Tarif Dokter Gigi di Puskesmas Sama dengan Tarif Bayar Toilet

dentist_1913668b.jpg

Perubahan tarif khususnya untuk dokter gigi di fasilitas kesehatan primer di puskesmas atau klinik masih dikeluhkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menurut ketua IDI, Dr. Zaenal Abidin, tarif kapitasi atau tarif yang berlaku di fasilitas kesehatan primer yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan itu masih kecil. Bahkan tarif untuk dokter gigi disamakan dengan tarif toilet.

“Masih terasa tarif kapitasi dokter gigi Rp 2.000. Sama saja kayak bayar toilet,” kata Zaenal di sela-sela acara evaluasi 100 hari BPJS Kesehatan di Media Center BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Zaenal menilai, pemerintah perlu merevisi tarif kapitasi serta beberapa tarif paket rumah sakit (INACBGs) yang dinilai belum bisa diterima dokter.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
RI Dibanjiri Kosmetik Berbahaya dari Luar Negeri

RI Dibanjiri Kosmetik Berbahaya dari Luar Negeri

Sepanjang 2014 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan pengawasan kosmetik dengan nilai temuan lebih dari Rp 32 miliar. Sayangnya, BPOM menemukan bahwa sekitar 54 persen berupa produk kosmetik impor ilegal dan beberapa di antaranya mengandung bahan berbahaya.Banyaknya produk kosmetik impor ilegal dan berbahaya beredar akibat tingginya kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk-produk kecantikan. "Berdasarkan data, keperluan penggunaan kosmetik meningkat tajam di Indonesia diperkuat data dari Eropa bahwa pertumbuhan (pembelian kosmetik) hingga lebih dari 20 persen," terang Kepala BPOM, Roy Sparringa dalam konferensi pers Public Warning Kosmetika Mengandung Bahan Berbahaya di Gedung C BPOM, Jakarta, ditulis Minggu (21/12/2014). Sparringa menjelaskan bahwa produk-produk tersebut bisa masuk ke Indonesia lewat pelabuhan tikus (pelabuhan liar) dan daerah perbatasan. "Batam misalnya, pintu masuk barang impor kan ada banyak titik. Banyak pelabuhan tidak resmi di sana. Bahkan sepanjang pantainya adalah pelabuhan. Pantai timur Sumatera juga sangat terbuka," ungkap Sparingga.Selain itu, produk impor tersebut bisa masuk ke Indonesia melalui jalur resmi namun menggunakan dokumen [...]

Nila Moloek Ditolak SBY, Diangkat Jokowi Jadi Menteri Kesehatan

Nila Moloek Ditolak SBY, Diangkat Jokowi Jadi Menteri Kesehatan

Lima tahun lalu, tepatnya pada 7 Oktober 2009, saat pengumuman Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyisakan satu drama. Nila Djuwita F Moeloek yang sudah mengikuti audiensi dan tes kesehatan yang semula akan dipos menjabat Menteri Kesehatan, menjadi satu-satunya menteri yang tidak dilantik.Kala itu di detik-detik menjelang pengumuman kabinetnya, SBY memanggil Endang Rahayu Sedyaningsih yang akhirnya menjadi Menteri Kesehatan. Namun Endang hanya menjalani 2,5 tahun jabatannya sebagai Menteri Kesehatan karena meninggal akibat kanker paru. Endang lalu digantikan oleh Nafsiah Mboi.Tapi itu cerita lama, Nila yang sempat kecewa karena merasa disepelekan dan mendadak dibatalkan menjadi menteri, kini malah diangkat oleh Presiden berikutnya menduduki kursi Menteri Kesehatan.Waktu itu lewat Mensesneg Hatta Rajasa, Presiden SBY sempat menelpon Nila dan meminta maaf dengan alasan Nila dianggap tidak kuat menghadapi stres yang tinggi. Meskipun penjelasan itu ditolak mentah-mentah oleh Nila. Tapi akhirnya pada Desember 2009, SBY memberikan pekerjaan ke Nila sebagai duta Millenium Development Goals (MDGs). Nila sampai kini masih aktif menjad [...]

Ravi `Superboy Indonesia` 3 Tahun Berjuang Lawan Kanker Ganas

Ravi `Superboy Indonesia` 3 Tahun Berjuang Lawan Kanker Ganas

Siapa yang menyangka bocah bertubuh padat berisi ini pernah terkena kanker ganas selama tiga tahun dan menjalani 80 kali kemoterapi. Namun, kegigihan dan semangatnya membuat bocah bernama Marshall Ravi Pratama (6) atau yang dikenal dengan Ravi `Superboy Indonesia` lepas dari penyakit berbahaya ini. Hati Lydia Afrilliyanti, ibu dari Ravi hancur ketika mengetahui buah hatinya terkena kanker ganas limfoma Hodgkin stadium 2 lanjut saat usia 3 tahun. Ia sampai mengurung diri selama satu tahun dan tak mau berinteraksi dengan siapa pun."Pada saat aku dengar dia kena kanker ganas dan stadiumnya sudah dekat, aku sempat drop dan mengurung diri di kamar kurang lebih satu tahun. Aku nggak mau berinteraksi dengan siapa pun karena masih nggak percaya. Sempat juga berniat mengakhiri hidup karena saat itu merasa Tuhan nggak adil banget," kata Lydia di Kantor Redaksi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (20/5/2014).Lydia menceritakan penyakit yang diderita anaknya berawal dari pilek dan batuk yang berkepanjangan selama kurang lebih tiga bulan. Awalnya, Lydia dan suaminya tak curiga apa pun karena dokter juga hanya memberi obat-obatan dan tidak melakukan rontgen.Setelah kurang lebih enam bulan, Lydia mer [...]

Meski Sudah Suami Istri, Seks Terpaksa Juga Disebut Pemerkosaan

Meski Sudah Suami Istri, Seks Terpaksa Juga Disebut Pemerkosaan

Pemerkosaan menurut peneliti sekaligus Ahli Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Amsterdam, Prof. Dr. Saskia E. Wieringa merupakan tindakan yang sudah diniatkan dan bukan sekadar tindakan spontan dari pelaku.Bahkan, pemerkosaan bisa terjadi meski dilakukan oleh pasangan resmi. Saat wanita mengatakan tidak mau melakukan hubungan seksual namun si pria masih memaksa, itu bentuk pemerkosaan."Walaupun hubungan sudah resmi, pria tetap memaksa melakukan hubungan seksual meski wanita menolak, itu juga bisa disebut pemerkosaan," kata Saskia dalam kuliah umum yang diadakan our voice dan pusat kajian gender dan seksualitas Universitas Indonesia di Gedung M FISIP UI, ditulis Minggu (26/1/2014).Menurut Siska, wanita memiliki hak untuk melindungi dirinya dan harus tegas bila ingin mempertahankan diri. "Wanita perlu menjadi tegas sebagai bentuk pertahanan dirinya. Untuk itu katakan tidak dengan tegas bila merasa tersakiti," kata Siska.Ketua Pusat Kajian Gender dan Seksualitas Universitas Indonesia, Irwan Hindayana berpendapat sama. Menurutnya tindakan pemerkosaan bukanlah tindakan spontan melainkan ada niat. "Tidak ada kasus pemerkosaan yang spontan, tindakan penyaluran hasrat itu sudah ada [...]

Aplikasi Android Ini Bantu Diabetesi saat Puasa

Aplikasi Android Ini Bantu Diabetesi saat Puasa

Jelang bulan suci Ramadan, berbagai persiapan mulai dilakukan umat muslim dunia termasuk dalam mengontrol gula darah. Bukan tanpa alasan, data International Diabetic Federation menyebutkan 50 juta pasien diabetes dunia berpuasa di bulan Ramadan. Seperti disampaikan Medical Affairs Director MSD Indonesia, Dr Suria Nataatmadja bahwa di Indonesia, pasien diabetes mencapai 8,5 juta orang dan mayoritasnya ingin berpuasa. Dan untuk membantu para diabetesi puasa selama Ramadan dalam mengontrol gula darah, Merck Sharp and Dhome (MSD) Indonesia meluncurkan aplikasi android Ramadan Diabetes and Me. "Program ini merupakan bagian dalam mengadapi masalah diabetes untuk membantu para pasien diabetes tipe 2 yang ingin melakukan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Di aplikasi tersebut, terdapat tata cara mengelola risiko diabetes selama puasa, jadwal shalat, imsak dan buka serta arah kiblat," kata Suria saat ditemui di JW Luwansa, Jakarta, Senin (23/6/2014). Suria mengatakan, aplikasi ini dibuat karena risiko berpuasa selama Ramadan bagi penderita diabetes sangat berisiko. Hasil penelitian menunjukkan, pola makan yang berubah selama berpuasa dapat menimbulkan risiko komplikasi bagi pasien diabete [...]

Irama Jantung Abnormal, siap-siap Pasang ICD, Ya!

Irama Jantung Abnormal, siap-siap Pasang ICD, Ya!

Sindrom kematian mendadak atau yang sering disebut Sudden Arrhythmia Death Syndromes/SADS merupakan kematian tiba-tiba yang disebabkan oleh kelainan irama jantung. Kasus yang langka ini umumnya menimpa orang muda, bahkan dalam keadaan sehat. Kejadian yang fatal biasa disebabkan karena irama jantung abnormal, yang dikenal dengan ventricular fibrillation (VF).Konsultan Jantung dan Electrophysiologist dari Asian Heart & Vascular Centre, Gleneagles Medical Centre Singapore, Dr Jeremy Chow, MBBS, MRCP(UK), MRCP(London), M.Med (Int Med), FAMS mengatakan, kondisi ini sebenarnya dapat diperiksa dan seringkali hal yang tidak diinginkan ini dapat dicegah dengan memasang implantable cardiac defibrillator (ICD)ICD adalah perangkat elektronik kecil yang dipasang di dalam dada untuk mencegah terjadinya kematian jantung mendadak (SCD) akibat serangan jantung yang disebabkan karena irama jantung abnormal dan berdetak cepat (takikardia), dan mengancam jiwa."ICD yang tertanam di dada cara kerja mirip dengan alat pacu jantung. ICD mampu memantau dan akan memberikan shocks ke jantung apabila tiba-tiba berhenti, dan mengembalikan irama jantung ke kondisi normal," kata dia menjelaskan dalam temu med [...]

Kenapa Belum Banyak yang Tahu Soal BPJS ?

Kenapa Belum Banyak yang Tahu Soal BPJS ?

Jauh sebelum JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) diresmikan, semestinya BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan sudah harus mempersiapkan diri sejak lama. Meski BPJS mengakui sudah melakukan sosialisasi kemana-mana namun masih banyak yang belum mengerti JKN dengan baik.Pakar Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia, Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, Dr.PH menyebutkan, banyaknya masyarakat yang belum paham soal JKN, bisa jadi karena BPJS Kesehatan kurang melakukan sosialisasi atau sebaliknya sosialisasinya yang keliru. "BPJS mungkin kurang sosialisasi dan sosialisasinya cenderung keliru. Karena yang disosialisakan adalah BPJS Kesehatan bukan JKN atau kewajiban dan hak raktyat. Ada kekeliruan sosialisasi," kata Hasbullah saat ditemui usai diskusi kesehatan di Kantor Kementerian Kesehatan, seperti ditulis Kamis (9/1/2014).Selain itu, Hasbullah juga masih menemukan pegawai BPJS Kesehatan yang masih memiliki mindset lama. Mereka masih menggunakan cara pikir melayani dengan sistem layanan lama. Peraturan yang kaku di puskesmas dan rumah sakit di masa lalu kerap membuat pasien harus bolak-balik demi mendapat obat."Pasien harus bolak balik, kemudian peserta Askes lam [...]

Kotak Jantung Bantu Proses Operasi Selamatkan Banyak Nyawa

Kotak Jantung Bantu Proses Operasi Selamatkan Banyak Nyawa

Selama ini organ dalam tubuh, seperti jantung yang akan didonorkan, diletakkan di sebuah tempat yang sejuk atau kotak berisikan es untuk mencegah agar kondisi organ tidak memburuk selama perjalanan ke rumah sakit. Namun kini, ahli bedah transplantasi telah menggunakan teknologi perintis yang membuat donor jantung memompa di luar tubuh. Dijuluki `jantung dalam kotak`, perangkat ini akan menjaga organ tetap hidup, sampai organ itu ditempatkan di tubuh si penerima. Perangkat ini tidak hanya memperpanjang berapa lama jantung yang akan didonorkan dapat disimpan di luar tubuh, tapi juga memungkinkan para spesialis menilai apakah organ itu cocok untuk ditransplantasi atau tidak.Selama setahun terakhir, ahli bedah di Rumah Sakit Harefield, Middlesex, telah melakukan operasi transplantasi jantung di mana 25 pasien menerima organ yang telah diangkut dan siap untuk ditransplantasi menggunakan terobosan Organ Care System (OCS). Alat ini menyimulasikan kondisi tubuh manusia, memompa darah beroksigen dalam jantung, sehingga dapat terus berfungsi karena akan berada di dalam tubuh orang yang masih hidup.Teknologi ini pun mampu meningkatkan pertahanan organ selama berada di luar tubuh, setidaknya [...]

Imbauan WHO Agar Pemerintah Tak Terima Tawaran CSR Rokok

Imbauan WHO Agar Pemerintah Tak Terima Tawaran CSR Rokok

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau kepada pemerintah, khususnya di bidang pendidikan, untuk tidak begitu saja menerima tawaran program CSR (Corporate Social Responsibility) yang diberikan perusahaan rokok. Menurut WHO, program seperti ini dinilai sebagai strategi dari industri rokok untuk menarik hati konsumennya, terlebih para remaja.Dalam sebuah diskusi, WHO mengatakan bahwa perusahaan rokok mencari banyak cara untuk melemahkan beberapa negara yang sedang menjalani sebuah program untuk memerangi rokok dengan memberikan CSR."CSR itu kan tanggung jawab sosial perusahaan. Tidak pas rasanya bila industri yang justru `membunuh` memberikan program CSR seperti ini. Industri rokok tidak bisa disamakan dengan industri lain," kata Faruqh Quraishi selaku perwakilan WHO dalam diskusi bertema `Relevansi CSR Industri Rokok di Bidang Pendidikan` di Media Center Komnas Anak, Jakarta, Kamis (27/2/2014)Di seluruh dunia, terang Faruqh, industri rokok sudah melakukan investasi besar-besaran untuk sebuah proomosi demi menggantikan konsumen yang sudah tidak merokok atau bahkan yang sudah meninggal. Caranya, dengan mempromosikan secara halus yang ditujukan bagi perokok pemula."Bagaimana bisa di [...]

Vaksinasi Rutin Pada Anjing Dapat Mencegah Penyakit Muncul

Vaksinasi Rutin Pada Anjing Dapat Mencegah Penyakit Muncul

Vaksinasi merupakan upaya untuk membuat tubuh kita menjadi kebal terhadap infeksi atau penyakit. Seperti manusia, mahluk hidup lain seperti hewan juga membutuhkan vaksinasi.Anda yang memiliki hewan peliharaan jangan sampai melupakan pemberian vaksin ini. Bagi para pemilik anjing, penyakit yang umum menyerang anjing adalah parvo dan distemper. Oleh karena itu diwajibkan pada umur 2 bulan, anjing harus segera di vaksin."Umur 2 bulan sebaiknya mulai di vaksin," ujar dokter hewan, Nyoman Sakyarsih saat acara sharing session di ExtraPAWganza di Lotte Mart, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (20/12/2014)Sedangkan untuk anjing yang masih terlalu muda dibawah 6 minggu pemberian vaksin tidak disarankan karena tubuh anjing masih memiliki kekebalan bawaan dari induk. Menurut dokter Nyomi, setelah diberi vaksin pertama, pemilik anjing harus rutin memberikan vaksin selanjutnya sesuai aturan untuk menjaga kesehatan anjing."Vaksinasi harus diulang setiap tahun, jangan sampai bolong," ujar Nyomi yang juga mulai membuka praktek sendiri di Duren Sawit sejak tahun 2011.Selain vaksinasi, pemberian asupan makanan yang bergizi dan bernutrisi sehari-hari adalah yang utama disesuaikan dengan usia dan berat bad [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *