Terapi Warna Dinding yang Paling Cocok untuk Kamar Anda

031362500_1410142186-kekuatan-warna-131004b.jpg

Terapi warna memiliki peranan penting dalam menentukan suasana hati. Cobalah terapkan untuk menentukan warna dinding yang paling cocok di kamar Anda. (Baca juga: Warna dan kaitannya dengan penyakit)

Mengutip laman Idiva, Senin (8/9/2014), berikut ini adalah panduan cepat untuk terapi warna dinding rumah Anda:

1. Putih

Warna putih yang universal dan sering disebut raja warna ini selain memberi kesan luas pada ruangan, juga memberi ketenangan, positif dan damai. Inilah yang membuat putih menjadi pilihan yang sempurna untuk ruang tamu atau kantor. Warna ini juga sempurna bagi mereka yang menginginkan ruang yang minimalis, modern dan terbuka.

2. Biru (Aqua)

Warna biru merupakan warna yang sempurna bagi Anda yang butuh suntikan energi dan dinamis. Tak heran jika warna ini sangat dianjurkan untuk ruang makan atau ruang baca.

3. Merah

Jika ada satu ruangan yang paling tepat untuk warna yang dikaitkan dengan potensi, semangat dan energi tanpa batas itu adalah kamar tidur. Warna merah dikenal dapat merangsang adrenalin dan kelenjar testosteron, sehingga warna ini pasti akan membuat hal-hal menarik di kamar tidur. Variasi warna merah termasuk baby pink, fuchsia dan magenta juga baik dipalikasikan di kamar tidur.

4. Hijau

Jika Anda paling suka dengan nuansa kesegaran, semangat dan energi, maka sebuah warna yang ideal untuk Anda adalah hijau. Selain baik untuk Anda, kamar anak bernuansa hijau juga dapat merangsang kreativitas dan antusiasme. Warna ini juga cocok untuk kantor atau ruang kerajinan.

5. Oranye

Vermillion atau oranye adalah warna yang dianggap ‘hangat’ dalam etos Hindu. Warna ini sangat baik diterapkan di ruang kreatif seperti kantor atau kamar tidur utama.

6. Kuning

Seluruh spektrum kuning biasanya berhubungan dengan cahaya, kehangatan dan energi. Oleh karena itu warna dinding kuning lemon adalah warna ruang hidup yang ideal, bernuansa tenang dan dapat mencerahkan ruangan. Kuning juga dapat meningkatkan energi ruang yang dapat digunakan oleh anak-anak atau pekerja profesional. Warna ini baik diaplikasikan di kamar anak, area bermain atau kantor.

Semoga terapi warna ini dapat membantu Anda menentukan warna yang cocok untuk ruangan Anda.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
3 Cara Agar Lipstik Tahan Lama di Bibir

3 Cara Agar Lipstik Tahan Lama di Bibir

Pewarna bibir atau lipstik merupakan senjata khas para wanita. Tidak sedikit yang menggunakannya sebagai penunjang penampilan. Namun, terkadang lipstik tersebut tidak bertahan lama karena akivitas seperti makan, minum, dan berkeringat sehingga terkadang menyeka bibir tanpa sengaja.Untuk membuatnya tahan lebih lama, ada cara sederhana yang dikutip dari Sheknows, Jumat (11/4/2014) :1. Gunakan pelembab bibirBibir yang kering dapat membuat lipstik menjadi mudah pecah dan memudar. Untuk itu jangan lupa menggunakan pelembab bibir, poleskan secara menipis. Hindari penggunaan terlalu tebal karena lebih memudahkan pewarna bibir menempel pada bibir gelas, makanan atau pakaian.2. Tekan dengan tisu keringTisu kering dapat menyerap minyak yang berada pada lipstik sehingga membantu mengurangi mudahnya warna lipstik memudar.3. Tambahkan lip glossAgar warna tetap awet, gunakan lip gloss untuk mengunci warna lipstik. Lip gloss dapat membuat bibir terkesan alami atau natural. Gunakan lip gloss yang tanpa gliter. Gunakan secukupnya, hindari pemakaian terlalu berlebihan untuk menghindari bibir terlihat seperti berminyak. [...]

Selamat! Jadi Orangtua Perpanjang Hidup

Selamat! Jadi Orangtua Perpanjang Hidup

Kebahagiaan usai memiliki anak pasti akan bertambah dengan mendengar hasil penelitian dari Denmark ini. Menjadi orangtua ternyata menurunkan risiko kematian dini, terutama bagi Anda para ibu. Hasil penelitian yang dipublikasikan secara online di Journal of Epiemiology and Community Health ini berkebalikan dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa memiliki anak memperpendek hidup. Seperti dilansir Huffington Post, Minggu (24/8/2014), studi yang berbasis di Denmark ini meneliti terhadap 21.276 pasangan. Hasilnya tingkat kematian pria yang tidak menjadi orang tua lebih tinggi dua kali, baik yang memiliki anak secara biologis maupun adopsi. Untuk perempuan yang melahirkan, risiko meninggal karena penyakit peredaran darah, kanker, dan kecelakaan berkurang empat kali lipat dibandingkan yang tidak memiliki buah hati. Sedangkan untuk ibu yang mengadopsi juga memberikan hal serupa. [...]

Kanker Payudara Masih di Urutan Teratas

Kanker Payudara Masih di Urutan Teratas

Kanker bisa menyerang siapa saja tidak peduli usia dan jenis kelamin. Menurut Himpunan Onkologi Ginekologi Ibdobesia, Dr. dr. Lauka Nuranna, So.OG (K) ada beberapa jenis kanker yang paling sering ditemukan. Salah satunya adalah kanker payudara."Untuk pria, kanker yang sering menyerang yaitu kanker paru, colocetrun, prostat, hati dan nasopharing. Wanita yakni kanker payudara, leher rahin, colocetrum, ovariun dan kanker paru. Pada anak sering terjadi kanker retinoblastona dab kanker darah," kata dr. Laila, Selasa (4/2/2014).Menurut dr. Laila, saat ini kanker payudara masih menjadi persoalan serius karena tidak sedikit ditemukan kasus kematian yang disebabkan kanker tersebut."Dari semua kanker di lapangan itu, kanker payudara masih sering ditemukan dan mencapai urutan pertama penyebab kematian," katanya.Berdasarkan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2010, kanker payudara dan leher rahim merupakan jenis kanker tertinggi pada pasien rawat inap maupun rawat jalan di seluruh rumah sakit di Indonesia.Dengan jumlah pasien kanker payudara sebanyak 12.014 orang, kanker leher rahim sebanyak 5.349 orang, leukemia 4.342 orang, lymphoma 3.486 orang dan kanker paru 3.244 orang."Walaupun dat [...]

3 Dokter Asing Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

3 Dokter Asing Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Demi pembinaan dan pengawasan terhadap tenaga kesehatan warga negara asing (TKWNA), tim khusus melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada tiga warga negara asing di tiga klinik di derah Jakarta Selatan yang diduga telah melakukan penyalahgunaan izin tinggal. Sidak dilakukan pada 10 Oktober lalu dilakukan oleh anggota Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia serta Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Ternyata ditemukan beberapa pelanggaran pada hasil sidak tersebut. "Anggota tim kami menyamar sebagai pasien saat melakukan sidak pada Clinic 'M' Beauty & Slimming Grand Wijaya Center. Ditemukan WNA yang mengaku dokter asing atas nama dokter Kim Jeongham yang melakukan terapi laser untuk pemutihan wajah," terang Staff Ahli Menteri Kesehatan RI Bid Medikolegal , drg. Tritarayati, SH, MH, Kes pada saat lakukan konferensi pers di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta pada Jumat (24/10/2014). Pada saat masuk ke Indonesia pria asal Korea Selatan ini melelaui izin usaha perdangan kosmetik dan menjabat sebagai manajer pemasaran, namun dalam kenyataannya ia melakukan double job sebagai dokter. Padahal pada saat itu tidak ditem [...]

Menkes: Keren itu Orang yang Nggak Merokok!

Menkes: Keren itu Orang yang Nggak Merokok!

Perokok kini begitu mudahnya membeli rokok eceran di setiap tempat. Ini semua akibat harga rokok yang masih murah. Alhasil, jumlah perokok pemula cenderung meningkat secara signifikan. Belum lagi mengubah kebiasaan generasi muda untuk tidak merokok bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi banyak yang menganggap `perokok itu keren`."Dulu nggak merokok itu nggak keren. Sekarang keren loh nggak merokok," kata Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi saat acara peringatan `Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2014` di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (2/6/2014).Selain itu, Nafsiah juga mengungkapkan kekecewaannya dalam penerapan peraturan tentang rokok yang dianggap hanya tulisan dalam kertas putih."PP 109 sepertinya masih sangat kurang dimengerti. Saya lihat masih banyak jual rokok ketengan di mana-mana. Di daerah, harga rokok diturunkan satu pak Rp 13 ribu, larangan tentang anak-anak yang menjual rokok juga masih dilanggar. Apakah PP ini hanya di atas kertas?," tegas Nafsiah.Menkes menuturkan, PP 109 tahun 2012 bermaksud untuk melindungi rakyat agar semua orang tetap sehat di setiap usia. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mensosialisasikan itu. Seperti peringatan bergambar pada kemasan [...]

Aksi Peduli Bersih-bersih Usai Banjir Belum Cukup, Perlu Edukasi

Aksi Peduli Bersih-bersih Usai Banjir Belum Cukup, Perlu Edukasi

Paska musibah banjir yang terjadi di Jakarta atau daerah lainnya memicu banyak pihak menggelar aksi peduli. Mereka berbondong-bondong membantu membersihkan rumah warga dari kotoran sisa-sisa banjir.Namun aksi ini menurut Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, dr. Jhon ST Marbun M. Kes masih kurang membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan."Harus ada edukasinya juga, seperti yang dilakukan Komunitas Bersih Nyok dan Gerakan Antikuman Wipol ini tidak hanya aksi tetapi juga edukasi tentang hidup bersih," kata dr. John.Menurut Brand Manager Wipol PT Unilever Indonesia, Tbk, Asep Haekal edukasi dan aksi sangatlah penting untuk masyarakat khususnya korban bencana alam."Edukasi itu penting agar masyarakat lebih mewaspadai penyebaran penyakit dalam keluarga maupun lingkungan sekitarnya pada saat banjir, baik saat menggenang maupun sudah surut," kata Asep Haekal.Salah satu Penggagas Komunitas Bersih Nyok! dr. Amaranila Lalita Drijono, SpKK mengatakan hal serupa. "Masyarakat itu harusnya bukan bertanya 'kapan rumah saya dibersihkan petugas?' Tetapi mulai belajar menjadi masyarakat mandiri. Jangan hanya menggelar aksi [...]

Masih 12 Tahun, Tapi Gadis Belia Ini Alami Penyakit Langka

Masih 12 Tahun, Tapi Gadis Belia Ini Alami Penyakit Langka

Seperti kebanyakan remaja perempuan lainnya yang sedang mengembangkan hobinya, Charlea Armstead (12) bercita-cita menjadi balerina. Tapi dibalik keceriannya, ternyata dia menderita penyakit langka yang mengganggu memori atau disebut Niemann-Pick Tipe C.Dailymail, Kamis (6/11/2014) melaporkan, Charlea lahir dengan sehat. Tapi dua minggu setelahnya, ia sakit kuning dan perutnya membengkak. Setelah melakukan sejumlah pemeriksaan, ternyata Charlea menderita penyakit langka.Sang ibunda, Danielle Craig (29) mengatakan, kulit anaknya pernah diambil untuk diteliti dan dianalisis ke Prancis. "Dokter mengatakan, kondisi ini disebabkan keturunan karena kekurangan enzim yang menyebabkan penimbunan kolesterol. Penyakitnya ini juga memengaruhi gangguan otak dan organ tubuh lainnya," katanya.Selain menderita Niemann-Pick Type C, Charlea juga mengalami cartoplexy atau suatu kondisi yang membuatnya menderita ketika tertawa. [...]

Kunyah Makanan 30 Kali, Melatih Kesabaran Kita

Kunyah Makanan 30 Kali, Melatih Kesabaran Kita

Mengunyah makanan dengan sempurna begitu dianjurkan saat kita makan. Selain dapat menikmati setiap kunyahan makanan yang ada di dalam mulut, kita pun lebih cepat dalam menangkap sinyal kenyang. Sehingga, kita akan menghentikan aktivitas makan. Dengan begitu, kita akan terhindar dari makan yang berlebihan, dan terhindar dari berat badan berlebih pula.Untuk memaparkan lebih detail tentang keharusan kita melakukan itu, dr. Muhammad Suwardi membahasnya secara lengkap di dalam buku berjudul `Solusi Sehat Islami`.Dalam bukunya ia menjelaskan, pencernaan makanan melalui dua proses, secara mekanik dan kimiawi (enzimatik). Pencernaan secara mekanik, kata dia, terjadi di mulut dengan mengunyah makanan."Gigi-geligi akan merobek dan mulmatkan makanan dengan bantuan air ludah yang mengandung enzim ptialin. Yaitu, enzim yang mencerna karbohidrat. Sehingga, proses pencernaan di dalam mulut menjadi kian sempurna," kata Suwardi ditulis Health Liputan6.com pada Jumat (4/7/2014)Agar proses pencernaan ini berjalan sempurna, makanan harus dikunyah dengan baik di dalam mulut. "Kesempurnaan mengunyah makanan yang ideal berkisar antara 25 sampai 30 kali kunyahan," kata dia menambahkan.Namun sayangnya, sej [...]

Minum 2 Gelas Air Putih Sebelum Makan Biar Ramping

Minum 2 Gelas Air Putih Sebelum Makan Biar Ramping

Obesitas merupakan penyakit multifaktoral yang terjadi akibat penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan, sehingga dapt mengganggu kesehatan. Pada obesitas, air tubuh total lebih rendah dibandingkan orang tidak obesitas. Ini karena kandungan air di dalam sel lemak lebih rendah daripada kandungan air di dalam sel otot.Dalam kasus ini, para pakar kesehatan dalam buku ?Air Bagi Kesehatan? edisi kedua tahun 2012 yang disusun oleh pakar gizi seperti DR. Dr. Budi Iman Santoso, Sp.OG (K), Prof. DR. Ir. Hardinsyah, MS, DR. Dr. Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, dan Dr. Sudung O. Pardede, Sp.A (K) memberikan tips bagi penyandang obesitas untuk menurunkan berat badan dengan langkah mudah."Penyandang obesitas sebaiknya mengonsumsi 2 gelas air lebih banyak dibandingkan kondisi normal. Hal ini didasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa asupan air putih yang lebih banyak dapat meningkatkan oksidasi (pembakaran lemak)," katanya, ditulis Jumat (25/7/2014).Menurut keempat ahli tersebut, minum 2 gelas air 1-2 jam sebelum makan (makan siang dan makan malam) dapat menurunkan berat badan. Hal ini juga telah dilakukan penelitiannya. Tapi catat, jenis minuman yang sesuai adalah air putih dan [...]

Jangan Biarkan Anak Tidur Saat Pesawat akan Mendarat, Bahaya

Jangan Biarkan Anak Tidur Saat Pesawat akan Mendarat, Bahaya

Kebiasaan orangtua yang membiarkan buah hatinya tidur saat pesawat mendarat sepertinya perlu dihindari. Sebab tekanan udara saat pesawat mendarat dapat menyebabkan tuli. Seperti disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Penerbangan dr Soemardoko Tjokrowidigdo SpM, SpKP, anak-anak tidak memiliki fasilisator untuk menghindari tekanan udara ke rongga telinga. Sehingga jika tekanan udara terjadi saat flu, maka gendang telinganya bisa sakit dan berisiko pecah. "Pada saat pesawat akan mendarat dari ketinggian jelajah, anak harus dibangunkan. Kalau perlu disusui, karena memfasilitasi masuknya udara ke rongga telinga bagian tengah. Jika masuknya udara tersebut terganggu, maka gendang telinganya akan sakit dan kemungkinan bisa pecah dan bisa menyebabakan ketulian," kata Soemardoko saat diwawancarai Liputan6.com, ditulis Senin (15/12/2014). Soemardoko menerangkan, kecepatan normal pesawat mendarat misalnya 2.000 feet per menit, kalau dipake standar militer 5.000 feet per menit, maka anak akan mengalami yang dinamai air sinus block atau rasa sakit luar biasa di telinganya. Rasa sakit berat tersebut akan berhenti saat tekanan udara kembali normal. "Bayi kurang dari 14 hari merupa [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *