Sudah Lama Sel Punca Lemak Dipakai untuk Mempercantik Muka

2.jpg

Keterkaitan antara bedah plastik dan stem cell (sel punca) sudah ada sejak lama. Hanya saja, banyak masyarakat tidak mengetahuinya. Jadi, kalau kini ada orang yang ingin mempercantik diri dengan memanfaatkan sel punca yang dimilikinya, cara seperti itu bukanlah hal baru.

Salah satu jenis sel punca yang dapat digunakan untuk mempercantik diri adalah sel punca yang berasal jaringan lemak. Dulu, saat orang tidak mengetahui penemuan dahsyat ini, banyak yang membuang lemak dalam tubuhnya. Seperti diketahui, salah satu musuh dari wanita adalah lemak.

“Dulu saat pasien melakukan operasi sedot lemak, lemak yang ada dibuang-buang. Lalu, para ilmuwan melakukan penelitian terhadap lemak dan diketahui ternyata lemak memiliki banyak manfaat, terlebih sel punca yang terkandung di dalamnya. Manfaatnya luar biasa,” kata Spesialis Bedah Plastik Kraniofasial dari Ultimo Aesthetic & Dental Center, dr. Enrina Diah, Sp. BP kepada Health Liputan6.com di Plaza Asia Lantai 18, Jalan Jenderal Sudirman Kav 59, Jakarta Selatan, Jumat (14/3/2014).

Dulu, sudah banyak orang yang melakukan transfer lemak ke payudara, agar ukurannya terlihat lebih besar. Pun dengan transfer lemak ke wajah, sehingga membuat mereka tampak lebih bersinar dan awet muda.

Saking banyaknya sel punca yang berada di dalam lemak, tidak perlu lagi dilakukan proses memperbanyak jumlah sel di laboratorium khusus sel punca. Sedangkan sel punca yang berasal dari bagian tubuh lainnya, harus diperbanyak sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam tubuh untuk suatu pengobatan.

“Setelah dilakukan penelitian, sel punca yang ada di darah sangat sedikit. Mungkin 1 cc-nya hanya 300 sel. Di gigi juga ada sel punca, dan di kulit juga ada. Di sumsum tulang (bone narrow), 1 cc hanya 60.000 sel punca. Sedangkan lemak, terdapat hampir 500.000 sampai 1 juta jumlah sel punca,” kata dr. Enrina.

“Jadi, kalau dari lemak tidak perlu dikultur. Sedangkan kalau dari daerah lainnya perlu dikultur. Diambil, lalu dibawa ke laboratorium untuk diperbanyak jumlah selnya. Setelah itu barulah diproses dan dimasukkan ke dalam tubuh,” kata dia menambahkan.

Saat di Amerika, Enrina pernah bertemu dengan beberapa ahli bedah ortopedi yang sudah melakukan 3.000 kali tindakan terapi Osteoarthritis (OA) menggunakan sel punca. “Jadi di sana, sudah sangat terbuka untuk hal-hal seperti ini. Saya pun jadi tahu, kalau di sana terapi sel punca banyak dilakukan,” kata dia menerangkan.

Pasien yang ingin melakukan terapi untuk menyembuhkan lutut di klinik kecantikan milik dr. Enrina, tinggal datang, diperiksa, dan nantinya tinggal disuntikkan ke lututnya. Semuanya dilakukan selama satu hari.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Dokter Disarankan Pakai Pelindung untuk Cegah Korona

Dokter Disarankan Pakai Pelindung untuk Cegah Korona

Virus korona atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) coronavirus yang telah menewaskan sedikitnya 117 orang di Arab Saudi terus menjadi sorotan. Kali ini giliran Konsultan ICU sekaligus Kepala Bidang Penyakit Infeksi di International Medical Center, Dr Mohammed Mujahid Abbas angkat bicara. Abbas menilai, penyebaran virus korona perlu ditekan khususnya di rumah sakit. Caranya seperti karantina pasien yang menampakkan gejala yang berbeda, seperti batuk, bersin dan pneumonia. "Risiko virus korona menyebar di rumah sakit dan menularkan staf medis memang kurang dari 20 persen dari total jumlah orang yang meninggal dan terinfeksi oleh virus MERS. Tapi manajemen rumah sakit harus terlibat dalam menangani kasus MERS. Mereka harus memiliki rencana darurat dan mengisolasi beberapa tempat tidur yang siap untuk mengobati staf medis di rumah sakit," katanya, seperti dikutip Arabnews, Sabtu (10/5/2014). Abbas menyarankan, tenaga medis wajib menggunakan masker dan pelindung mata saat berhadapan dengan pasien yang dicurigai."Sebagian besar korban MERS sudah berusia lanjut dan menderita penyakit kronis. Sedangkan sekitar 50 persen dari kasus yang dikonfirmasi tidak mengembangkan gejala apap [...]

7 Makanan yang Baik Disantap Kala Macet

7 Makanan yang Baik Disantap Kala Macet

Kelelahan menghadapi macet di Jakarta memang membosankan. Tapi jangan khawatir, untuk mengembalikan energi atau stamina di kala macet, Anda bisa mengonsumsi makanan ini. Berikut 7 makanan pembangkit energi di saat macet seperti dilansir Healthmeup, Sabtu (7/6/2014): 1. YogurtProtein dalam yogurt dapat mencegah rasa kantuk dan membuat Anda kenyang. Jika Anda menyetir kendaraan sendiri ke kantor, mungkin yogurt bisa menjadi teman Anda di jalan.2. KacangSelain teman mengemil, kacang juga memiliki kandungan serat yang dapat meningkatkan energi. Sejumlah kacang-kacangan seperti kenari, almond, kismis kaya omega-3 yang baik dalam melepas energi.3. OatsMakanan kaya serat dan karbohidrat ini bisa mencegah dari rasa lapar saat macet. Selain itu, oats juga kaya akan mineral seperti magnesium dan fosfor yang mencegah kelelahan.4. BuahMengonsumsi buah di saat macet juga bukan ide yang buruk. Beberapa buah-buahan seperti semangka juga menghindarkan Anda dari dehidrasi. Plus. nutrisi penting dan vitaminnya meningkatkan energi Anda.5. Telur rebusTelur rebus kaya akan protein dan asam amino yang sangat baik untuk membangun otot. Makanan sehat ini dapat membantu Anda meningkatkan stamina untuk jan [...]

Selain Sehatkan Jantung, Puasa Juga Cegah Tulalit

Selain Sehatkan Jantung, Puasa Juga Cegah Tulalit

Tanpa terasa, beberapa hari lagi umat muslim di seluruh dunia akna menjalani ibadah puasa. Tapi selain kewajiban beribadah, penelitian menunjukkan bahwa puasa memiliki banyak manfaat kesehatan. Makanya, jangan heran bila semua orang ingin berpuasa.Seperti disampaikan Ahli Gizi yang juga Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Saptawati Bardosono M, Sc bahwa puasa memiliki banyak manfaat kesehatan. Seperti misalnya menurunkan kerja jantung, dan bagi orang yang mengalami hipertensi, ini adalah waktu yang tepat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. "Ketika puasa, sel-sel kita akan dikondisikan untuk lebih kuat dan akan tumbuh sel-sel otak baru sehingga nggak gambang tulalit," kata Saptawati saat ditemui di acara diskusi kesehatan Puasa Sehat Bersama Aqua di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (25/6/2014).Selain itu, lanjut Saptawati, perubahan metabolik juga akan terjadi bila kita puasa. Sehingga saat puasa, tubuh akan lebih kebal terhadap serangan penyakit. Kata tulalit diasosiasikan dengan istilah 'bolot' atau terlambat berpikir, dan sering dipakai untuk menyebut orang-orang yang kerap tidak nyambung saat diskusi atau ngobrol. [...]

Darah di Jantung Beku Bikin Julie Kolaps Usai Melahirkan

Darah di Jantung Beku Bikin Julie Kolaps Usai Melahirkan

Wanita asal Warrington, Cheshire, Julie Chadwick (24) ambruk sepuluh hari setelah melahirkan anak keduanya, karena suplai darah ke jantung terhambat akibat pembekuan. Akibatnya, Julie mengalami empat serangan jantung sepanjang hidupnya. Sampai sekarang, ia membutuhkan transfusi darah sebanyak 13 kali.Saat kondisi ini diperiksa, dokter di rumah sakit menemukan bahwa ibu dua orang anak mengalami pembekuan darah pada kedua paru-parunya. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghalangi sang kekasih untuk menikahinya."Saya ingin mengubah hal yang buruk menjadi sesuatu yang indah. Kami memutuskan untuk menikah di saat yang sama, saat saya merasa sakit, dan di kantor catatan sipil di mana saya ambruk," kata Julie dikutip Daily Mail, Jumat (25/7/2014)Lanjut Julie, apa yang dilakukannya memang terlihat aneh. Tapi, itu penting untuk mengubah sekitar dan membuat kenangan indah di sana. "Saya ingin mereka (keluarga inti) memiliki kesempatan untuk melihat kami berdua bahagia, dan menempatkan semuanya di belakangan kami," kata Julie menambahkan.Menurut tim medis, obat pengencer darah gagal bekerja yang menyebabkan darah mengalir dari mulut dan telinga Julie. Meski sempat kritis, Julie pulih sete [...]

Bidan Perlu `Dukun` Atasi Kematian Ibu dan Anak

Bidan Perlu `Dukun` Atasi Kematian Ibu dan Anak

Sebuah penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian kesehatan (Balitbangkes) dalam riset Etnografi Kesehatan belum lama ini mengungkapkan hal menarik. Menurut peneliti, para tenaga kesehatan seperti bidan dinilai perlu memperhatikan aspek budaya masyarakat di daerah.Seperti disampaikan Profesor Riset dari Balitbangkes Lestari Handayani bahwa budaya kesehatan pada setiap etnis di Indonesia ini harus dikaji secara ilmiah. Sayangnya, selama ini kita hanya membiarkannya saja tanpa mencari tahu maksud dan tujuan dari kebudayaan tersebut."Ada baiknya mungkin bidan atau kader kesehatan juga dibantu 'dukun' di daerah tersebut. Karena pada umumnya, tenaga kesehatan sulit diakses dan dukun lebih diterima disana," kata Lestari saat dijumpai wartawan di Kantor Kementerian Kesehatan, ditulis Selasa (30/12/2014).Lestari menyontohkan, dalam etnis jawa di Desa Dukuh Widara, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, terdapat tradisi oyog bagi ibu hamil. Tradisi oyog adalah tradisi menggoyang-goyangkan perut ibu hamil sejak usia kehamilan bulan ketiga sampai bulan kesembilan yang dilakukan dukun bayi.Menurut persepsi masyarakat, tradisi ini bermanfaat untuk mengurangi berbagai ke [...]

Cara Ini Digunakan Agar Tandur Luka Berjalan Optimal

Cara Ini Digunakan Agar Tandur Luka Berjalan Optimal

Dalam ilmu kedokteran, tandur kulit atau skin graft biasa dipakai untuk menutup suatu luka. Tandur kulit akan dipakai pada luka yang tidak bisa menutup langsung, dan dapat memilih kulit dari daerah lain. Misalnya, luka yang terdapat di bahu dapat ditutup dengan kulit yang diambil dari paha si pasien.Namun yang menjadi masalah, penyembuhan luka menggunakan tandur kulit terkadang tidak dapat berjalan optimal. Sebab, tandur kulit merupakan jaringan mati dan akan hidup bila tandur kulit mendapatkan makanan dari tempat di mana ia diletakkan. Sehingga, ketika tandur kulit ditempelkan, dia akan mendapatkan aliran darah atau supply dari tempat dia diletakkan.Maka itu, untuk mengoptimalkan penyembuhan luka dibutuhkan pemberian Platet Rich Fibrin Matrix (PRFM) atau Platet Rich Fibrin (PRP) yang merupakan faktor pertumbuhan. "Karena ternyata, dua persediaan ini merupakan preparat dari trombosit otologus yang berasal dari darah sendiri. Trombosit itu diketahui merupakan faktor pertumbuhan. Jadi, dia akan mengeluarkan faktor pertumbuhan ketika dia teraktivasi," kata dr. Mirta Hediyati Reksodiputro, SpTHT-KL(K) saat diwawancarai Health Liputan6.com di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indones [...]

Meski Kadar Nikotin Rendah, Rokok ‘Vaping’ Elektronik Berbahaya

Meski Kadar Nikotin Rendah, Rokok ‘Vaping’ Elektronik Berbahaya

Kehadiran rokok elektronik atau vaping kerap dianggap sebagai salah satu cara untuk mengurangi dampak buruk kebiasaan merokok tembakau. Beberapa saat lalu vaping sempat dianggap aman namun kini tidak lagi. Beberapa penelitian menunjukkan ada dampak buruk penggunaan vaping. Ada berbagai alasan yang menyebabkan hal vaping tak dianjurkan lewat hasil penelitian yang telah dilakukan. Diantaranya adalah sebagai berikut seperti dipaparkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP (K) , MARS, DTM&H, DTCE. 1. Memiliki kadar nikotin lebih rendah dari rokok tembakau dan tidak memiliki campuran kimia yang berbahaya seperti tar atau zat toksik lain akibat pembakaran tembakau. 2. Mengandung zat berbahaya seperti Tobacco Specific Nitrosamines (TSNA), Diethylene Glycol (DEG) dan karbon monoksida. 3. Meningkatkan kadar plasma nikotin secara signifikan dalam 5 menit penggunaannya selain itu juga meningkatkan kadar plasma karbon monoksida dan frekuensi nadi secara signifikan yang dapat mengganggu kesehatan. 4. Memilliki efek akut pada paru seperti pada rokok tembakau yaitu kadar nitrit oksida udara ekshalasi [...]

Ulang Tahun ke 100, Nenek Ini Terjun Payung

Ulang Tahun ke 100, Nenek Ini Terjun Payung

Apa yang Anda ingin lakukan saat berulang tahun? berkumpul dengan keluarga atau orang terkasih? Itu sudah biasa. Di ulang tahunnya yang ke-100, Eleanor Cunningham melakukan terjun payung. Menakjubkan bukan. Mengutip laman Nydailynews, Senin (10/11/2014) Cunningham mengatakan kalau dirinya telah terjun payung sejak usianya 90 tahun. Dan terjun payung kali ini adalah kali ketiga ia melakukannya. Cunningham sendiri tinggal bersama cucunya di pusat kota New York. Sebelum terjun payung, dokter juga telah menandatangani ijin terjun payung. "Dokter sudah menyatakan sehat. Dan saya pikir, dengan melakukan apa yang disukai, kesehatan saya semakin baik," katanya. [...]

4 Makanan Cepat Saji Ini Dapat Rusak Gigi

4 Makanan Cepat Saji Ini Dapat Rusak Gigi

Makanan `cepat saji` tidak hanya berdampak pada lingkar pinggang yang semakin lebar, melainkan juga dapat merusak kesehatan gigi kita. Berikut sejumlah makanan yang dapat merusak kesehatan gigi, seperti diungkapkan oleh seorang dokter gigi dari Harley Street's Elleven, Amerika Serikat, Dr. Sameer Patel, melansir laman Daily Mail, Kamis (7/11/2014) 1. Makanan dari India dan JepangSelain teh dan kopi yang selama ini diketahui dapat menodai gigi kita, makanan berpigmen yang berasal dari bubuk kari juga dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Gigi yang awalnya putih, secara perlahan akan menguning.Sedangkan pada makanan yang berasal dari Jepang seperti sushi, kecap yang digunakan sebagai penambah rasa makanan dapat menghasilkan efek yang sama. Apalagi, kebanyakan gerai restoran sushi menggunakan kecap yang tidak dibikin sendiri.Dia menyarankan, makanlah bayam atau brokoli sebagai hidangan pembuka karena dapat membentuk lapisan di atas gigi, dan rentan terhadap pewarnaan. 2. KebabMakanan berbahan utama daging telah dikaitkan dengan kesehatan rahang. Daging yang terlalu alot, berdampak pada rahang yang sakit, karena otot di mulut terus berkontraksi. Tak jarang, akan terasa nyeri, [...]

Bayi Raksasa Lahir di China

Bayi Raksasa Lahir di China

Seorang ibu di kota Yecheng, Provinsi Shanxi, China melahirkan bayi raksasa dengan berat 6 kilogram pekan lalu. (Baca juga: Bayi-bayi yang lahir dengan ukuran jumbo)Menurut dokter di rumah sakit, berat bayi Nyonya Tian kurang lebih sama dengan bayi yang berusia 3 bulan. Sehingga tentu hal ini mengejutkan pihak rumah sakit.The South China Daily Post melaporkan salah satu Direktur RS bahkan mengaku baru melihat bayi sebesar ini untuk pertama kalinya. "Saya berkarir selama 30 tahun dan ini baru pertama kalinya saya melihat bayi sebesar itu," kata Direktur Chongji, seperti dikutip Dailymail, Jumat (29/8/2014). Meski begitu, bayi Tian ternyata bukan bayi besar satu-satunya. Situs Guinness World Records pernah mencatat, bayi terbesar di dunia lahir pada Januari 1879 di Ohio dengan berat hampir 10 kilogram namun meninggal 11 jam kemudian.Bayi raksasa dengan berat yang sama seperti di Ohio juga terjadi di Italia pada September 1955 tapi berhasil bertahan hidup. (Baca juga: Bayi raksasa berhasil diselamatkan) [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *