakibatkan kelumpuhan dan kematian."Sama seperti pilek dan flu, EV-D68 ditularkan melalui cairan seperti air liur, lendir hidung, dan ludah. Ketika orang batuk atau bersin, partikel virus bisa masuk dan memicu infeksi." kata Ashanti, seperti dikutip Womenshealthmag, Rabu (15/10/2014)Agar terhin [...]

Orangtua Jangan Senang Dulu Anak Tak Nyabu,  Waspada Pil Dekstro!

Orangtua Jangan Senang Dulu Anak Tak Nyabu, Waspada Pil Dekstro!

Sejumlah orangtua percaya diri (PeDe) bahwa anak-anaknya terbebas dari penggunaan putaw, shabu, dan narkoba. Padahal, bisa saja anak-anak itu justru beralih dalam penggunaan pil dekstro yang tengah marak dan menjadi tren dalam lima tahun belakangan ini.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, fenomena penyalahgunaan pemakaian zat berbahan dekstrometorfan tunggal di kalangan usia remaja membuat peran orangtua kembali dipertanyakan."Bukan hanya orangtua, melainkan juga peran guru dan sekolah harus diperhatikan lagi. Fenomena ini kan terjadi di kalangan anak-anak usia SMP dan SMA. Jadi, orangtua jangan senang dulu anaknya bebas dalam penggunaan zat berbahaya. Memang, mereka tidak putaw dan shabu, tapi beralih ke sini," kata Boy.Hal ini disampaikan Brigjen Boy Rafli Amar dalam diskusi forum wartawan peduli hukum dan keadilan bertema `Pentingnya Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Berkaitan Dengan Penggunaan Zat Berbahaya pada Obat-obatan' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2014).Lebih lanjut ia mengatakan, penyalahgunaan obat yang memiliki obat antipusing ini adalah cara pandang anak-anak usia remaja saat ini. Dengan penuh kreati [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *