Stres juga Punya 5 Manfaat

M_Id_379442_workplace_stress.jpg

Manusia pasti ada kalanya menghadapi tekanan yang membuat jadi stres. Hal ini pasti terjadi dan tak bisa dihindari.
Namun, tak perlu khawatir, stres yang bisa dikendalikan bisa memberikan dampak positif usai tubuh memberikan perlawanan terhadap stres menurut Richard Shelton, MD, dari Departemen of Psychiatry di University of Alabama Birmingham.

Kelola stres dengan baik dan dapatkan manfaat berikut seperti dilansir Health, Rabu (20/8/2014):

1. Rangsang kemampuan otak
Tak perlu risau jika stres masih dalam level rendah. Karena malah bisa merangsang produksi zat kimia otak yang bernama neurotrophins, dan meningkatkan jaringan antar neuron di otak. Menurut dokter Shelton saat stres bisa jadi mekanisme utama yang digunakan untuk latihan meningkatkan produktvitas dan konsentrasi.

2. Tingkatkan kekebalan tubuh
“Ketika tubuh stres, tubuh akan mempersiapkan diri dari kemungkinan cedera dan infeksi,” tutur dokter Shelton. Lebih lanjut, dokter Shelton mengungkapkan bahwa caranya dengan cara tubuh memproduksi interleuikin tambahan, sebuah bahan kimia yang mengatur kekebalan tubuh.

3. Kemampuan bertahan
Situasi stres membuat Anda terlatih menangani kondisi ini. “Paparan berulang stres memberikan kesempatan untuk mengembangankan kontrol akan fisik dan psikologis, sehingga membuat kita membuka diri terhadap stres,” terang dokter Shelton.

4. Memotivasi untuk sukses
Menjelang tenggat waktu suatu pekerjaan, risiko stres akan pasti lebih besar namun hal ini akan memaksa Anda mau tak mau untuk segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. “Hal ini akan merangsang perilaku Anda untuk benar-benar mengelola situasi secara efektif, cepat, dan lebih produktif,” terang dokter Shelton.

5. Tingkatkan perkembangan anak
Saat ibu hamil kadang-kadang muncul perasaan stres. Sebuah sutid dari John Hopkins tahun 2006 menunjukkan bahwa perempuan yang selama kehamilan mengalami stres ringan hingga sedang malah menunjukkan keterampilan perkembangan.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Cuma 3 Negara Ini yang Bisa Uji Lab MERS

Cuma 3 Negara Ini yang Bisa Uji Lab MERS

Untuk mengetahui apakah pasien terkena korona atau Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV), uji laboratorium bukan dilakukan di rumah sakit, melainkan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes). Seperti penuturan Kepala Badan Litbangkes Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama bahwa yang menentukan apakah pasien menderita MERS itu bukan rumah sakit tapi Badan Litbangkes. Sedangkan untuk uji labolaboratorium MERS, Tjandra mengatakan, hanya bisa dilakukan dilakukan di tiga negara. "Di Asia, uji laboratorium pasien diduga MERS hanya bisa dilakukan di Indonesia, Thailand dan India," katanya saat dihubungi Liputan6.com, ditulis Sabtu (10/5/2014). Sebelumnya, meski ancaman virus MERS semakin serius karena banyak orang Indonesia diduga MERS usai pulang dari Tanah Suci, namun Pemerintah RI menyatakan semua hasil laboratorium pasien tersebut negatif. Pemerintah bahkan menegaskan bahwa hingga kini belum ada satupun orang Indonesia yang terpapar virus yang diduga berasal dari unta tersebut. [...]

Komnas Anak : Kekerasan di Panti Asuhan Bisa Jadi Lebih Banyak

Komnas Anak : Kekerasan di Panti Asuhan Bisa Jadi Lebih Banyak

Kekerasan yang dialami anak panti asuhan bukan baru kali ini terjadi. Jauh sebelum kasus kekerasan terhadap anak di panti asuhan mencuat seperti yang dilakukan Panti Asuhan Samuel, sudah banyak panti asuhan yang dilaporkan ke polisi dengan kasus serupa. Komisi Nasional Anak (Komnas Anak) menyebut ini terjadi karena ada dasar yang salah dari penerapan panti asuhan tersebut.Menurut Ketua Komnas Anak Aris Merdeka Sirait, panti-panti yang ada di Indonesia, banyak yang didasari agama, prosesi agama, dan atas dasar kemanusiaan. Karena hal ini, membuat pihak panti seenaknya memberikan peraturan keras terhadap anak-anak."Kebanyakan panti merawat anak sejak kecil. Jangan mentang-mentang memberikan perawatan sejak dini, menganggap anak itu seakan-akan anaknya sendiri dan seenaknya dipukul," kata Aris kepada Health Liputan6.com di Kantor Komisi Anak Nasional, Pasar Rebo, Jakarta, ditulis Jumat (28/2/2014).Lebih lanjut, Aris mengatakan, dengan dasar-dasar penerapan seperti ini, pemerintah setempat dan pihak terkait seharusnya melakukan pengawasan hukum yang ketat. "Selain itu, jadikan momentum ini untuk panti-panti membenahi diri dan memenuhi standarisasi yang sudah diterapkan. Tak hanya itu, [...]

Percepat Prosedur, BPJS Luncurkan SEP Mandiri

Percepat Prosedur, BPJS Luncurkan SEP Mandiri

Untuk mengurangi antrean panjang di Rumah Sakit, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hari ini meluncurkan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) Mandiri. Seperti disampaikan Direktur Utama Fahmi idris di sela-sela peluncuran Penggunaan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) Mandiri di RSUD Tangerang, Selasa (24/6/2014) bahwa sistem ini merupakan cara baru BPJS Kesehatan dalam mengurangi antrean yang ada di Rumah Sakit. "Dengan mempercepat sistem, masyarakat sekali datang bisa mendapat nomor antrean rumah sakit dengan mencetak SEP sendiri di RS sehingga antrean bisa dikurangi," katanya. Fahmi menerangkan, dengan adanya SEP Mandiri ini, peserta BPJS Kesehatan yang tadinya mengantre hingga 6-8 jam di rumah sakit, bisa menjadi lebih cepat hanya 2-3 jam saja. "Di RSUD Tangerang misalnya, antrean medical record saja makan waktu 2-3 jam. Darisitu ke poliklinik, antre 2-3 jam. Setelah itu, antre lagi untuk laboratorium dan apotek kira-kira 3 jam. Kalau ditotal untuk mengantre saja bisa 8 jam. Dengan SEP ini, mereka tinggal print sendiri nomor rujukan peserta, nomor peserta atau nomor induk kependudukan," jelasnya. Ditemui di tempat sama, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berhar [...]

SBY Pantau Fasilitas RS Pusat Otak Nasional

SBY Pantau Fasilitas RS Pusat Otak Nasional

Usai meresmikan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) Senin pagi (14/7/2014) di Jakarta, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bergegas berkeliling meninjau fasilitas yang terdapat di rumah sakit yang khusus menangani otak dan saraf ini. Ditemani Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari serta Dirut RS PON Mursyid Bustami, SBY menuju tempat pertama berupa kolase foto fasilitas yang dimiliki. Saat melihat foto ruang rawat inap kelas 3, SBY menunjukkan apresiasinya. Ia mengatakan bahwa ruang tersebut bagus untuk kelas tersebut. Ia juga berharap dengan ruangan bagus bisa memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien RS PON, termasuk pasien kelas 3. Bersama rombongan, SBY melanjutkan berkeliling ke beberapa lantai atas. Salah satunya ruang konferensi. Kemudian kembali ke bawah melihat fasilitas apa saja di ruang IGD dan radiologi. "Saya berharap RS PON ini akan menjadi rumah sakit bertaraf internasional. Sehingga masyarakat tak perlu berobat ke luar negeri", tuturnya saat memberikan sambutan dalam acara ini. [...]

Garam Bukan Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Garam Bukan Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Sebuah penelitian terbaru yang melibatkan 8.670 orang Prancis menemukan bahwa konsumsi garam dan tekanan darah tinggi tidak berkaitan. Peneliti justru menilai Indeks Massa Tubuh (BMI) yang jadi penyebab tekanan darah tinggi. Mengutip laman Dailymail, Senin (15/9/2014), penelitian ini tentu saja mengejutkan para ahli penyakit dalam mengingat selama ini peringatan bahaya garam terus dikampanyekan."Asumsi bahwa garam menyebabkan tekanan darah tinggi itu terlalu berlebihan. Pasien yang hipertensi (memiliki tekanan darah tinggi)justru cenderung dipengaruhi gaya hidup konsumsi alkohol, usia, dan yang paling penting indeks massa tubuh (BMI)," kata peneliti.Sedangkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika Serikat kemarin mengeluarkan peringatan bahwa sembilan dari 10 anak sekolah di AS mengonsumsi garam berlebih."Hampir semua anak senang mengonsumsi makanan olahan seperti pizza, roti, makanan ringan, sandwich, keju, daging olahan, daging ayam olahan, pasta, sup dan hidangan Meksiko. Laporan ini mengindikasikan satu dari enam anak berisiko mengalami hipertensi," kata peneliti.Dengan adanya penelitian ini, Juru bicara CDC, Janelle Gunn mengatakan akan mempertimbangkan bu [...]

RS Pertamedika Sentul City Berhasil Operasi Cangkok Hati Pasien Hafidz

RS Pertamedika Sentul City Berhasil Operasi Cangkok Hati Pasien Hafidz

Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Bogor, Jawa Barat, berhasil melakukan operasi cangkok hati untuk pertama kali terhadap pasien anak bernama Muhammad Sayid Hafidz (8), pada Senin (24/2/2014). Operasi cangkok hati pertama ini, ditangani langsung oleh Ahli Transplantan Dunia, Profesor Koichi Tanaka dan Profesor Azuma beserta beberapa dokter dari rumah sakit itu sendiri.Sesuai dengan roodmap dari RS. Pertamedika Sentul yaitu untuk mendirikan lever centre, dengan salah satu tugas wajibnya adalah melaksanakan transplantasi hati, maka untuk project pertama ini pihak rumah sakit benar-benar memilih secara selektif calon pasien yang akan ditangani.Dilihat dari sisi medis, penyakit yang dialami oleh bocah Hafidz, dinilai memiliki satu tantangan yang cukup tinggi, dan dilihat dari risiko yang ada baik secara medis dan non-medis, semuanya bisa dipertanggungjawabkan."Tingkat keunikan untuk pasien Hafidz ini menjadi tantangan tersendiri untuk kami. Karena selama ini transplantasi hanya untuk orang dewasa saja, itu pun baru satu sampai dua kali," kata Presiden Direktur PT. Pertamedika Sentul, DR. Dany Amrul Ichdan, SE, MSc secara eksklusif kepada Health Liputan6.com di RS. Pertamedika Sentul [...]

Tegar Septian, Penyanyi Cilik yang Pernah Terpenjara Rokok

Tegar Septian, Penyanyi Cilik yang Pernah Terpenjara Rokok

Rokok bukanlah barang baru bagi mantan pengamen cilik yang sekarang sudah tenar se-Asia Tenggara. Saat hidup di jalanan, bocah 12 tahun ini juga sudah mulai mengisap barang beracun ini. Dan pernah merasa sulit lepas seperti orang di penjara.Namun kebiasaan di jalan ini sudah mulai ditinggalkannya demi kesehatan sejak satu tahun lalu."Sudah tidak merokok lagi sekarang, biar makin sehat. Kalau dulu awalnya coba-coba terus jadi seperti kecanduan deh," kata bocah kelahiran Pemalang, 18 September 2001 ini.Menjadi seorang pengamen dari usia 4 tahun dilakoninya demi mencari pemasukan untuknya makan."Ya uang hasil ngamennya untuk makan, karena mau gimana lagi selain karena suka menyanyi ya untuk mendapatkan uang makan," ujar Tegar saat ditemui tim Liputan6.com di apartemennya di bilangan Grogol, Jakarta Barat seperti ditulis Minggu (12/1/2014).Anak dari pasangan Usup Supardi dan Ratna Dwi Sasi ini mengaku paling sulit menghilangkan kebiasaan merokoknya."Paling sulit karena dulu kan sering tapi Tegar berusaha dan sekarang Alhamdulillah sudah tidak lagi," kata bocah yang gemar motor cross ini.Menurut sang manajer pribadi, Alfas, menghilangkan kebiasaan merokok dari bocah kelahiran Subang ini [...]

Tahapan Pembuangan Racun dalam Detox Reviver Treatment

Tahapan Pembuangan Racun dalam Detox Reviver Treatment

Berbeda dengan perawatan kecantikan biasanya, Detox Reviver Treatment merupakan proses pembuangan racun akibat penggunaan kosmetik, paparan polusi serta gaya hidup tak sehat. Seperti diungkapkan dokter kecantikan dari Floe Beauty Cottage, dr. Theresia Tedjasukmana bahwa proses detoks baiknya dilakukan apabila seseorang sering terpapar polusi atau logam berat timbal karena dapat membahayakan kesehatan. "Saat ini gaya hidup dan tuntutan pekerjaan membuat wanita mau tidak mau terpapar timbal. Hal ini dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan pada liver dan ginjal. Tapi yang paling terlihat cepat dampaknya pada kesehatan kulit wajah," kata Theresia saat ditemui di Floe Beauty Cottage, Mangga Dua Square lt. UG blok C 181-188, Jumat (26/9/2014). Lebih jelasnya, Theresia menerangkan tahapan dalam Detox Reviver Treatment: 1. Pembersihan Seluruh wajah dibersih kan dengan milk cleanser, lalu dibilas dengan facial wash/sabun untuk membersihkan lebih maksimal. 2. Scrub Untuk mengangkat kotoran dibagian bawah kulit dan mengangkat sel kulit mati. 3. Aplikasi krim detoks Krim detoks yang khusus mengandung vitamin E, vitamin C, jojoba oil, CoQ10 dan celtic salt dioleskan ke seluruh wa [...]

Menjadi Ibu Sekaligus Pekerja, Apanya yang Salah?

Menjadi Ibu Sekaligus Pekerja, Apanya yang Salah?

Selama ini kebanyakan para ibu pekerja mengalami dilema, karena kerap dianggap tidak sayang dan tidak perhatian kepada sang anak.Biasanya, orang yang beranggapan seperti itu tidak mengetahui apa yang melatarbelakangi seorang ibu juga memilih untuk bekerja. Maka itu, dari segi psikologis, tidak ada yang salah dengan keputusan seorang ibu untuk bekerja."Ada yang karena finansial atau kebutuhan sosial-relasional. Tidak ada yang salah memang dengan keputusan seorang ibu untuk bekerja dan bekarya," kata Psikolog Anak Efnie Indiranie, M.Psi dalam acara bertema `Ibu Bekerja, Keluarga Tetap Nomor Satu` di Jakarta, ditulis Minggu (23/11/2014)Meski begitu, ada konsekuensi yang ditanggung oleh seorang ibu, dan kondisi ini mengharuskan ibu untuk lebih cermat dalam membagi waktu dengan keluarga."Seorang ibu pekerja sebaiknya memiliki kecakapan dalam mengelola waktu, disiplin, dan mampu berbagi peran dengan suami dalam menciptakan kebersamaan keluarga agar ikatan fisik dan emosi keluarga tetap bisa terbangun," kata dia.Hal positif dari seorang ibu yang bekerja adalah memiliki kemampuan di atas, yaitu adanya dampak positif bagi perkembangan antara, di antaranya; anak jadi lebih mandiri, bertanggu [...]

Scott Flansberg, Kecepatannya Menghitung Lebihi Kalkulator

Scott Flansberg, Kecepatannya Menghitung Lebihi Kalkulator

Berapa hasil 923 dibagi 7? Mungkin Anda butuh kertas atau kalkulator untuk menghitung hasil pembagian tersebut dan coba hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasilnya. Berbeda dengan Scott Flansburg, tanpa bantuan kertas maupun kalkulator dan dalam hitungan detik ia bisa menyebutkan hasilnya, yaitu 131,85714. Pembagian hanya satu dari kemampuan cepat yang Flansburg miliki. Ia juga mampu temukan hasil penghitungan dari penambahan, pengurangan, perkalian hingga akar dalam hitung detik dengan hanya mengandalkan imajinasi penghitungan di kepalanya. Tak heran kemampuannya ini membuatnya sering dijuluki manusia super. Bahkan namanya sudah tercatat dalam The Guinness Book of World Records sebagai "Fastest Human Calculator" atau "Manusia Kalkulator Tercepat" pada tahun 2001 dan 2003 memecahkan rekor yang ia buat sendiri. Pertama kali menyadari kemampuanya menghitung super cepat saat Flansberg berusia 9 tahun. Saat itu ia mampu memecahkan pertanyaan matematika sang guru tanpa perlu menuliskan di atas kertas seperti dilansir dari laman Technoblog pada Rabu (22/10/2014). "Saya diberi 'hadiah' untuk bisa memahami dan mengerti angka-angka dengan cara baru dalam sebuah p [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *