Suplemen Vitamin E Bisa Tunda Pikun, Lho!

otak-daya-ingat-vitamin.jpg

Tentu kita paham bahwa vitamin E sama dengan vitamin lainnya memiliki efek yang baik untuk tubuh kita. Namun baru ditemukan bahwa ternyata vitamin E memiliki efek menghambat perkembangan dari penyakit pikun.

Studi terbaru menunjukkan bahwa vitamin E memiliki keuntungan dalam memperlambat gejala pikun khusunya untuk pasien dengan bentuk penyakit yang ringan hingga sedang. Vitamin E dengan dosis 2,000 IU secara aman telah terbukti dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer (pikun) sesuai dengan penelitian yang dipublikasikan di JAMA.

Para peneliti dari Minneapolis VA Health Care System meneliti 613 penderita Alzheimer dengan membagi 3 kelompok. Kelompok pertama mendapat vitamin E, kelmpok kedua mendapat obat memantine (obat yang berfungsi dalam menjaga fungsi saraf pada pasien Alzheimer) dan kelompok ketiga mendapatkan placebo (obat bohongan).

Setelah 2,3 tahun kelompok yang mendapatkan vitamin E menunjukkan terjadi perlambatan dalam penurunan fungsi dalam melakukan kegiatan sehari seperti membuat rencana, membuat makanan dan belanja dibandingkan dengan pasien yang mendapat placebo. Pada kelompok yang mendapat vitamin E terjadi perlambatan dalam penurunan fungsi kegiatan sehari-hari sebanyak 19% atau dapat disamakan dengan 6,2 bulan. Pada kelompok memantine tidak menunjukkan keuntungan klnis.

Vitamin E untuk Otak

Walaupun banyak penelitian yang menunjukkan bahwa tidak ada bukti suplemen vitamin untuk kesehatan, namun para peneliti ini berpendapat bahwa vitamin E disini tidak berfungsi sebagai suplemen namun sebagai semacam pengobatan oleh karena untuk suplemen biasanya dosis vitamin E adalah 400 IU, sedangkan pada penelitian ini digunakan 2,000 IU.

Studi ini hanya menunjukkan bahwa bahwa vitamin E hanya dapat memperbaiki gejala dari penyakit Alzheimer bukan menyembuhkan dan vitamin E tidak menunjukkan keuntungan apapun dalan mengurangi menurunnya fungsi kognitif dan hilangnya memori pada pasien Alzheimer. Vitamin E dalam penelitian ini terbukti dapat memperbaiki kualitas fungsi hidup sehari-hari sehingga dapat mengurangi bebaan dari perawatan pasien Alzheimer.

Baca juga:

  • 5 Fakta & Mitos ?Penyakit Lupa?
  • Pikun Bisa Dicegah dengan Menjaga Gigi & Mulut yang Sehat
  • Olahraga Mencegah Pikun untuk Lansia

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Keep Smart During Period

Keep Smart During Period

Memang, terkadang mendapat haid bisa sangat melegakan sekaligus meresahkan. Melegakan, karena jika Anda mengalami haid secara teratur, berarti sistem reproduksi kewanitaan Anda normal. Meresahkan, karena terkadang saat sebelum dan saat mengalami haid, Anda akan merasakan perubahan hormon yang dapat menyebabkan berubahnya mood setiap saat, mengalami nyeri haid, keputihan, dan lain-lain. Jarak antar haid dan lamanya haid yang normal bervariasi di setiap perempuan. Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Jika siklus menstruasi Anda tidak normal, maka besar kemungkinannya Anda akan mengalami beberapa permasalahan seputar haid. Beragam gangguan kesehatan haid yang ada dapat dikelompokkan menjadi 2 klasifikasi. Pertama, gangguan yang dipengaruhi faktor hormonal. Beberapa masalah yang sering dialami sebagian wanita dan disebabkan oleh faktor hormonal contohnya seperti perubahan mood setiap saat dan keputihan. Kedua, gangguan yang dipengaruhi faktor anatomi. Sedangkan gangguan kesehatan haid yang disebabkan oleh faktor anatomi biasanya berupa nyeri haid dan juga pegal-pegal pada tubuh saat me [...]

Menghindarkan Penularan HIV dari Ibu kepada Bayi

Menghindarkan Penularan HIV dari Ibu kepada Bayi

Wanita dengan HIV yang menjalani pengobatan antiretroviral di masa kehamilan dapat mengurangi risiko penularan virus HIV kepada bayi mereka hingga di bawah 1 persen. Wanita hamil yang hidup dengan HIV berisiko meneruskan virus yang diidapnya kepada bayi ketika masih di dalam kandungan, selama proses persalinan, dan saat menyusui. Namun risiko ini dapat dikurangi dengan menjalani pengobatan. Mengurangi Risiko Risiko penularan virus HIV dari ibu kepada bayi dapat diminimalisasi dengan cara-cara berikut ini. Menjalani terapi kombinasi atau terapi antiretroviral (highly active antiretroviral therapy/HAART) selama masa kehamilan. Sekitar 1 dari 4 bayi yang lahir dari ibu yang positif mengidap HIV dan tidak menjalani terapi ini akan mengidap HIV. Bayi menerima pengobatan antiretroviral pada saat proses persalinan dan setelahnya. Tidak memberikan ASI tapi memberikan susu kepada bayi dengan botol. Jika virus HIV sejak awal telah diantisipasi dengan baik dan tidak terdeteksi dalam darah, melahirkan dengan proses normal tidak akan meningkatkan risiko penularan HIV kepada bayi. Namun pada kasus lain, dokter dapat merekomendasikan ibu hamil untuk melahirkan secara caesar untuk mengurangi r [...]

Ini Penyebab Semakin Bertambah Umur Makin Sulit Tidur

Ini Penyebab Semakin Bertambah Umur Makin Sulit Tidur

Tidur menjadi salah satu kegiatan penting yang pasti dilakukan oleh semua orang. Idealnya, waktu tidur yang diperlukan adalah tujuh sampai delapan jam setiap harinya. Tetapi, telah menjadi rahasia umum bahwa semakin bertambah usia seseorang, semakin sedikit waktu tidur yang didapat. Ada banyak alasan waktu tidur semakin berkurang seiring pertambahan umur. Penyebabnya di antaranya pengaruh obat, tekanan psikologis, masa pensiun atau sekadar teori sederhana yang menyatakan bahwa orang yang sudah berumur memang hanya memerlukan waktu tidur lebih sedikit.Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Beth Israel Deaconess Medical Center yang bekerja sama dengan University of Toronto, Kanada mengatakan, terdapat alasan kuat di balik berkurangnya waktu tidur ini yang berkaitan dengan ilmu neurologi dalam bidang kedokteran. Alasan yang dijelaskan adalah terdapatnya sekelompok neuron atau sel-sel saraf yang terkait untuk mengatur pola tidur. Dalam istilah kedokteran biasanya disebut dengan nukleus preoptic ventrolateral. Sel-sel saraf ini perlahan-lahan menjadi tidak berfungsi seiring dengan bertambahnya usia."Semakin banyak Anda kehilangan sel saraf ini akibat penuaan, semakin suli [...]

Panduan RJP AHA 2010: Dahulukan Kompresi Dada

Panduan RJP AHA 2010: Dahulukan Kompresi Dada

Oleh: dr. Jessica FlorenciaThe American Heart Association (AHA) mengeluarkan panduan untuk melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) terbaru. Rekomendasi terbaru menunjukkan bahwa penolong harus lebih berfokus pada kompresi dada ketimbang pernapasan buatan melalui mulut. Panduan terdahulu (2005) menekankan pada penanganan ?ABC? (Airway, Breathing, Chest Compression) yaitu dengan melakukan pemeriksaan jalan napas, melakukan pernapasan buatan melalui mulut, kemudian memulai kompresi dada. Panduan terbaru (2010) yang dikeluarkan oleh AHA lebih menekankan pada penanganan ?CAB? (Chest Compression, Airway, Breathing) yaitu dengan terlebih dahulu melakukan kompresi dada, memeriksa jalan napas kemudian melakukan pernapasan buatan. Panduan ini juga mencatat bahwa pernapasan buatan melalui mulut boleh tidak dilakukan pada kekhawatiran terhadap orang asing dan kurangnya pelatihan formal. Sebenarnya, seluruh metode ini memiliki tujuan yang sama, yaitu membuat aliran darah dan oksigen tetap bersirkulasi secepat mungkin. Pada tahun 2008, AHA menyatakan bahwa penolong tak terlatih atau mereka yang tidak mau melakukan pernapasan buatan melalui mulut dapat melakukan kompresi dada hingg [...]

HUT DKI ke 486: Berpolusi, Penduduk Jakarta Berisiko Stroke & Serangan Jantung

HUT DKI ke 486: Berpolusi, Penduduk Jakarta Berisiko Stroke & Serangan Jantung

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia Ketua Komisi Penghapusan Bensin Bertimbal Ahmad Syafrudin, memaparkan peningkatan pencemaran udara di DKI Jakarta yang kian meningkat, dari tahun 2010 hingga 2011 terdapat lonjakan drastis, yakni peningkatan 30-40%. Sedikitnya 70% adalah partikel debu dari kendaraan bermotor, ditambah lagi 90% hydro karbon dari asap buangan kendaraan. Lebih jauh, polusi udara pada kesehatan ternyata dapat berpengaruh terhadap kesehatan jantung yaitu dapat memicu serangan jantung dan stroke. Dengan cara apa? Polusi udara dapat mempercepat proses atherosclerosis (penebalan pembuluh darah arteri) sesuai dengan penelitian yang diterbitkan pada jurnal PLOS Medicine. Studi ini merupakan terusan dari studi sebelumnya yang melaporkan bahwa polusi udara dapat mengstimulasi proses inflamasi (peradangan) yang dapat memicu perubahan pada tekanan darah serta peningkatan pembekuan di pembuluh darah yang dapat memicu kelainan pada jantung. Penelitian yang dilakukan di University of Michigan School of Public Health dan University of Washington mengikuti 5,362 subjek dengan rentang usia 45 hingga 84 tahun pada 6 daerah di Amerika. Mereka menemukan bahwa pada subjek yang terpapar oleh pol [...]

BPA Pada Kaleng Mempengaruhi Hormon Seksual

BPA Pada Kaleng Mempengaruhi Hormon Seksual

Bisphenol A atau BPA merupakan senyawa kimia organik yang menyerupai hormon dalam tubuh dan telah di anggap berbahaya oleh para ilmuan karena mampu mempengaruhi hormon seksual tubuh yang sudah ada, ?gender bending?, juga memberikan peningkatan dalam penyakit jantung dan kanker. Sebuah penelitian terbaru dari Harvard School of Public Health, Boston, Amerika Serikat menemukan bahwa kandungan BPA dalam kemasan kaleng makanan demi mencegah terjadinya karat, ternyata dapat masuk kedalam tubuh manusia yang mengonsumsi makanan kaleng tersebut sebanyak 1200% BPA hanya dalam 5 hari pada urin mereka dibandingkan dengan mereka yang memakan makanan segar, seperti dilansir dalam Daily Health (23/11). BPA sendiri telah terbukti terdapat juga dalam kemasan minuman yang terbuat dari plastik yang dikeraskan, namun tidak sebesar kandungan dalam kemasan kaleng. Hal ini membawa pertanyaan pada dampak yang diberikan dari banyaknya jumlah kandungan BPA dalam tubuh manusia. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, tubuh ibu hamil yang terkontaminasi BPA juga dapat mempengaruhi perilaku anak yang dilahirkan hingga usia 3 tahun khususnya anak perempuan karena hormon wanita lebih sensitif terhadap senyawa i [...]

Limfoma, Ketika Sel Pertahanan Tubuh Menjadi Ganas

Limfoma, Ketika Sel Pertahanan Tubuh Menjadi Ganas

Setiap manusia memiliki sel pertahanan tubuh yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari penyakit. Sel darah yang berfungsi untuk melakukan hal ini adalah limfosit. Namun, apabila sel darah ini berkembang dengan tidak normal maka akan menyebabkan gangguan pada sistem tubuh manusia. Apa itu limfoma? Limfoma adalah keganasan pada kelenjar getah bening, yang berisi sel-sel yang berperan dalam imunitas tubuh, seperti sel B, sel T dan histiosit. Limfoma terbagi menjadi dua yaitu yaitu Hodgkin's Disease/penyakit Hodgkin (PH) dan Non-Hodgkin Lymphoma/limfoma non Hodgkin (LNH). Keduanya dibedakan berdasarkan temuan pada pemeriksaan patologi anatomi dari jaringan hasil biopsi. Apa yang menyebabkan limfoma? Apa yang Menyebabkan Limfoma? Peneliti masih berusaha untuk mencari penyebab dari keganasan ini. Namun ada beberapa faktor risiko dalam terjadinya limfoma. Beberapa faktor risiko tersebut diantaranya adalah: umur (limfoma non Hodgkin ditemukan umumnya pada usia di atas 60 tahun), bahan kimia dan radiasi, penyakit autoimun, dan infeksi. Apa saja gejala limfoma? Terdapat beberapa gejala dari limfoma. Berikut adalah gejala limfoma yang umum ditemui: � Li [...]

Albumin Ditemukan Dalam Beras

Albumin Ditemukan Dalam Beras

Sebuah penelitian hasil kerjasama para ilmuwan di Wuhan University, Cina; The National Research Council of Canada; dan University at Albany, New York mampu membuat protein albumin dari beras yang mempunyai bentuk fisik dan susunan kimia yang sama dengan human serum albumin (HSA) dalam darah manusia. Albumin merupakan protein turunan dari darah manusia yang berfungsi dalam mengobati luka bakar, syok traumatik, dan penyakit hati yang biasa dijadikan vaksin ataupun berupa obat. Selama ini pasokan albumin di dunia hanya bergantung dari donor darah manusia dengan kekhawatiran akan potensi penularan penyakit hepatitis dan HIV, sehingga terobosan terbaru akan penemuan albumin dalam beras menjadi sebuah harapan kemudahan memasok albumin yang aman dan tidak mahal. Penemuan ini di publikasikan dalam jurnal sains PNAS, Amerika Serikat, dengan melakukan rekayasa genetika pada benih padi untuk menghasilkan HSA tingkat tinggi kemudian dilakukan proses pemurnian protein albumin dan berhasil mengumpulkan sebanyak 2,75 gram dalam 1 kg beras seperti dilansir oleh Washington AFP (1/11). Meskipun penemuan ini masih termasuk dini, namun hasil lab pada tikus percobaan yang mempunyai riwayat penyakit ha [...]

Mengenal Proses Pembekuan Darah

Mengenal Proses Pembekuan Darah

Saat terjadi luka atau cedera, pembuluh darah dapat rusak dan terjadilah perdarahan. Kemudian tubuh akan menjalankan suatu mekanisme untuk menghentikan perdarahan tersebut. Mekanisme tubuh untuk menghentikan perdarahan dinamakan hemostasis. Terdapat beberapa fase penting pada mekanisme ini, diantaranya fase pembentukan sumbatan oleh platelet (keping darah) dan fase proses pembekuan darah. Proses pembekuan darah atau koagulasi adalah proses yang kompleks yang mana darah membentuk gumpalan (bekuan darah) guna menutup dan memulihkan luka serta menghentikan pendarahan. Unsur-Unsur Proses Pembekuan Darah Proses pembekuan darah tidak akan terjadi tanpa adanya ?aktor? yang berperan. Koagulasi melibatkan trombosit dan komponen faktor koagulasi. Trombosit Trombosit atau keping darah adalah elemen berbentuk cakram di dalam darah. Trombosit berkumpul secara berdempet-dempetan selama proses pembekuan darah normal. Trombosit digolongkan sebagai sel darah, tetapi sebenarnya trombosit adalah bagian dari sel-sel sumsum tulang yang besar yang disebut dengan megakaryocytes. Faktor koagulasi (faktor pembekuan) Faktor koagulasi adalah protein, sebagian besar diproduksi oleh organ hati. Terdapat bany [...]

Awas! Makan Junk Food Berlebihan Bisa Sebabkan Gangguan Mental

Awas! Makan Junk Food Berlebihan Bisa Sebabkan Gangguan Mental

Berhati-hatilah jika Anda hobi atau sering makan junk food. Terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji yang tidak sehat, bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental.Selain membuat tubuh menjadi gemuk, makanan ini juga dapat merusak otak Anda. Junk food bisa memengaruhi hormon, terutama neurotransmitter dalam otak yang menyebabkan gangguan mental. Berikut dampak buruk lainnya yang disebabkan oleh konsumsi junk food yang berlebihan, seperti dilansir dari Bold Sky.1. Gangguan MentalKandungan junk food sebagian besar berasal dari lemak jenuh yang akan mempengaruhi neurotransmitter pada otak. Seseorang yang sering mengonsumsi lemak jenuh bisa menderita gangguan mental, seperti depresi dan Alzheimer. Hal itu karena Anda tidak mendapatkan sejumlah vitamin dan mineral dari junk food yang seharusnya ada di dalam makanan alami. Makanan ini juga berdampak pada hormon dan pengaliran darah ke otak yang menyebabkan kerusakan mental.2. Masalah PsikologisJunk food bisa menyebabkan masalah fisik dan perubahan fungsi otak. Anda akan menderita masalah psikologis jika kecanduan junk food, seperti terlalu emosional atau terlihat 'kaku' pada lingkungan sekitar. Cara mengatasi masalah psikologis ini [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *