Tidur Telentang atau Tengkurap, Mana yang Lebih Baik?

tidur.jpg

Manusia membutuhkan waktu sepertiga dari hidupnya untuk tidur agar fungsi tubuh dapat bekerja dengan semestinya secara maksimal. Kualitas tidur ditentukan oleh sejumlah faktor salah satunya posisi Anda saat tidur di malam hari. Beberapa posisi tidur baik untuk menunjang kesehatan namun ada pula yang sebaiknya dihindari karena bisa mengganggu kinerja fungsi tubuh.

Umumnya manusia tidur dengan posisi yang dianggapnya nyaman tanpa memikirkan apakah itu baik atau tidak terhadap kesehatan. Posisi tidur yang satu pun belum tentu cocok untuk semua orang, tergantung dari kondisi kesehatan dan gaya hidupnya. Ini berbagai posisi tidur yang paling umum, dan tentukan sendiri mana yang paling sesuai untuk Anda.

1. Telentang
Sebagian besar ahli kesehatan akan menyarankan Anda untuk tidur telentang atau berbaring. Posisi ini paling ideal untuk menjaga kesehatan tulang belakang dan leher. Kasur akan menopang tulang belakang dengan baik, punggung pun tetap lurus dan tidak mengerut. Akan lebih baik lagi jika Anda tidur dengan bantal tipis atau tanpa bantal karena membuat tulang leher dalam posisi netral. Terlalu banyak memakai bantal untuk menoopang kepala bisa membuat Anda sulit bernapas.

Tidur telentang juga mencegah terbentuknya garis-garis halus dan kerutan pada wajah, sehingga membantu memperlambat tanda-tanda penuaan karena kulit wajah tidak terkena kontak langsung dengan kain. Saat wajah bersentuhan dengan sprei, biasanya akan meninggalkan bekas-bekas kerutan pada kulit dan jika berlangsung terus menerus bukan tidak mungkin kerutan itu akan menjadi permanen. Namun posisi tidur ini mungkin bisa membuat orang dengan gangguan pernapasan lebih sering mendengkur.

2. Menyamping
Ini adalah posisi tidur yang paling umum. Tidur menyamping baik dan disarankan untuk wanita hamil karena membantu meningkatkan sirkulasi darah ke jantung. Hal itu bisa menguntungkan baik bagi ibu maupun bayi dalam kandungan. Posisi menyamping ke kiri, dianjurkan untuk meringankan heartburn (rasa seperti terbakar pada dada) dan menurunkan asam lambung.

Namun di sisi lain tidur menyamping bisa meningkatkan tekanan pada perut dan paru-paru yang membuat sulit bernapas. Posisi ini juga bisa membuat tangan kesemutan atau mati rasa karena menghambat kelancaran aliran darah dan bisa berbahaya bagi otot dan urat syaraf. Selain itu juga membuat tekanan tubuh berpusat pada bahu yang bisa membuat leher dan otot bahu sakit setelah bangun pagi. Tidur menyamping bahkan bisa membuat payudara tampak turun akibat efek gravitasi. Tidur dengan posisi ini sebaiknya tidak dilakukan setiap hari dan terus menerus, terutama bagi Anda yang memiliki masalah pada paru-paru atau peredaran darah kurang lancar.

3. Tengkurap
Tidur tengkurap bisa membantu mengurangi frekuensi dengkuran dan mengatasi beberapa kasus sleep apnea (jeda napas, atau napas berhenti sejenak saat tidur). Namun kerugian dari tidur dengan posisi ini lebih banyak, bahkan sejumlah pakar, seperti dikutip dari Health Me Up menyebut kalau tengkurap merupakan posisi tidur paling buruk. Posisi ini mengakibatkan sakit pada beberapa bagian tubuh terutama punggung dan tulang belakang, sebab saat tidur tengkurap, berarti tulang bagian belakang tidak tertopang dengan baik. Selain itu posisi tidur ini juga membuat otot dan tulang leher menegang, serta mempercepat penuaan dini seperti timbulnya kerutan dan jerawat.

4. Meringkuk
Meringkuk seperti janin di dalam kandungan adalah posisi tidur yang paling menyamankan dan menjamin Anda bisa tidur lebih nyenyak di malam hari. Tapi posisi ini adalah yang terburuk kedua setelah tengkurap. Tidur semalaman dengan tubuh meringkuk akan membuat leher dan punggung sakit, timbul kerutan dan payudara kendur. Jika Anda terlalu meringkuk juga bisa membuat sesak napas, membuat tulang dan syaraf punggung tegang dan mengakibatkan sakit pada persendian terutama jika lutut dan dagu Anda terlalu menekan dada.

(hst/hst)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Apa Beda Obat Generik dan Obat Paten?

Apa Beda Obat Generik dan Obat Paten?

Ketika memeriksakan diri ke dokter, tak jarang ada pasien yang meminta untuk diresepkan ?obat paten?. Alasannya karena mereka tidak mempan dengan obat generik, atau karena harga obat generik yang murah sehingga mereka berasumsi bila kualitasnya pun ?semurah? harganya. Pada kenyataannya, semua anggapan tersebut hanyalah salah kaprah yang wajib diluruskan di sini. Di dalam dunia farmasi dan kedokteran, dikenal dua jenis obat yaitu obat paten dan obat generik. Obat generik pun dibagi lagi menjadi obat generik berlogo dan obat generik bermerek. Sebenarnya, apa sih perbedaan ketiganya? Mari kita ulas satu persatu selengkapnya di halaman selanjutnya. Apa Beda Obat Generik dan Obat Paten? Obat Paten Obat paten merupakan obat baru yang diproduksi dan dipasarkan oleh sebuah perusahaan farmasi yang memiliki hak paten untuk membuat obat baru tersebut, yang ditemukan berdasarkan serangkaian uji klinis yang dilakukan oleh perusahaan farmasi tersebut sesuai aturan yang telah ditetapkan secara internasional. Obat yang telah diberi hak paten tidak boleh diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan farmasi lainnya tanpa seizing pemilik hak paten. Di Indonesia, hak paten suatu [...]

Orang Dewasa Masih Perlu Vaksinasi

Orang Dewasa Masih Perlu Vaksinasi

Selama ini Anda berpikir bahwa vaksinasi berlaku untuk bayi dan anak-anak saja. Siapa yang menyangka bahwa orang dewasa ternyata masih membutuhkan suntikan pelindung ini? Pada keadaan tertentu, orang dewasa membutuhkan suntik vaksin tambahan tiap beberapa periode. Dengan menerima vaksin, Anda tidak saja melindungi diri sendiri dari serangan penyakit tapi juga ikut mencegah penyebarannya. Vaksinasi Wajib Vaksinasi adalah proses penyuntikan mikroorganisme penyebab penyakit yang telah dilemahkan atau dibunuh ke dalam tubuh Anda atau penyuntikan protein buatan laboratorium yang mirip dengan mikroorganisme tersebut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga ketika Anda terjangkit virus yang sebenarnya, tubuh sudah siap menangkalnya agar tidak berkembang menjadi penyakit. Di Indonesia, ada lima jenis vaksin yang wajib diterima, yaitu hepatitis B, BCG, Polio, MMR, dan DTP. Jika Anda belum menerimanya sewaktu kecil, Anda wajib mendapatkan suntik vaksin jenis-jenis tersebut. Hepatitis B Penyebaran penyakit yang menyerang organ hati ini sangat tinggi di Indonesia. Pada akhir tahun 2013, ada sekitar 25 juta penduduk Indonesia yang menderita penyakit ini . Itulah [...]

Benarkah Payudara yang Kecil Tidak Dapat Menyusui?

Benarkah Payudara yang Kecil Tidak Dapat Menyusui?

Banyak wanita yang merasa bahwa ukuran payudara berpengaruh terhadap kesuksesan saat mereka dalam program menyusui anak nantinya. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, karena ukuran payudara seseorang tidak berhubungan dengan produksi ASI. Proses menyusui dalam istilah medis dikenal dengan proses laktasi yaitu proses produksi, sekresi, pengeluaran ASI sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. Perlu diketahui bahwa ukuran payudara dipengaruhi oleh faktor jaringan lemak didalamnya dimana jaringan lemak ini tidak mempunyai peran sama sekali dalam proses laktasi. Jadi pada intinya, ukuran payudara TIDAK BERPENGARUH pada kelancaran pemberian ASI. Namun demikian, ada beberapa faktor yang memegang peranan penting dalam kelancaran pemberian ASI, diantaranya: Faktor Kelancaran ASI: Berikut faktor yang berperan dalam proses laktasi (menyusui): Anatomi payudara Pada payudara terdapat fungsi untuk duktus laktiferus yang berfungsi untuk mengalirkan ASI, di ujung duktus terdapat tempat untuk memproduksi ASI yang dinamakan alveoli. Alveoli dan duktus dikelilingi oleh jaringan penyangga dan lemak. Hormon Faktor yang paling berperan dalam proses laktasi adalah pengaruh da [...]

Sering Terbangun dari Tidur di Malam Hari? 4 Hal Ini Penyebabnya

Sering Terbangun dari Tidur di Malam Hari? 4 Hal Ini Penyebabnya

Pukul 10 atau 11 malam, Anda dengan mudahnya tertidur lelap. Namun begitu pukul 3 pagi, Anda terbangun dengan mata terbuka lebar dan tidak sedikit pun merasa ngantuk. Sering atau bahkan setiap malam mengalami kejadian serupa? Kondisi ini disebut dengan mid-insomnia atau kesulitan menjaga tidur yang terbilang normal.Dijelaskan James Findley, Ph.D., direktur klinis dari Behavioral Sleep Medicine Program di University of Pennsylvania, ada tiga siklus tidur yang terjadi setiap malamnya. Dimulai dari tidur nyenyak yang dalam, tidur dengan kesadaran sedang hingga tidur ringan. Tapi ada kalanya ketika sedang tidur lelap, fase tidur tiba-tiba bergerak ke tahapan tidur yang lebih ringan sehingga besar kemungkinan akan terbangun. Alhasil banyak orang yang mengalami 'tidur terpecah' saat dini hari. "Biasanya Anda akan bangun, mengubah posisi tidur dan kembali tidur. Itu hal yang normal dan bukan masalah," ujar James, seperti dikutip dari Huffington Post. Namun jika Anda terbangun di malam atau dini hari, dan sulit tertidur lagi lebih dari 30 menit selama tiga sampai empat hari dalam seminggu, maka kemungkinan Anda mengalami gangguan tidur yang lebih serius. Apa saja penyebabnya?1. Faktor U [...]

Benarkah Berpelukan Bisa Obati Depresi?

Benarkah Berpelukan Bisa Obati Depresi?

Mengatasi depresi tak harus dengan pergi ke psikolog atau menenggak obat-obatan penenang. Menurut beberapa studi, depresi bisa diobati dengan berpelukan. Benarkah?Seperti yang dikutip dari Prevention internasional, 11 persen orang Amerika kerap kali meminum obat anti-depresan untuk mengatasi depresi. Obat tersebut mengandung senyawa kimia yang disebut oksitosin, senyawa yang juga diproduksi tubuh saat Anda sedang berpelukan atau berhubungan seks. Oksitosin terbukti bisa mengobati depresi.Terdapat sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa ketika tikus-tikus terpisah dari gerombolannya, tikus akan menunjukkan tanda-tanda kecemasan, stres dan depresi yang akan mereda setelah disuntik dengan oksitosin. Studi yang dipresentasikan pada tahun 2007 pada pertemuan Society for Neuroscience, menunjukkan efek hormon oksitosin terhadap situasi stres.Para ilmuwan di UC San Diego School of Medicine juga melakukan uji coba klinis secara acak, merasa optimis dengan pengaruh oksitosin terhadap depresi. "Ilmu dasar, apa yang kita lihat dalam penelitian yang melibatkan binatang dan manusia, mengindikasi ada alasan mengapa oksitosin memainkan peran dalam beberapa jenis depresi," [...]

Taruh Dompet di Saku Celana Bisa Bahayakan Saraf

Taruh Dompet di Saku Celana Bisa Bahayakan Saraf

Merupakan hal yang biasa jika para pria menaruh dompetnya di saku belakang celana mereka. Namun kebiasaan itu justru bisa berbahaya karena mempengaruhi saraf-saraf tubuh.Para ahli mengungkapkan orang-orang yang duduk dengan dompet di saku belakang celana memiliki risiko merusak saraf-saraf kunci. Kondisi ini sudah menjadi sangat umum di masyarakat hingga dijuluki dengan nama 'hip-pocket syndrome' atau 'wallet-neuropathy'.Pria yang selalu meletakkan dompet di saku belakangnya adalah kelompok yang paling berisiko terkena kondisi ini. Ahli fisioterapi menuturkan adanya lonjakan jumlah pria yang menderita atau mengeluhkan sakit punggung bagian bawah, dan diduga posisi dompet menjadi penyebab utama kondisi ini."Saat ini semakin banyak pasien saya yang datang ke klinik dengan keluhan seperti itu. Kondisi ini dipicu oleh posisi dompet yang menekan saraf di belakang tubuh dan seiring waktu bisa menyebabkan linu panggul," ujar Julian Forth, seorang fisioterapis di Buckhurst Hill, Essex, seperti dikutip dari Detikhealth.Firth mengungkapkan dompet tersebut akan menekan saraf-saraf di tubuh baik pada saat orang mengemudi atau ketika duduk di tempat kerja. Kondisi ini juga bisa mengakibatkan [...]

Kembali Ereksi dengan Stent Arteri di Penis

Kembali Ereksi dengan Stent Arteri di Penis

Oleh: dr. Alvin Nursalim Disfungsi ereksi merupakan keluhan yang umum dirasakan oleh banyak pria. Diperkirakan sekitar 50 % pria berusia dari 40 sampai 70 tahun mengalami disfungsi ereksi. Keluhan yang umumnya ada pada pasien dengan disfungsi ereksi adalah kesulitan dalam mempertahankan ereksi. Salah satu terobosan terbaru penanganan disfungsi ereksi adalah dengan pemasangan stent atau semacam cincin pada arteri penis untuk memperlancar peredaran darah ke penis. Mari kita kenali lebih jauh teknologi kesehatan yang satu ini. Apa penyebab disfungsi ereksi? Terdapat banyak penyebab dari disfungsi ereksi, mulai dari penyakit sampai gangguan psikologis. Salah satu penyebab disfungsi ereksi adalah adanya penyakit arteri perifer. Arteri adalah pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi untuk jaringan tubuh, salah satunya penis. Jika pembuluh darah arteri tersumbat oleh suatu hal maka aliran darah menjadi tidak lancar. Salah satu sumbatan arteri yang dapat terjadi adalah penumpukan lemak pada pembuluh arteri. Mungkin Anda sudah cukup akrab dengan sumbatan plak lemak (atherosklerosis) pada pembuluh darah jantung. Namun kelainan ini ternyata dapat terjadi pada pembuluh darah di bagian [...]

Tes Pre-eklamsia Dini

Tes Pre-eklamsia Dini

Kondisi kehamilan beresiko akibat pre-eklamsia kini telah mampu di prediksi sedini mungkin sehingga dapat mencegah segala komplikasi pada kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini di publikasikan dalam pertemuan tahunan the American Society of Nephrology terhadap 300 wanita, dikutip dari BBC News Health (12/11). Meningkatnya tekanan darah dan kelebihan kadar protein dalam urin ibu hamil merupakan kondisi serius yang biasa disebut pre-eklamsia. Bila tidak dimonitor secara khusus oleh dokter ahli kandungan, ibu dan bayi bisa berada dalam keadaan bahaya yang mengancam jiwa keduanya. Untuk itu seringkali dokter menganjurkan agar anak segera dilahirkan apabila gejala pre-eklamsia terjadi di minggu-minggu akhir kehamilan, dan melarang segala aktifitas ibu hamil apabila pre-eklamsia terjadi di awal kehamilan agar dapat memperpanjang kehamilan hingga bayi dianggap cukup kuat untuk dilahirkan. Bahkan tidak jarang pre-eklamsia berlanjut hingga setelah kelahiran sebagai kondisi eklamsia yang juga mengancam jiwa. Hingga kini penyebab pre-eklamsia masih sebatas kemungkinan dan hipotesis semata, tak ayal banyak para dokter belum dapat merawat ibu hamil dengan pre-eklamsia sebelum terjadinya gejala [...]

Stroke Infarct: Ketika Pipa di Otak Macet

Stroke Infarct: Ketika Pipa di Otak Macet

Oleh: dr. Dianika Putri Puspitasari KLIKDOTER.com - Stroke merupakan penyakit yang menjadi momok bagi semua orang. Berdasarkan data dari The Global Burden of Disease (GBD), stroke menempati peringkat kedua penyebab kematian tertinggi setelah penyakit jantung iskemik. Stroke merupakan penyebab utama kecacatan pada dewasa. Lebih dari separuh penderita stroke yang bertahan hidup memerlukan bantuan orang lain untuk mampu melakukan aktivitas harian. Stroke mengakibatkan disabilitas yang jauh lebih besar dibanding penyakit kronis lain. Stroke dapat digolongkan menjadi 2 yaitu: stroke perdarahan stroke infarct Apa itu Stroke Infarct? Adalah kondisi dimana terdapat kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Bagaimana Bisa Terjadi? Glukosa dan oksigen dialirkan melalui aliran darah yang melewati pembuluh darah otak. Jika pembuluh darah diibaratkan sebagai pipa, adanya hambatan pada pipa bisa mengganggu jalannya aliran darah. Hambatan pada pipa pembuluh darah di otak bisa terjadi akibat adanya kerak yang kita sebut sebagai atherosklerosis, penyempitan pipa (stenosis), tidak terbentuknya pipa secara sempurna (aplasia & [...]

Cara yang Benar Makan & Masak Sayuran, Stroberi dan Tomat

Cara yang Benar Makan & Masak Sayuran, Stroberi dan Tomat

Anda biasa memasak sayur bayam dengan merebusnya? Atau akrab dengan terbiasa memotong buah untuk disantap? Sebaiknya mulai merubah kebiasaan tersebut, karena jika demikian Anda selama ini memasak dan makan dengan cara yang salah. (Baca: 5 Kebiasaan Makan di Restoran yang Menyebabkan Kegemukan) Simak beberapa cara memasak dan makan yang sebaiknya dianjurkan secara kesehatan berikut ini: Cara yang Benar Memasak Sayuran Kesalahan Anda : Merebus / Microwave Cara yang Benar : Kukus Mengkukus merupakan cara yang tepat untuk membantu mempertahankan nutrisi anti-kanker yang ada di dalam brokoli sesuai dengan penelitian dari University of Illinois. Sulforaphane (kandungan anti-kanker) ada dalam jumlah yang tinggi di sayuran brokoli, kol, kubis, dan argula. Enzim myrosinase merupakan enzim yang penting untuk mencerna kandungan diatas dapat hilang bila metode masak yang dilakukan salah. (Baca: Mengolah Makanan Sehat yang Benar) Mengkukus dengan panas yang rendah tidak dapat merusak myrosinase. Baiknya adalah mengkukus brokoli menggunakan keranjang 3 -4 menit saja untuk memicu keluarnya kandungan anti-kanker tersebut. Cara yang Benar Makan Strawb [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *