Tanpa Disadari, 5 Kebiasaan Ini Bisa Buat Gigi Cepat Rusak

sakitgigi.jpg

Malas gosok gigi dan tidak pernah kontrol ke dokter merupakan kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatan gigi. Tapi tak hanya itu saja, ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari bisa membuat gigi rapuh bahkan keropos. Dokter gigi Bill Kohn dari Delta Dental Plans Association menjelaskan hal-hal apa saja yang sering dilakukan orang dalam merawat gigi, tapi justru berpotensi merusaknya.

1. Menyikat Gigi Dua Arah
Orang terbiasa menyikat gigi dengan gerakan horizontal, yaitu menyamping ke kanan dan kiri. Cara ini ternyata bisa mengikis e-mail gigi karena gerakannya statis, sehingga hanya bagian itu saja yang disikat. Bill menyarankan untuk menyikat gigi dengan gerakan memutar, dan perhatikan juga membersihkan di garis antara gigi dan gusi. Jangan hanya fokuskan penyikatan pada bagian depan saja tapi juga bagian belakang dan sela-sela gigi.

2. Kurang Lama
Kebanyakan orang berpendapat, asalkan sudah menyikat gigi maka gigi sudah bersih dan bebas dari keropos atau gigi berlubang. Padahal sikat gigi perlu waktu yang cukup lama. Dokter spesialis kosmetik gigi, drg. Hilly Gayatri mengatakan, perlu setidaknya sikat gigi selama 15 menit agar bersih sempurna. Waktu 15 menit sudah termasuk flossing, menyikat dan berkumur.

“Flossing dulu, untuk menyingkirkan sisa makanan di sela-sela gigi lalu berkumur. Setelah itu baru sikat gigi,” jelasnya.

Saat menyikat, Hilly menyarankan untuk menggunakan sikat gigi dengan kepala kecil dan berbentuk bulat, karena membantu membersihkan gigi lebih detail. Sikatlah gigi satu per satu dengan gerakan memutar dan tekanan yang ringan. Akan lebih baik jika sikat yang digunakan adalah sikat gigi elektrik.

“Jadi tidak perlu memberi tekanan terlalu keras saat menyikat. Karena kalau terlalu keras enamel gigi bisa menipis. Sikatlah sampai gigi terasa licin dan bersih. Kalau menyikatnya secara benar, gigi akan terasa bersih dan aroma mulut juga segar lebih lama, bisa sampai 24 jam,” tuturnya.

3. Menggunakan Gigi Sebagai ‘Alat’
Banyak orang memilih menyobek bungkusan camilan dengan gigi taring ketimbang mencari gunting untuk membukanya. Bahkan yang lebih ekstrem lagi, membuka tutup botol dengan gigi. Kebiasaan itu sangat berbahaya bagi kesehatan gigi dan mulut.

“Gigi Anda tidak diciptakan untuk melakukan aksi-aksi yang ekstrem,” ujar Bill, seperti dikutip dari Women’s Health USA.

Seiring bertambahnya usia, kondisi gigi akan menurun dan lebih rapuh. Jika sejak muda Anda sudah memperlakukannya dengan tidak wajar, maka bukan tidak mungkin gusi dan gigi akan terluka dan kerusakannya lebih cepat.

4. Mengunyah Es Batu
Beberapa orang suka menggigit atau mengunyah es batu. Kebiasaan ini kelihatannya tidak berbahaya bagi gigi tapi sebenarnya gigi tidak punya ketahanan untuk menerima tekanan sekuat itu. Es batu yang sangat dingin bukanlah suhu yang ideal bagi bagian dalam mulut yang cenderung hangat. Ketika ditempa benda keras dengan suhu dingin yang ekstrem, tekanan seringan apa pun bisa membuat enamel mengalami keretakan kecil. Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka retakan itu akan melebar dan menyebabkan gigi sensitif.

5. Minum Minuman Manis Setiap Hari
Minuman manis yang tinggi gula bisa menyebabkan penyebaran bakteri di dalam mulut, terlebih lagi jika Anda malas menyikat gigi sebelum tidur. Jika tetap tidak bisa menghindari minuman manis, segera sikat gigi setelahnya atau jika tidak sempat, bilas mulut Anda dengan meminum air putih. Bisa juga dengan berkumur air putih setelahnya. Tapi Bill tetap menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan maupun minuman manis sedini mungkin.

“Perlu waktu 20 menit untuk mengembalikan tingkat keasaman gigi Anda menjadi pH normal setelah memakan sesuatu yang manis,” jelas Bill.

Jika Anda terus menerus minum sesuatu yang manis seperti kopi dengan gula, sirup atau sari buah maka mulut tidak punya cukup waktu untuk menghindari pembentukan bakteri yang timbul akibat makanan/minuman manis. Cara paling tepat adalah membersihkan mulut dan gigi segera setelah mengonsumsinya.

(hst/fer)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Apa Dampak Jika Anak Vegetarian?

Apa Dampak Jika Anak Vegetarian?

Oleh: dr. Aditiha Kwee Bila banyak orang dewasa yang beralih menjadi seorang vegetarian, bukan berarti anak-anak tidak bisa menjadi vegetarian. Saat ini anak-anak pun sudah mulai dibiasakan untuk menjadi vegetarian karena menjadi vegetarian terbukti akan memperpanjang angka harapan hidup dan menjaga tubuh dari berbagai macam penyakit. Anak dengan vegetarian badannya akan lebih kecil dibanding dengan anak yang bukan vegetarian, namun seiring bertambahnya usia si anak, dia akan mencapai ukuran anak-anak seusianya. Karena anak-anak masih dalam proses tumbuh kembang, maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan karena menjadi vegetarian berarti akan kekurangan beberapa nutrient yang hanya terdapat pada makanan hewani, seperti zat besi, vitamin D, vitamin B12, dan lemak.. Bayi dengan usia lebih dari 4-6 bulan harus mendapat suplemen zat besi. Suplemen vitamin D dibutuhkan oleh anak usia di bawah 1 tahun. Suplemen vitamin B12 juga akan dibutuhkan si anak. Anak usia di bawah 2 tahun akan membutuhkan ekstra lemak untuk perkembangan otak dan sarafnya, oleh karena itu janganlah memberikan susu rendah lemak kepada si anak. Seorang vegetarian akan mendapatkan banyak asupan serat. Namun, [...]

Sikap Memaafkan Bisa Atasi Stres & Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Sikap Memaafkan Bisa Atasi Stres & Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Idul Fitri memiliki makna yang mendalam bagi setiap umat muslim di seluruh dunia. Di hari yang fitri, pintu maaf terbuka bagi setiap orang. Saling memaafkan pun menjadi tradisi yang wajib dilakukan untuk menghapuskan perasaan buruk seperti dendam dan iri hati.Namun tahukah Anda, memaafkan kesalahan juga bisa mengatasi stres dan mengurangi risiko sakit jantung? Penelitian di Stanford menemukan, dalam sebuah studi dari 259 orang yang menerima pelatihan mengenaik sikap memaafkan, 70% dari mereka mengalami penurunan perasaan sakit hati, 27% telah mengurangi gejala fisik dari stres, dan 15% memiliki tekanan emosional yang lebih rendah.Selain memaafkan, ada cara lain yang bisa Anda lakukan agar beban pikiran Anda berkurang. Simak 10 cara lainnya untuk kurangi stres yang dikutip dari Prevention International.1. Selalu OptimisUngkapan 'orang yang optimis lebih lama hidup dibanding mereka yang pesimis', sepertinya benar. Berdasarkan penelitian 30 tahun terhadap 1.100 orang, ditemukan bahwa pria dan wanita berumur antara 65 sampai 85 tahun, 77% mereka yang optimis memiliki risiko sakit jantung yang lebih rendah dibanding orang yang pesimis.2. Mencari Aktifitas LainBos Anda yang selalu mem [...]

5 Alasan Sehat untuk Mulai Olahraga dengan Berjalan Kaki

5 Alasan Sehat untuk Mulai Olahraga dengan Berjalan Kaki

Salah satu yang selalu ada di dalam daftar resolusi tahunan banyak orang adalah ingin bisa mulai berolahraga agar hidup lebih sehat. Daripada hanya sekadar menjadi resolusi, mulailah dengan melakukan olahraga yang mudah dan dapat dilakukan di mana saja yaitu berjalan kaki.Berjalan kaki biasanya dianggap sebagai solusi untuk menurunkan berat badan dan mengurangi kalori. Namun ternyata, manfaat berjalan kaki tidak sebatas membuat tubuh lebih langsing saja.Berjalan kaki selama 30 sampai 45 menit tiap harinya memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Ini dia lima alasan sehat kenapa berjalan kaki bisa jadi permulaan Anda untuk rajin berolahraga, seperti dikutip dari Lifemojo.1. Mudah untuk memulainyaUntuk memulai berjalan kaki, Anda hanya membutuhkan sepasang sepatu lari saja. Anda bisa berjalan di taman, teras, atau di atas treadmill dan kapan saja, pagi, siang, sore atau bahkan larut malam setelah makan malam. Mulailah berjalan selama 10 hingga 15 menit, kemudian tingkatkan waktu Anda secara bertahap.2. Meningkatkan kemampuan otakMenurut sebuah studi yang dilakukan oleh National Council of Aging, berjalan kaki 45 menit tiap harinya dapat membuat otak lebih tajam dan meningkatkan [...]

Hindari Alergi Matahari, Wanita Ini Memutuskan Untuk Berhijab

Hindari Alergi Matahari, Wanita Ini Memutuskan Untuk Berhijab

Akhir-akhir hijab telah menjadi tren fashion di kalangan muslimah Indonesia. Semakin banyak perempuan muda yang tertarik untuk berhijab karena dapat mengikuti aturan agama tetapi tetap cantik dan modis.Di Manchester ada seorang perempuan berusia 40 tahun memutuskan untuk mengenakan hijab karena mengidap penyakit Polymorphic Light Eruption (PMLE) atau yang biasa dikenal dengan alergi matahari.Dennis Queen yang merupakan ibu dari empat anak ini akan merasakan gatal yang luar biasa dan kulitnya memerah setelah beberapa saat terpapar matahari secara langsung.Awalnya Queen berusaha mengatasi alerginya dengan menggunakan sunblock dan mengenakan topi untuk melindungi kulitnya dari paparan sinar matahari. Namun cara tersebut dianggap tidak ampuh karena kulitnya tetap memerah dan ia akan merasa gatal.Merasa tidak tahan dengan ruam kulit akibat alerginya, Queen sempat menghindar untuk keluar rumah. Tidak dapat terus menerus berdiam di rumah, Queen mulai mencari cara agar ia tetap dapat keluar rumah pada siang hari tanpa perlu membuat kulitnya memerah dan gatal.Awalnya ia ingin membeli baju yang didesain khusus untuk kulit yang alergi tetapi harganya sangat mahal. Ketika diamati model-mode [...]

Wanita Perlu Tahu! Tanda-tanda Keputihan yang Normal dan Abnormal

Wanita Perlu Tahu! Tanda-tanda Keputihan yang Normal dan Abnormal

Keputihan merupakan kondisi yang umum terjadi pada wanita. Keluarnya cairan pada vagina memiliki fungsi untuk 'membersihkan' sistem reproduksi wanita, khususnya tepat setelah menstruasi.Itulah sebabnya kenapa keluarnya cairan Miss V cenderung lebih banyak di hari-hari pasca haid. Gunanya untuk menyingkirkan sel-sel lama dan cairan yang sudah tidak berfungsi pada uterus dan Miss V. Ini juga merupakan cara alami bagi tubuh untuk menjaga uterus, serviks dan vagina tetap bersih.Namun seringkali keputihan menimbulkan kekhawatiran pada wanita, terutama bila keluar terlalu banyak. Seperti apa keputihan yang normal? Ginekolog dr Prachi Kakkar mengatakan, banyak/sedikitnya keputihan bisa berbeda-beda pada tiap wanita. Jadi apa yang normal pada wanita yang satu, bisa jadi abnormal bagi wanita lainnya."Selain itu jumlah dan intensitas keluarnya keputihan bisa dipengaruhi beberapa faktor seperti stres, infeksi, penyakit, penggunaan antibiotik, penuaan dan kehamilan," ujar dr Prachi, seperti dikutip dari Times of India.Sementara pada beberapa wanita bisa mengalami keputihan tiap hari, di luar masa menstruasi, pada wanita lainnya bisa terjadi di waktu-waktu tertentu saja. Dr Prachi menuturkan [...]

Pentingnya Banyak Minum Saat Diare

Pentingnya Banyak Minum Saat Diare

Bila Anda sedang mengalami diare, apa yang biasanya Anda ingat untuk dilakukan pertama kali? Apakah Anda langsung mengkonsumsi obat antidiare? Atau bahkan Anda langsung mengkonsumsi antibiotik? (Baca: Antibiotika Saat Hamil, Amankah?) Mengkonsumsi obat antidiare saat Anda diare memang tidak salah. Namun Anda harus mengingat hal yang jauh lebih penting untuk dilakukan, yaitu mencegah jangan sampai terjadi kekurangan cairan atau dehidrasi karena banyaknya cairan yang keluar saaat Anda diare. Saat Anda terserang diare Anda harus banyak minum air. Cairan yang keluar saat Anda buang air besar harus segera digantikan dengan banyak cairan yang masuk. (Baca: Wanita Lebih Rentan Dehidrasi) Pemilihan obat antidiare pun tidak boleh sembarangan. Karena ada beberapa kandungan obat diare yang justru dapat memperparah kondisi usus Anda terutama jika diare yang menyerang Anda disebabkan oleh bakteri. (Baca: 10 Tips Makanan Bebas Bakteri Berbahaya) Pemberian antibiotik juga harus diperhatikan pada pengobatan diare. Tidak semua diare membutuhkan antibiotik. Hanya diare jenis tertentu yang membutuhkan antibiotik, seperti diare yang disertai lendir ataupun disertai darah karena diare yang demikian men [...]

7 Mitos Masturbasi Pria

7 Mitos Masturbasi Pria

Masturbasi merupakan segala aktivitas perangsangan seksual terhadap alat reproduksi yang menyebabkan kepuasan seksual. "Benar gak sih, kalo semakin sering onani, nantinya penis jadi semakin besar?" "Benar gak sih, kalo semakin sering onani, dengkul nanti jadi kopong?" "Benar gak sih, kalo semakin sering masturbasi, badan bisa jadi cepat tinggi?" Demikianlah, banyak persepsi yang didasari mitos yang menyesatkan. Ketahuilah tidak semua pernyataan diatas adalah benar. Agaknya, dewasa ini masyarakat banyak beredar mitos-mitos mengenai masturbasi dan dampaknya. Berikut adalah beberapa penjelasan secara medis dari mitos-mitos tersebut. Mitos #1: Masturbasi Memperbesar atau Memperpanjang Ukuran Penis Benarkah semakin sering masturbasi, nantinya ukuran penis akan semakin membesar? TIDAK BENAR Masturbasi memperbesar/memperpanjang ukuran penis Hal ini tidak benar. Memang belum ada studi yang meneliti ukuran penis rata-rata orang Indonesia, dan tidak ada hasil pengukuran yang benar-benar pasti. Namun, dari berbagai sumber, dapat disimpulkan bahwa pada umumnya ukuran penis yang ditemukan pada satu wilayah regional Asia, yaitu 8-11 cm saat tidak ereksi dan 12-14 cm saat [...]

Awas, Terlalu Lama Nonton TV Picu Risiko Diabetes

Awas, Terlalu Lama Nonton TV Picu Risiko Diabetes

Menonton televisi menjadi salah satu pilihan untuk melepas lelah setelah seharian beraktivitas. Namun sebaiknya, jangan terlalu lama menontonnya karena riset terbaru menunjukkan bahwa terlalu banyak duduk di depan TV dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.Seseorang yang rutin duduk di depan TV setiap jamnya dapat meningkatkan risiko terkena diabetes sebanyak 3,4 persen. Para peneliti percaya bahwa terlalu banyak duduk dan tidak bergerak dapat membuat berat badan naik. Hal ini adalah salah satu faktor yang dapat memicu munculnya diabetes.Penelitian ini melibatkan 3.234 pria dan wanita berusia di atas 25 tahun yang memiliki kelebihan berat badan. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan bagaimana cara mencegah mereka agar tidak terkena diabetes tipe 2.Kemudian para partisipan dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diberikan obat metformin, yaitu obat untuk penderita diabetes tipe 2, khususnya untuk orang-orang dengan kelebihan berat badan dan fungsi ginjalnya normal. Kelompok lainnya tidak diberikan obat, hanya diharuskan untuk meningkatkan tingkat aktivitas mereka, dan kelompok terakhir diberikan tablet placebo, yaitu tablet dengan kandungan gula dan susu yang mirip denga [...]

Cinderella Complex, Kondisi Wanita Tergantung Pada Pria

Cinderella Complex, Kondisi Wanita Tergantung Pada Pria

Cinderella complex pertama kali digambarkan oleh Colette Dowling, yang menulis buku tentang ketergantungan wanita pada sosok orang lain. Kelainan ini semakin terlihat seiring pertambahan usia seorang wanita. Sesuai dengan namanya, Cinderella complex mengambil namanya dari sebuah cerita dongeng tentang seorang wanita cantik dan pekerja keras yang terperangkap dalam sebuah situasi sosial yang tidak dapat diubahnya. Namun situasi berubah dengan bantuan kekuatan luar, dalam hal ini adalah sesosok pria, dan dalam kisah cinderella diwakili oleh seorang pangeran. Apa itu Cinderella Complex? Cinderella complex adalah sebuah keadaan psikis dimana wanita memiliki perasaan takut terselubung untuk menjadi mandiri. Dalam pikiran wanita terdapat keinginan untuk selalu diselamatkan, dilindungi dan disayangi oleh pasangan. Layaknya dongeng Cinderella, wanita dengan cinderella complex merasa takut untuk menjadi mandiri dan berharap ada sosok lelaki yang dapat melindunginya dan menjadi sosok ?pangeran? dalam hidupnya. Cinderella complex menjadi hambatan bagi individu tersebut untuk berkembang karena keinginannya untuk bersandar pada sosok suami atau pasangan. Seorang wanita merasa nyaman dengan ke [...]

Bermain Tetris Menyehatkan Mata

Bermain Tetris Menyehatkan Mata

Oleh: dr. Puti Naindra Alevia Siapa yang tidak kenal Tetris? Sejak zaman gimbot hingga iPad, permainan yang dilahirkan di Uni Soviet ini sangat popular di kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Peraturan bermainnya sederhana yaitu menyusun balok-balok yang berjatuhan sesuai dengan bentuknya. Selain menghibur hati, ternyata permainan ini memiliki manfaat medis. Tim dokter McGill University di Kanada menemukan bahwa bermain Tetris dapat memperbaiki mata malas atau yang disebut juga dengan ambliopia. Pada sebuah penelitian kecil yang melibatkan 18 orang dewasa, cara ini ditemukan lebih baik dibandingkan cara konvensional yaitu degan menutup mata yang normal agar mata yang malas bekerja lebih keras. Para peneliti sekarang ingin mengetahui apakah metode ini juga dapat diterapkan pada anak-anak dengan kondisi yang sama. Beberapa penelitian terkait hal ini sedang dilakukan di Inggris. Satu dari 50 anak menderita ambliopia. Keadaan ini terjadi karena susunan saraf antara otak dengan mata tidak mendapatkan stimulasi yang benar. Otak akan memprioritaskan bayangan yang datang dari mata yang sehat dan mengabaikan bayangan dari mata yang lebih lemah. Mata yang lemah cenderung berdeviasi. Pada [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *