Smartphone Juga Nggak Bikin Anak Anda Pintar, Lho!

smart-phone-131226b.jpg

Meskipun banyak aplikasi di smartphone atau ponsel pintar yang memudahkan si kecil belajar, tapi ternyata sebuah penelitian malah menyebutkan bahwa smartphone sama sekali tidak bisa membuat si kecil cerdas.

Seperti dikutip dalam laman Idiva, Jumat ( 10/1/2014) smartphone tidak bisa membuat bayi cerdas karena aplikasi di smarthphone memang ditujukan bukan dibuat untuk mendidik tapi menghibur.

“Masalahnya segala sesuatu yang kita tahu tentang penelitian otak dan perkembangan anak menunjukkan bahwa smartphone adalah cara yang sangat efektif untuk mengajar bahasa, bermain aktif, kreatif dan berinterasi,” kata pemimpin studi, Susan Linn.

The American Academy of Pediatrics bahkan melarang setiap smartphone dikenalkan untuk bayi dan balita di bawah 2 tahun. Sekalipun anak sudah mengenalnya, orangtua harus membatasi penggunaannya satu sampai dua jam sehari.

“Mengingat bahwa tidak ada bukti bahwa aplikasi mobile menguntungkan dan beberapa bukti bahwa hal itu sebenarnya bisa berbahaya, itu memprihatinkan,” kata Linn.

Tak hanya itu, direktur senior untuk penelitian anak-Fisher-Price apps, Kathleen Alfano mengatakan smartphone tidak bisa mengembangkan anak usia dini untuk membuat mainan yang sesuai untuk anak-anak cara bermain.

(Fit/Abd)

Baca Juga:

Ajari Anak Kreatif Buat Permainan, Bagaimana Caranya?

Anak Perlu Bermain Selain Belajar Agar Kreatif

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Menkes: Beranikah Kita Tegur Perokok di Tempat Umum?

Menkes: Beranikah Kita Tegur Perokok di Tempat Umum?

Pemerintah daerah sudah memiliki peraturan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Hingga kini, tercatat 127 kabupaten kota di 32 Provinsi di seluruh Indonesia yang telah memilki peraturan KTR. Karena itu, seluruh masyarakat jangan takut untuk menegur orang yang merokok di tempat umum.Imbauan tersebut disampaikan Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi di sela-sela puncak peringatan `Hari Tanpa Tembakau Sedunia` di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (2/6/2014)."Di mal, restoran, saya nggak lihat penerapannya. Sekarang 127 kabupaten kota memiliki Perda. Kita baru berhasil jika seluruh masyarakat Indonesia menuntut hak, derajat kesehatan setinggi-tingginya, dan berani menegur," kata Menkes Nafsiah Mboi.Nafsiah menceritakan, dalam sebuah mobil ada seorang sopir yang di belakangnya ibu hamil. Ibu yang merasa terganggu dengan sopir itu menegurnya. Tapi sayang, si sopir malah marah dan bilang `siapa yang suruh naik ke sini`."Kalau hal tersebut terjadi pada Anda, beranikah kita menegurnya? Bilang bahwa anak saya harus sehat. Saudara merokok merugikan kita. Tapi, terlalu banyak yang tak berani," kata Nafsiah.Melihat kondisi tersebut, Nafsiah membandingkannya dengan luar negeri. ia mencontoh [...]

Sistem Peradilan Pidana Anak yang Baru Bebaskan AQJ dari Penjara

Sistem Peradilan Pidana Anak yang Baru Bebaskan AQJ dari Penjara

Jika akhir Juli 2014 Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU-SPPA) diberlakukan, tersangka kasus penabrakan yang menewaskan 7 orang, Dul atau AQJ tidak akan dipenjara. Sebab, UU Nomor 11 tahun 2012 tersebut mengadopsi sistem diversi (mediasi)."Ya, bisa saja tidak dipenjara. Kan mengadopsi sistem diversi atau mediasi tersebut," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dr. HM. Asrorun Ni?am Sholeh, MA, saat dihubungin Health Liputan6.com pada Selasa (8/7/2014)Asruron menjelaskan, sistem diversi adalah pengalihan penyelesaian hukum dari peradilan formal ke luar peradilan formal. "Dengan cara musyawarah yang melibatkan tokoh masyarakat," kata Asrorun menambahkan.Jika nantinya seluruh peradilan yang melibatkan AQJ masuk ke jalur hukum formal, anak ketiga dari musisi kondang Ahmad Dhani tersebut tidak lagi dijebloskan ke dalam tahanan. Melainkan, dipisahkan dari orangtuanya."Pada saat proses peradilan dia akan ditempatkan Lembaga Penampungan Sementara Anak," kata AsrorunBukan hanya AQJ saja, anak yang diketahui terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, tidak lagi dipenjara melainkan akan ditempatkan ke dalam rehabilitasi."Untuk anak yang terlibat dalam penyalahgunaan nar [...]

300 Mainan Anak Dibagikan untuk Anak Penderita Kanker

300 Mainan Anak Dibagikan untuk Anak Penderita Kanker

Menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli dan Bulan Suci Ramadan, perusahaan farmasi SOHO Global Health bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) melakukan aksi sosial dengan mengajak para karyawannya mendonasikan mainan kepada anak penderita kanker. ?Tahun ini kami melakukan sesuatu yang berbeda karena menyambut Hari Anak Nasional, biasanya setiap bulan puasa kami mengadakan berbuka dengan anak yatim. Melalui aksi sosial ini, semoga anak penderita kanker yang ada di YKAKI dapat terhibur,? ujar Manajer Public Relations SOHO Global Health Nurlida Fatmikasari, pada acara buka puasa SOHO Global Health, di Jakarta (21/07). Nurlida menambahkan, melalui acara ini, pihaknya ingin meningkatkan kepekaan sosial dan partisipasi karyawan dalam berbagi kebahagiaan dengan anak penderita kanker. Karena itu, kebih dari 300 mainan dan uang tunai senilai 10 juta rupiah dibgikan. Berdasarkan data resmi dari International Agency for Research on Cancer (IARC) yang dikutip dari website YKAKI, 1 dari 600 anak akan menderita kanker sebelum umur 16 tahun. Kanker pada anak dapat disembuhkan apabila dideteksi secara dini dan pengobatan serta perawatan dilaksanak [...]

10 Orang Dokter Dikecam Karena Selfie di Ruang Operasi

10 Orang Dokter Dikecam Karena Selfie di Ruang Operasi

Niat hati melakukan selfie untuk mengenang ruang bedah lama yang akan ditutup dan diganti yang baru, aksi `narsis` sejumlah dokter dan perawat di Rumah Sakit Fengcheng, Xi'an, Cina, justru dianggap menyalahi aturan dan secara otomatis menuai kecaman.Wajar saja bila beragam komentar dilayangkan oleh para pengguna media sosial terkait aksi ini. Sebab, di dalam foto tersebut, terlihat seorang pasien yang masih terbaring di meja operasi.Menurut cerita dari salah seorang staf medis, pasien yang terlihat di dalam foto itu adalah seorang pria berusia 40 tahun yang mengalami kecelakaan dan kemungkinan kehilangan kedua kakinya begitu besar. Operasi yang dijalankan pun sungguh sulit, dan berlangsung sangat lama, sekitar 7 sampai 8 jam. Apalagi selama rentang waktu itu, tim medis dilarang makan dan minum. Karena operasi berjalan lancar dan tim medis memastikan bahwa pasien itu selamat dari maut yang merenggutnya, maka mereka merayakan kesuksesan tim dengan melakukan foto bersama di ruang bedah bersama pasien.Dilihat dari dua lembar foto yang ada di situs CNN Internasional, Rabu (24/12/2014), terlihat jelas kurang lebih 9 orang dokter menghadap kamera, dengan komposisi 5 orang dokter berganden [...]

BPJS Akui Sudah Bayari Puskesmas & Rumah Sakit

BPJS Akui Sudah Bayari Puskesmas & Rumah Sakit

Sesuai dengan perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat rapat terbatas minggu lalu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengaku telah melakukan pembayaran kapitasi (pembayaran untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dihitung tanpa memperhatikan jumlah atau sifat layanan) untuk tahap awal ke fasilitas kesehatan tingkat pertama.Seperti disampaikan oleh Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Fajriadinur bahwa pembayaran kapitasi kemarin sudah dilunasi. Namun untuk besarannya, semua fasilitas kesehatan primer dapat jumlah yang berbeda-beda."Kami sudah melakukan pembayaran kapitasi ke faskes pelayanan primer. Sesuai perintah Presiden harus tepat waktu. Bulan Januari ini kita bayar kapitasi dulu tidak menunggu klaim," katanya, seperti ditulis Kamis (16/1/2014).Fadri mengatakan, jumlah kapitasi yang diberikan pihak BPJS Kesehatan sangat bervariasi karena tergantung dari besaran yang diperolehnya."Yang disalurkan kan besarannya antara Rp 3.000 - Rp 6000 untuk puskesmas. Dan untuk klinik Rp 8.000 sampai Rp 10.000 dan dokter gigi Rp 2.000 di masing-masing cabang. Jumlahnya nggak bisa pukul rata. Ada yg Rp 3.000 dan sebagainya," ungkapnya.(Fit/Abd)Baca Juga:BPJS: Obat [...]

USAID Sumbang Kursi Roda untuk 40 Penderita Difabilitas Kursi

USAID Sumbang Kursi Roda untuk 40 Penderita Difabilitas Kursi

Salwa, bocah penederita Cerebral Palsy (CP) asal Banjarsari, kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terlihat bahagia saat duduk di kursi roda barunya. Siswa kelas 3 sekolah dasar yang datang bersama ibunya, mendapat bantuan kursi roda yang dimotori oleh United States Agency of Internasional Development (USAID), bekerjasama dengan United Cerebral Palsy (UCP) Indonesia, di gedung BLK Dinsostranakertrans Banyumas, Rabu (22/10/2014). Salwa sejak lahir dinyatakan mengidap gangguan fungsi motorik akibat kelainan pada saraf otaknya itu. "Sebetulnya waktu umur dua tahun, Salwa mulai belajar berjalan seperti kebanyakan balita. Tapi kemudian dia terjatuh dan sakit panas tinggi. Sejak itu, kedua kakinya terlalu kaku untuk melangkah," kata Darini. Suwartono, Kasi rehabilitasi Sosial Dinsosnakertrans Banyumas mengatakan, tahun ini pihak UCP kembali memberikan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas di Banyumas. Menurutnya, program yang bertajuk Wheels for Humanity yang diusung UCP kali ini, menjadi tindak lanjut program sebelumnya. UCP melalui Dinsosnakertrans mengundang 40 orang penerima yang sebelumnya sudah didata pihak dinas. "Mereka adalah orang-orang yang sebelumn [...]

Valentino Rossi: Saya Cuma Benjol di Kepala

Valentino Rossi: Saya Cuma Benjol di Kepala

Valentino Rossi yang mengalami kecelakaan hebat pada GP Aragon, Spanyol, pada Minggu (28/9/2014) sempat dikabarkan mengalami gegar otak. Tapi Rossi memastikan saat ini ia telah pulih 100 persen."Saya baik-baik saja, semua oke, dan ini yang paling penting. Saya tidak mengalami cedera terlalu parah kecuali ada benjolan besar di kepala. Semalam kepala saya sedikit sakit, tapi sekarang saya sudah 100 persen," kata Rossi seperti dilansir Foxsports, Selasa (30/9/2014).Rossi mengalami kecelakaan hebat pada lap ke 4 sirkuit Aragon. Saat itu, Rossi berada persis di belakang Pedrosa. Jatuhnya Rossi diawali dari usahanya untuk menyalip Pedrosa di tikungan. Sayangnya, Rossi tidak sempat mengambil posisi menikung yang menyebabkan dirinya kehilangan kendali dan terpental hingga ke pasir. Bukan hanya Valentino Rossi yang terjatuh, beberapa pembalap pun mengalami nasib yang sama. Diantara pembalap yang jatuh itu adalah Andrea Lannone dan Daniel Pedrosa. Disinyalir, sebab dari banyaknya pembalap yang terjatuh adalah sirkuit yang tiba-tiba diguyur hujan deras pada lap ke-17. Selain karena hujan, sirkuit Aragon sendiri memang merupakan sirkuit yang sulit ditaklukan para pembalap. Balapan sendiri ak [...]

Bayi Malang Berwajah Dua Itu akan Dioperasi

Bayi Malang Berwajah Dua Itu akan Dioperasi

Muhammad Nafi, bayi berwajah dua akhirnya diterbangkan ke Jakarta, Senin (14/4/2014). Bayi malang ini akan menjalani operasi pengangkatan tumor di wajahnya di rumah sakit Harapan Bunda Jakarta. Muhammad Nafi, bayi berusia 24 hari ini divonis terserang tumor ganas di wajah kanannya saat dilahirkan. Kondisi ekonomi keduaorangtuanya yang kurang mampu, menyebabkan bayi malang ini dirawat seadanya. Senyum sumringah terpancar dari wajah Mailani, ibu kandung Muhammad Napi. Sambil mengendong Muhammad Nafi dalam balutan kain, Mailani dan Buasin suaminya ramah meyambut kedatangan wartawan yang hendak meliput keberangkatan Muhammad Nafi ke Jakarta melalui Bandara Supadio Pontianak. Buasin sendiri mengendong anak pertamanya Rohmaton yang berusia 2 tahun. ?Ada takut, ada senang juga. Rasanya deg-degan. Takut kalau pulang hanya bawa nama, senangnya supaya Muhammad Nafi segera dioperasi,? tutur Ibu Muhammad Nafi, Mailani. Muhammad Nafi, bayi yang memiliki kepala berbentuk hati ini akan menjalani operasi pengangkatan tumor ganas yang telah diderita muhammad napi sejak dilahirkan dari rahim ibunya. Sejak diberitakan, kondisi Muhammad Nafi ini mengundang simpati berbagai kalangan. Sejumlah pihak be [...]

Shift Kerja Tak Teratur Perlambat Kinerja Otak

Shift Kerja Tak Teratur Perlambat Kinerja Otak

Beberapa studi menemukan bahwa bekerja dengan shift yang tidak teratur berakibat pada banyak hal, misalnya penyakit hati. Dikutip dari Huffingtonpost pada Jumat (14/11/2014), studi terbaru menunjukkan akibat negatif dari shift kerja yang tidak teratur terhadap kesehatan mental. Bekerja dengan kombinasi waktu kerja siang dan malam dapat berakibat pada menurunnya keseluruhan fungsi otak dan pemrosesan informasi. Meskipun begitu, mereka yang tidak lagi bekerja shift akan kembali memiliki fungsi otak seperti biasa, meskipun memerlukan waktu yang cukup lama. Adapun yang dimaksud dengan kerja shift yang tidak teratur dalam studi ini adalah menghabiskan waktu setidaknya 50 hari dalam setahun dan membuat seseorang tidur setelah tengah malam dan bangun sebelum pukul 5 pagi atau justru bekerja sepanjang malam. Penelitian ini dilakukan kepada 3.119 orang. Diakhir penelitian, salah satu kesimpulannya adalah mereka yang telah bekerja shift tidak teratur lebih dari 10 tahun memiliki skor yang sebanding dengan orang lain yang lebih tua sekitar 6,5 tahun dari mereka tetapi tidak melakukan kerja shift. Untuk mengurangi dampak tersebut, tidak ada cara lain selain kembali bekerja secara normal. K [...]

Anak Perokok Pasif Berisiko Alami Serangan Jantung

Anak Perokok Pasif Berisiko Alami Serangan Jantung

Anak-anak yang hidup dengan orangtua perokok aktif berisiko mengalami kerusakan permanen pada pembuluh darahnya. Dalam sebuah studi disebutkan bahwa paparan asap rokok yang berasal dari kedua orangtua mengarah pada penebalan dinding arteri anak, yang berisiko pada serangan jantung dan stroke di kemudian hari.Penelitian ini melibatkan 2.401 anak-anak dari Finlandia dan 1.375 anak di Australia, berusia antara tiga sampai 18 tahun. Saat melakukan survei tersebut, para peneliti mengajukan pertanyaan tentang kebiasaan merokok kedua orangtua dan para peneliti menggunakan ultrasound untuk mengukur ketebalan dinding arteri anak-anak setelah dia mencapai usia dewasa.Studi ini merupakan penelitian pertama yang melibatkan anak dan orang dewasa, untuk meneliti adanya hubungan antara paparan asap rokok dari orangtua, dan peningkatan karotid intima media atau pengukuran ketebalan terdalam dua lapisan dinding arteri saat anak itu dewasa."Studi kami menunjukkan bahwa paparan asap rokok pasif pada anak menyebabkan terjadinya kerusakan langsung dan permanen pada struktur arterinya," kata salah seorang peneliti di Epidemiologi Kardiovaskular di Menzies Research Institute di Tasmania dan University of [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *