Tangis Dokter Ayu Juga Tangis Para Sejawatnya

dokter-ayu-140213c.jpg

Hebohnya para dokter yang melakukan aksi mendukung dokter Ayu dan rekan se-Tanah Air pada 27 November lalu, membuat haru dokter Ayu. Ia mengungkapkan, kala itu ia merasa ketakutan dan depresi karena harus masuk rutan (Rumah Tahanan). Tapi berkat aksi yang dilakukan teman seprofesi, semua itu seakan menguatkannya.

“Iya, saat itu saya melihat dari atas dan teman seprofesi begitu mendukung. Saya sangat terharu karena saya di dalam merasa depresi. Tapi dengan dukungan sejawat seluruh Indonesia, saya jadi kuat. Ternyata tangis saya adalah tangis mereka juga,” kata Ayu saat temu media yang berlangsung di kantor IDI Pusat, Jakarta, ditulis Jumat (14/2/2014).

Meski sempat membuat heboh publik karena dokter kandungan serempak melakukan aksi dan tidak menerima pasien sementara waktu, tapi Ayu menilai bahwa hal tersebut merupakan bentuk solidaritas sejawat dokter yang tidak bisa disalahkan.

“Kami itu seperti saudara kandung. Satu sedih, saudara lain juga akan sedih. Itu dukungan moral bagi saya. Saya merasa tidak sendiri mengatasi keadilan. Maka itu, dokter yang melakukan aksi ketika itu jangan diartikan meninggalkan pasien,” jelas Ayu.

Menurut Ayu, dokter yang melakukan aksi ketika itu tetap menolong pasien yang kondisinya gawat darurat. “Sama seperti hari libur lain atau libur nasional, para dokter praktek tidak buka tapi emengency tetap buka”.

(Fit/Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Bocah A Korban Pencabulan TK JIS Takut Bertemu Orang

Bocah A Korban Pencabulan TK JIS Takut Bertemu Orang

Kondisi korban pencabulan yang dilakukan petugas kebersihan sekolah Internasional kawasan Pondok Indah mengalami trauma yang mendalam. Korban berinisial A (6) ini hingga kini dihantui rasa takut setiap melihat orang. "Anaknya selain takut untuk ke sekolah, bocah itu juga takut bertemu orang. Trauma yang dialaminya begitu dalam hingga kerap mimpi buruk setelah dirinya mendapatkan pelecehan seksual," kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, Rabu (16/4/2014).Arist mengatakan Komnas PA akan segera mencarikan psikolog-psikolog untuk membantu pemulihan sang anak."Kami berupaya semaksimal mungkin untuk pemulihan anak ini. Selain dihantui rasa takut, nilai akademisnya menurun. Ini membuat kami khawatir," kata Arist.Ketua Komnas PA ini mendesak pihak sekolah untuk bertanggung jawab terkait kasus ini."Karena terjadi di lingkungan sekolah, maka sekolah harus bertanggung jawab secara pidana dan perdata. Pihak kepolisian juga harus tegas menangani kasus ini," kata Arist. [...]

Meski Biaya Klaim ke BPJS Kecil, RS Tak Boleh Turunkan Kualitas Layanan

Meski Biaya Klaim ke BPJS Kecil, RS Tak Boleh Turunkan Kualitas Layanan

BPJS Kesehatan tidak menampik adanya Rumah Sakit yang mengalami untung dan rugi sejak Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlaku. Namun Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, Fadjri Adinur menegaskan, RS yang mengalami defisit atau kerugian tidak boleh menurunkan kualitas RS. "Untuk mencegah kerugian, RS mestinya harus berusaha lebih efisien dalam mengendalikan biaya dan mutu. InaCBGs (tarif paket yang berlaku di RS ) juga mendorong RS untuk tidak membolehkan pasien dipulangkan sebelum sembuh atau ada pemeriksaan yang sebenarnya nggak perlu dilakukan. Jadi RS jangan sampai menurunkan kualitas," kata Fadjri saat temu media evaluasi 3 bulan JKN di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/3/2014). Menurut Fadjri, RS tidak boleh memiliki pikiran bahwa klaim RS sama seperti dulu (fee for service). Karena kalau masih memiliki pikiran dulu, RS akan kesulitan dan tidak menutup kemungkinan akan rugi. Fadjri menyontohkan, misalnya ada dua orang yang sama dengan keluhan tipes. Orang pertama bukan peserta BPJS, rawat inap 5 hari dan bayar sesuai ditagihkan. Orang kedua dengan kepersertaan BPJS Kesehatan, biaya RS nya akan dirata-ratakan dengan 1000 pasien lain yang tipes. Artinya, tarif ya [...]

Meski Dibuat Cacat, Carmen Tetap Maafkan Mantan Suaminya

Meski Dibuat Cacat, Carmen Tetap Maafkan Mantan Suaminya

Tak banyak orang yang dapat memaafkan orang lain, terlebih setelah membuatnya cacat seumur hidup. Namun, sifat tersebut tak pernah sedikit pun ditunjukan Carmen Tarleton (45) terhadap mantan suaminya, Herb Rodgers yang tega menyiramkan deterjen ke wajahnya dan membuat Carmen harus menjalani transplantasi wajah.Dalam sebuah kesempatan, Carmen mengungkapkan bahwa hal seperti itu dilakukannya karena ia ingin lebih fokus menjalani hidupnya, dan tak ingin dibayangi masa lalunya yang suram. Sifat positif dan mau memaafkan yang ditunjukkan Carmen, membuat pria yang berprofesi sebagai guru musik di Vermont, Sheldon Stein jatuh hati padanya. Keduanya bertemu untuk pertama kali, saat Carmen mendaftarkan diri di tempat kursus piano di tempat Sheldon mengajar.Sheldon mengatakan, ia begitu jatuh hati pada Carmen saat mengetahui apa yang sudah dialami wanita cantik itu. Di mata Sheldon, semangat yang luar biasa dan siap untuk menatap masa depan yang ditunjukkan Carmen patut untuk dihargai.Peristiwa nahas yang dialami Carmen terjadi pada tahun 2007. Karena penyiraman itu, 80 persen tubuh dan wajahnya mengalami kerusakan fatal. Carmen mengungkapkan, pernikahan yang telah berjalan sejak tahun 2001 [...]

Enteroskopi, Teknik Endoskopi yang Bisa Sampai Usus Halus

Enteroskopi, Teknik Endoskopi yang Bisa Sampai Usus Halus

Penyakit saluran cerna menempati 10 besar penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di seluruh Indonesia. Selain itu, penyakit saluran cerna masih menempati urutan ke-5 penyebab kematian terbanyak pada pasien rawat inap.Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI), Dr. dr. Dadang Makmun, SpPD-KGEH, FACG menjelaskan bahwa salah satu modalitas utama untuk diagnosis dan pengobatan pada saluran cerna adalah dengan endoskopi saluran cerna.Seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan endoskopi saluran cerna mengalami kemajuan pesat. Bila dulu teknik memasukan alat semacam kamera hanya terbagi dua, Gastroensteroskopi dan Kolonoskopi, kini sudah ada teknik bernama Enteroskopi."Gastroenteroskopi dimasukan dari atas (mulut) sampai ke lambung. Kolonoskopii dimasukan melalui anus. Dan Enteroskopi, dapat dilihat sampai ke usus halus," kata Dr. Dadang ada konferensi pers tentang 'Pelatihan Endoskopi Saluran Cerna Tahap Lanjut' di Pusat Endoskopi Saluran Cerna RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2014),Selain itu, ada juga teknik dengan nama kapsulendoskopi, kamera seperti kapsul yang dimasukan melalui mulut untuk meneropong kondisi saluran cerna.Dikataka [...]

Kenapa Nasi Bisa Pulen atau Pera?

Kenapa Nasi Bisa Pulen atau Pera?

Apakah Anda pernah memasak beras yang meskipun sudah diberi air banyak nasi yang dihasilkan pera? Meskipun Anda sudah memberikan air sebanyak apa pun pada beras jenis ini memang akan menghasilkan nasi pera. Menurut peneliti beras sekaligus ahli pangan dan teknologi Prof. Dr. Ir. Djoko Said Damardjati, MS ternyata pera dan pulen sebuah nasi ditentukan oleh faktor genetik pada varietas padi. Setiap varietas memiliki kandungan amilosa yang berbeda. "Nasi pulen berasal dari beras yang mengandung kadar amilosa 20-25 persen. Nasinya tidak keras, agak lengket, terasa berair dan tetap lunak setelah dingin," ujar Prof. Djoko dalam acara 'Beras Berkualitas Mendukung Kualitas Hidup Keluarga' yang digelar oleh TPSFood selaku produsen beras Cap Ayam Jago di Solo, Jawa Tengah ditulis Kamis (6/11/2014).Tak cuma di Indonesia, sebagian besar masyarakat dunia pun menyukai nasi pulen. Beruntungnya, beras dengan kandungan amilosa sedang banyak tersebar di Indonesia terutama Pulau Jawa. Meski sebagian orang suka nasi pulen, tapi ada juga yang suka nasi pera. Masyarakat asal Sumatera Barat lebih menyukai nasi pera yang ditunjukkan dengan ciri nasinya keras setelah dingin hal ini disebabkan karena kan [...]

Minimnya Ahli Saluran Cerna di Indonesia

Minimnya Ahli Saluran Cerna di Indonesia

Hampir 40 tahun lalu Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) melakukan tindakan endoskopi saluran cerna di Indonesia. Namun sampai Juni 2014, jumlah dokter ahli yang kompoten pada bidang tersebut baru 560 orang."Sayangnya, dari 560 orang itu hanya 10 sampai 15 persen yang bisa melakukan tindakan endoskopi tahap lanjut," kata Dr. dr. Dadang Makmun, SpPD-KGEH, FCG pada acaraDijelaskan Dadang, ada perbedaan antara prosedur endoskopi dasar dengan prosedur endoskopi lanjutan. Tindakan endoskopi dasar hanya untuk keperluan diagnostik saja."Sedangkan pada endoskopi lanjutan, sekaligus dilakukan terapi. Misalnya, untuk menghentikan pendarahan saluran cerna. Jika terjadi pendarahan di saluran cerna, dilakukan pemasangan klip pada sumber perdarahan," kata dia.Selain untuk penyakit lambung yang berhubungan dengan produksi asam lambung seperti mag dan GERD, tindakan endoskopi saat ini yang juga banyak dilakukan untuk kasus obstruksi saluran empedu yang disebabkan batu empedu, tumor pankreas, atau akibat tumor saluran empedu. "Tapi, sebagian besar akibat batu empedu. Gejala yang timbul itu kuning, disertai dengan peradangan, demam, nyeri perut, dan sebagainya," kata Dadang mener [...]

BKKBN : Bersama Prof. Nila Moeloek Program KB akan Lebih Bersinar

BKKBN : Bersama Prof. Nila Moeloek Program KB akan Lebih Bersinar

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengucapkan selamat kepada Prof Nila Djuwita Anfasa Moeloek (Nila Moeloek) yang ditunjuk sebagai Menteri Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo."BKKBN berada di bawah koordinasi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan termasuk dengan Menkes yang saya rasa sangat pas dijabat Nila Moeloek," kata Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Sudibyo Alimoeso di Jakarta, seperti dikutip dari Antara Minggu (26/10/2014).Dia menjelaskan, BKKBN akan bekerja keras pada Bidang Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga."Harapannya ketiga bidang ini menjadi tumpuan pembangunan yang kuat, karena menyangkut pembangunan manusianya," katanya.Keberhasilan program tersebut, nantinya akan memengaruhi situasi demografis saat Indonesia memasuki Bonus Demografi."Keberhasilan membangun kembali BKKBN yang sudah dirasakan dalam beberapa tahun terakhir perlu dilanjutkan," katanya.Khususnya dengan terus memupuk komitmen pemerintah daerah khususnya kabupaten/kota.Koordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait kesertaan ber-KB, perlu diperkuat peran masing-masing."BKKBN pada demand side atau penggerakan masyarakat (bukan pelayanan teknis) d [...]

Begini Proses Pembuatan Tahu yang Sehat

Begini Proses Pembuatan Tahu yang Sehat

Pembuatan tahu pada dasarnya sama, namun kandungan gizi yang tinggi pada tahu dan tempe biasanya tergantung dari proses penyucian kedelai yang bersih.Begitu disampaikan Pembantu Umum Pemukiman Industri Kecil Koperasi Tahu Tempe di Semanan, Handoko. Menurutnya, pembuatan tahu dan tempe yang higenis dan berbahan alami bisa meningkatkan kualitasnya."Tergantung kebersihan saat penyucian kedelai dan pemrosesan. Kalau diolah dengan bersih dan tanpa pengawet, tahu dan tempe bisa jadi makanan yang sehat," kat Handoko saat berbincang dengan Liputan6.com di bilangan Jakarta barat, Selasa Sore.Handoko menuturkan, sebagai sumber protein nabati, tahu dan tempe memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tak jarang, banyak industri rumahan juga menerima pesanan khusus instansi untuk mengolah tahu dan tempe sebagai makanan utama bagi mereka yang vegetarian. "Kandungan gizi dalam tahu, memang masih kalah dibandingkan lauk pauk hewani, seperti telur, daging dan ikan. Namun, dengan harga yang lebih murah, masyarakat cenderung lebih memilih mengkonsumsi tahu sebagai bahan makanan bergizi," jelasnya. [...]

Daftar 13 Rumah Sakit yang Gunakan Radioisotop

Daftar 13 Rumah Sakit yang Gunakan Radioisotop

Tiga belas rumah sakit di Indonesia telah menggunakan radioisotop untuk fasilitas kesehatan. Radioisotop yang digunakan sebagai sumber radiasi atau sumber penyinaran, telah dirasakan oleh banyak pasien. Ada pun daftar 13 rumah sakit seperti dijelaskan oleh Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto adalah:1. Rumah Sakit Adam Malik, Medan2. Rumah Sakit Jamil, Padang3. Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto4. Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta5. Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta6. Rumah Sakit MRCCC Jakarta7. Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta8. Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta9. Rumah Sakit Pertamina Jakarta10. Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung11. Rumah Sakit Karyadi, Semarang12. Rumah Sakit Ulin, Banjarmasin13. Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta Namun sayang, saat ini Indonesia sendiri tengah mengalami krisis radioisotop untuk kesehatan. Padahal, di bidang kesehatan, radioisotop dimanfaat untuk mendiagnosa dan terapi suatu penyakit seperti kanker, jantung, dan aliran darah.Menurut Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto, alasan utama terjadinya kondisi ini karena PT Ind [...]

241 Rumah Warga Miskin Bakal Dibedah

241 Rumah Warga Miskin Bakal Dibedah

Letak geografis Desa Guci, Kecamatan Bumi Jawa, berada di ketinggian 1250 meter di bawah permukaan laut (dpl) dengan posisi persis di lereng utara Gunung Slamet yang telah ditetapkan status siaga 3.?Kami akan melakukan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 241 milik warga miskin, tapi sebelumnya akan dirubuhkan dan dijadikan rumah layak huni, ? kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri saat kunjungan kerja di di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (20/8/2014) pagi.Di Desa Guci terdapat 5000 rumah tidak layak huni. Rumah yang akan dibedah telah diverifikasi berdasarkan tingkat keterancaman, risiko dan prioritas.Mensos tiba di Desa Guci pukul 21.00 WIB dan bermalam di rumah salah seorang warga, Selasa (19/8/2014). Acara perdana dibuka dialog dengan warga setempat. Secara khusus, Mensos mengajak warga untuk arif dan tenang menghadapi bencana. Alam ada waktunya untuk bereaksi, dan selalu alam akan memberikan berkah dibalik reaksinya.?Jangan panik, ikuti aturan evakuasi bencana dan lakukan simulasi secara terjadwal, ?pinta Mensos.Selama ini, Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki skema untuk penanggulangan bencana pada masa kedaruratan, maupun dalam ketersediaan atau logistic supporting s [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *