Tiga Kunci Tulang Kuat

Tiga-Kunci-Tulang-Kuat.jpg

Setiap orang pasti ingin memiliki tulang yang kuat. Tulang merupakan struktur tubuh yang penting. Jika tulang mengalami gangguan maka seorang akan mengalami kesulitan dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Hal ini menjadi lebih jelas terasa pada wanita saat memasuki masa menopause. Wanita pada masa menopause memiliki risiko untuk mengalami osteoporosis atau pengeroposan tulang. Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi lebih rapuh dan mudah mengalami patah tulang.

Namun terdapat beberapa cara untuk menambah kekuatan tulang. Apa saja yang perlu Anda lakukan untuk memiliki tulang yang kuat?

  1. Makan cukup kalsium

Kalsium merupakan salah satu komponen penyusun tulang. Pria dan wanita pada usia produktif membutuhkan asupan kalsium sekitar 1,000 miligram per hari. Kebutuhan asupan kalsium ini meningkat ketika seorang wanita mencapai usia 50 tahun dan seorang pria mencapai usia 70 tahun. Sumber kalsium yang baik meliputi: produk susu rendah lemak, sayuran hijau, produk kedelai. Apabila Anda mengkonsumsi makanan yang kaya gizi -contohnya jika Anda rutin mengonsumsi menu makanan dengan gizi seimbang seperti susu,buah dan sayuran setiap hari- maka mengonsumsi produk suplementasi kalsium tambahan belum prioritas. Namun, jika asupan makanan tidak dapat memenuhi kebutuhan kalsium, mengonsumsi suplementasi kalsium dapat menjadi pilihan.

Penjelasan berikutnya pada halaman selanjutnya.

Tiga Kunci Tulang Kuat

  1. Asupan cukup vitamin D

Walaupun kalsium memiliki peran penting dalam membentuk tulang yang kuat, vitamin D memegang peranan penting dalam penyerapan kalsium dari saluran pencernaan. Walaupun asupan kalsium Anda cukup, jika tidak disertai jumlah vitamin D yang cukup maka penyerapan kalsium akan terganggu. Pembentukan vitamin D memerlukan paparan sinar matahari. Dosis vitamin D yang diperlukan manusia dewasa adalah sekitar 600-800 international unit per hari.

  1. Olahraga

Olahraga dapat membantu membentuk tulang yang kuat. Olahraga memiliki efek yang baik ketika dilakukan sejak usia muda. Olahraga harus dilakukan berkala dan terus menerus bahkan sampai usia tua. Terdapat anggapan yang keliru bahwa orangtua harus istirahat terus menerus dan menghindari olah raga. Untuk mempertahankan fungsi kognitif dan stamina tubuh, orangtua dianjurkan untuk tetap aktif.

Untuk menjaga kekuatan tulang, jenis olahraga yang disarankan adalah olahraga angkat beban yang dapat memperkuat tulang dan dilakukan dari usia muda. Penting diketahui, olahraga angkat beban sangat tidak dianjurkan bagi penderita osteoporosis. Namun, dianjurkan untuk dilakukan oleh bukan pasien osteoporosis guna menjaga kesehatan tulang di kemudian waktu.

Selain itu, kombinasi olahraga aerobik dan olahraga beban dianjurkan untuk mencapai kesehatan jantung dan tulang. Olahraga sudah terbukti dapat meningkatkan kepadatan tulang dan memiliki efek yang baik untuk kesehatan jantung.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Mengenal Osteoporosis Sekunder

Mengenal Osteoporosis Sekunder

Osteoporosis sekunder merupakan kondisi pengeroposan tulang yang terjadi akibat kondisi medis dan penggunaan obat-obatan. Kondisi medis yang ada banyak dipicu oleh kondisi kelainan endokrin, gangguan fungsi hati, ginjal, defisiensi vitamin D, gangguan hematologi, kelainan saluran cerna dan berbagai macam obat-obatan.Juga penderita gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal, seperti halnya: tiroid dan adrenal, atau pada mereka yang mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dan kebiasaan merokok dapat memperburuk kondisi ini.Salah satu faktor penyebab yang paling sering pada osteoporosis sekunder adalah produksi sel hormon glukokortikoid berlebihan. Dimana glukokortikoid yang berlebihan dapat menyebabkan penghambatan proses regenerasi sel tulang. Serta merta glukokortikoid juga berperan banyak dalam proses menghambat penyerapan kalsium ke sel tulang. Dalam kasus ini, jika terjadi dalam jangka pandang akan menyebabkan osteoporosis.Gejala yang dialami oleh penderita osteoporosis bermacam-macam, seperti serangan rasa nyeri secara akut di bagian tertentu pada punggung.Semakin mengindikasikan yang semakin nyeri jika berdiri atau berjalan, juga terbentuk [...]

Mengenali Jenis-Jenis Osteoporosis

Mengenali Jenis-Jenis Osteoporosis

Osteoporosis bukan lagi masalah kecil di bidang kesehatan. Diperlukan perhatian khusus pada kesehatan tulang yang menjadi pangkal masalah osteoporosis. Selama ini mungkin Anda lebih peduli pada kesehatan organ dalam tubuh tanpa memperhatikan tulang yang menjadi kerangka pembentuk tubuh itu sendiri.Nah, untuk mengenali osteoporosis lebih jauh, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenis osteoporosis yang ada.Osteoporosis primerOsteoporosis primer merupakan jenis yang paling umum dari osteoporosis, dan lebih sering dialami oleh kaum wanita ketimbang pria. Pada wanita, hilangnya kepadatan tulang biasanya dimulai setelah periode menstruasi bulanan berhenti yakni antara usia 45 dan 55). Pada pria, penipisan tulang umumnya dimulai sekitar usia 45 sampai 50 tahun ? ketika produksi testosteron mereka melambat.Osteoporosis sekunderOsteoporosis sekunder memiliki gejala yang sama seperti osteoporosis primer. Namun, osteoporosis sekunder disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti hiperparatiroidisme, hipertiroidisme, atau leukemia. Hal ini juga bisa terjadi karena konsumsi obat yang dapat menyebabkan kerusakan tulang, seperti kortikosteroid (jika digunakan lebih dari 6 bulan), hormon tiroid, d [...]

Memulai Olahraga untuk Pencegahan Osteoporosis

Memulai Olahraga untuk Pencegahan Osteoporosis

Serangan osteoporosis melanda pada kaum wanita yang malas bergerak atau berolahraga. Karena sudah sifat dasar tubuh dalam mengelola proses regenerasi sel tulang dengan dibantu peran berolahraga. Jika tubuh jarang berolahraga, bahkan bergerak, maka akan terhambat proses osteoblas-nya (proses pembentukan massa tulang).Hal tersebut mengakibatkan kepadatan massa tulang akan berkurang. Semakin banyak gerak dan olahraga maka otot akan memacu tulang untuk membentuk massa. Untuk pencegahan osteoporosis, ada beberapa program olahraga yang dapat membantu memerkecil risiko pengeroposan tulang.Namun penting untuk diketahui, sebelum mengawali program aktivitas olahraga adalah melakukan pemeriksaan keadaan tubuh. Kemampuan tubuh perlu disesuaikan dengan porsi latihan yang akan dilakukan.Program latihan yang baik dan tepat untuk penderita osteoporosis adalah program yang terdiri dari lima tipe latihan-latihan olahraga. Yakni, di antaranya: Aerobik yang Memanfaatkan Beban Berat Badan Aktivitas aerobik dapat dilakukan dengan jalan kaki perlahan, cepat, atau joging. Bagian-bagian tulang yang mendapatkan manfaat dari latihan ini ialah tulang pada pinggul, punggung, dan pinggang. Latihan dengan Bentu [...]

Mengenal Lebih Jauh Osteoporosis

Mengenal Lebih Jauh Osteoporosis

Osteoporosis adalah suatu keadaan yang ditandai dengan massa (berat) tulang yang rendah dan kerusakan pada jaringan di dalam tulang.Pada Osteoporosis, terjadi penurunan kualitas tulang dan kuantitas kepadatan tulang, padahal keduanya sangat menentukan kekuatan tulang sehingga penderita Osteoporosis mudah mengalami patah tulang atau fraktur.Dari hasil Analisis Data Risiko Osteoporosis oleh Puslitbang Gizi Depkes pada tahun 2006 menyatakan; 2 dari 5 orang Indonesia berisiko osteoporosis. Angka ini ditemukan lebih tinggi dari prevalensi dunia, dimana 1 dari 3 orang berisiko osteoporosis.Selain itu, Anda perlu tahu juga bahwa osteoporosis ada jenis-jenisnya. Berikut penjelasan selangkapnya di halaman selanjutnya. Mengenal Lebih Jauh Osteoporosis Jenis-jenis OsteoporosisAda 2 jenis Osteoporosis: Osteoporosis primer, merupakan jenis Osteoporosis yang tidak diketahui penyebabnya. Osteoporosis sekun [...]

Kebiasaan Penyebab Tulang Keropos

Kebiasaan Penyebab Tulang Keropos

Langkah pertama dalam mencegah osteoporosis adalah menentukan apakah kita berisiko untuk terkena osteoporosis atau tidak? Karakteristik fisik yang berbeda tiap individu dan kebiasaan pola hidup yang berbeda pula dapat turut berkontribusi untuk terjadinya osteoporosis.Faktor risiko yang dapat menyebabkan osteoporosis terbagi 2 faktor risiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah.Untuk faktor risiko yang tidak dapat diubah, yaitu: Usia. Semakin tua usia anda, maka akan semakin besar risiko terjadinya osteoporosis Jenis Kelamin. Perempuan lebih berisiko terkena osteoporosis daripada pria Riwayat Keluarga. Jika anda memiliki riwayat keluarga terkena osteoporosis, maka Anda pun berisiko tinggi untuk terkena osteoporosis ini Ras. Risiko osteoporosis terjadi pada ras kaukasia dan asia. Body Frame SIze. Pria dan wanita yang memiliki frame tubuh kecil cenderung memiliki risiko lebih tinggi karena mereka memiliki massa tulang yang kurang dari bertambahnya usia mereka. Sedangakan faktor risiko yang dapat diubah biasanya karena faktor kebiasaan gaya hidup , selengkapnya pada halaman selanjutnya: [...]

4 Makanan & Minuman Penyebab Tulang Keropos

4 Makanan & Minuman Penyebab Tulang Keropos

Semua orang tentu sudah tahu bahwa diet untuk mencegah osteoporosis adalah dengan mengonsumsi makanan atau minuman kaya kalsium.Namun jangan jadikan hal itu sia-sia dengan menghindari makanan berikut ini: Garam Garam terdapat di hampir seluruh jenis makanan yang diproses termasuk sayuran yang diawetkan, keripik kentang dan bahkan roti gandum. Hal ini menjadi fokus utama karena asupan garam yang tinggi dapat meningkatkan pengeluaran kalsium pada urine, yang berarti berkurangnya masa tulang. Health promotion board merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 2000 mg sodium per hari atau setara dengan 1 sdt garam. (Baca: Mengurangi Garam Menurunkan Risiko Penyakit Jantung) Alkohol Konsumsi alkohol yang berlebih dapat menyebabkan gangguan penyerapan dan penggunaan kalsium, vitamin D dan nutrisi penting lainnya untuk tulang sehingga dapat meningkatkan resiko osteoporosis. Oleh karena itu tidak dianjurkan untuk mengonsumsi lebih dari 220 ml bir, 100 ml wine atau 30 ml soda.(Baca: Liver Melintir Karena Minum Bir)Berikut makanan dan minuman lainnya yang dapat menjadi penyebab tulang keropos, halaman selanjutnya selengkapnya: [...]

Atasi Osteoporosis dengan Olahraga Teratur

Atasi Osteoporosis dengan Olahraga Teratur

Olahraga merupakan salah satu cara untuk melawan penyakit osteoporosis, karena dapat memperlambat perjalanan penyakit.Semakin banyak pergerakan anggota tubuh, semakin kuat pembentukan tulang dan mencegah tulang menjadi mudah rapuh atau patah. Aktivitas fisik juga dapat meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas anggota gerak tubuh, sehingga menjaga tubuh Anda tidak mudah jatuh.Berikut adalah beberapa olahraga yang dapat membantu tulang menjadi kuat dan mengurangi risiko osteoporosis: Weight-Bearing Exercise. Olahraga ini meliputi latihan yang melawan gaya gravitasi dengan tulang sebagai penopang berat tubuh, sehingga dapat merangsang pembentukan sel-sel tulang yang baru. Tulang pun menjadi lebih kuat dan kualitas jaringan tulang meningkat. Sebaiknya olahraga ini rutin dilakukan setiap hari selama tiga puluh menit.Contoh weight bearing exercise adalah berjalan, lari-lari kecil, menari, sepak bola, bola basket, tenis, bowling, dan golf. Resistance Exercise. Olahraga ini merupakan latihan kekuatan dan ketahanan yang menggunakan kekuatan otot untuk memperbaiki massa otot, memperkuat tulang, serta meningkatkan daya tahan otot. Sebaiknya olahraga ini dilakukan dua sampai tiga kali dal [...]

Mencegah Tulang Keropos pada Usia Muda

Mencegah Tulang Keropos pada Usia Muda

Tidak hanya orang usia lanjut, mereka yang terbilang masih muda juga bisa terkena osteroporosis. Osteoporosis sering dijuluki sebagai ?silent thief? atau juga ?silent disease?, karena tidak memiliki gejala yang nyata sampai sudah mencapai tahap lanjut, bahkan gambaran radiologis baru jelas bila penurunan kepadatan tulang sudah lebih dari 30%.Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui apakah kita mengalami osteoporosis? Anda harus waspada apabila terdapat gejala sebagai berikut: Patah tulang akibat trauma ringan Tubuh makin pendek atau postur tubuh makin membungkuk Nyeri punggung Patah tulang yang terjadi dapat di lokasi mana saja, tetapi yang paling sering adalah lokasi tulang belakang, tulang pangkal paha, dan tulang pergelangan tangan.Apabila Anda mengalami gejala-gejala tersebut di atas, maka tidak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis bedah tulang. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan klinis lengkap untuk memastikan apakah Anda mengalami osteoporosis.Berikut adalah beberapa hal yang bisa mencegah terjadinya tulang keropos, selengkapnya di halaman selanjutnya: [...]

Kalsium untuk Mencegah Osteoporosis

Kalsium untuk Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis atau akrab dikenal dengan tulang keropos, dapat terjadi jika terlalu banyak zat mineral terhilang dari kerangka tulang. Tulang kemudian menjadi rapuh dan lebih mudah patah. Patah tulang yang paling umum adalah tulang pinggul, tulang belakang dan tulang pergelangan tangan.Penekanan kebutuhan asupan nutrisi khusus pada penyandang osteoporosis ditekankan pada kebutuhan kalsium guna memenuhi zat mineral yang terhilang dari kerangka tulang. Namun kebutuhan kalsium yang ada disesuaikan dengan usia. Usia 1-3 tahun perlu 500 mg/per hari. Usia 4-8 memerlukan 800 mg/per hari Usia 9-18 perlu 1.300 mg/per hari. Usia 19-50 butuh 1.000 mg/per hari. Usia >50 tahun butuh sekitar 1.200 mg/per hari. Khusus ibu hamil dan menyusui membutuhkan 1.000-1.300 mg per hari.Kalsium bisa didapatkan dari makanan dan minuman. Di antaranya, kedelai, ikan teri, ebi, brokoli, susu, tablet kalsium, dan masih banyak lagi. Olahraga secara teratur sejak dini menjadi salah satu hal penting untuk menghambat osteoporosis.Masalah yang sering terjadi ialah osteoporosis banyak terpicu justru dari pola diet yang sembarangan. Umumnya orang yang sedang menjalani diet tanpa bimbingan ahli nutrisi justru mela [...]

Kalsium dan Osteoporosis

Kalsium dan Osteoporosis

Osteoporosis harus dicegah sedari dini. Sebisa mungkin semenjak dari kandungan. Sedari dini usahakan untuk mencegah osteoporosis. Dimana sang ibu dituntut untuk mengonsumsi kalsium yang secukupnya untuk memenuhi kebutuhan asupan kalsium sang jabang bayi pula disamping kebutuhan kalsium sang ibu itu sendiri.Kalsium merupakan elemen mineral yang paling banyak terdapat di dalam tubuh. Pada berat tubuh 70 kg terdapat kurang lebih 1,200 gr kalsium. Dari jumlah tersebut, 99% berada dalam tulang rangka, sedangkan 1% berada di dalam jaringan lain dan cairan tubuh yang secara luas didistribusikan ke seluruh tubuh. Kalsium juga sebagai katalisator berbagai proses biologi dalam tubuh dan mempertahankan fungsi membran sel. Karena itu untuk dapat mempertahankan keseimbangan kalsium diperlukan pemasukkan kalsium lebih dari 1.200 gr/hari untuk usia 51 tahun ke atas, dan 1.000 mg/hari untuk 19-50 tahun. Pada anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan, tingkat penyerapan kalsium dapat mencapai 75%. Sangat bahaya jika yang terjadi ialah kalsium tubuh mengalami kekurangan untuk menunjang proses pertumbuhan mereka. Walaupun tubuh akan mengambil cadangan kalsium yang ada pada tulang. Namun jika terjad [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *