Tingkatkan Kecerdasan Anak dengan Makanan Ini

Tingkatkan-Kecerdasan-Anak-dengan-Makanan-Ini.jpg

Tahukah Anda bahwa otak berkembang sejak 8-14 minggu setelah terjadi proses pembuahan? Proses perkembangan otak akan terus berlanjut dengan cepat hingga usia kehamilan trimester akhir. Setelah bayi lahir, otak akan terus berkembang hingga usia 3 tahun.

Perkembangan dan kematangan otak anak antara yang satu dan yang lainnya berbeda-beda, tergantung dari stimulasi yang ada di lingkungan sekitarnya dan juga nutrisi yang diberikan.

Nutrisi dalam makanan tidak hanya bermanfaat untuk pertumbuhan dan kesehatan anak, tapi juga bermanfaat untuk menstimulasi otak anak.

Seorang anak yang tidak diberikan makanan dengan nutrisi seimbang, maka pertumbuhannya akan terhambat dibandingkan dengan anak seusianya. Selain itu, pemberian nutrisi yang kurang tepat akan menurunkan daya konsentrasi, menurunkan kemampuan anak dalam mempelajari dan menangkap hal-hal baru.

Beberapa nutrisi yang bagus untuk meningkatkan kecerdasan anak di antaranya, selengkapnya di halaman selanjutnya:

Tingkatkan Kecerdasan Anak dengan Makanan Ini

Beberapa nutrisi yang bagus untuk meningkatkan kecerdasan anak di antaranya:

  • Sayuran

Berbagai sayuran yang mengandung vitamin dan mineral dibutuhkan untuk meningkatkan kecerdasan otak anak. Sayuran memiliki banyak warna, dan warna sayuran memiliki kandungan antioksidan yang bagus bagi tubuh. Misalnya: paprika merah, wortel, brokoli mengandung betakaroten yang dapat mendukung pertumbuhan otak; tomat mengandung likopen yang berfungsi melindungi selaput otak; bit mengandung antasianid yang mampu melindungi membran otak; dan bayam mengandung lysine yang mampu menambah nafsu makan anak serta vitamin B9 yang dapat meningkatkan daya ingat anak.

  • Buah-buahan

Pilihlah buah-buahan yang mengandung vitamin C dan vitamin E yang tinggi, seperti alpukat dan pisang. Kedua buah tersebut sangat baik untuk perkembangan otak anak.

  • Ikan

Ikan adalah sumber protein yang kaya omega-3, asam lemak DHA, asam lemak EPA yang dapat membantu pertumbuhan otak. Jenis ikan yang bisa dikonsumsi oleh anak di antaranya ikan yang tidak bersisik seperti lele, belut, baung, patin, sembilang, salmon, sarden, dan tuna.

  • Telur dan daging

Telur dan daging juga merupakan sumber protein. Dengan mengonsumsi telur secara teratur, khususnya bagian kuning, dapat meningkatkan daya ingat pada anak. Begitu juga daging, karena daging mengandung tinggi protein, mineral dan zat besi.

  • Susu

Susu merupakan penyempurna pada nutrisi makanan. Susu mengandung banyak protein dan vitamin B yang berfungsi untuk meningkatkan perkembangan otak sekaligus daya ingat.

  • Olahan kacang kedelai

Olahan kacang kedelai seperti tahu, tempe, ataupun susu kedelai memiliki kandungan yang tinggi protein, karbohidrat, vitamin, dan serat. Semua elemen tersebut sangat bagus untuk perkembangan otak anak, apalagi dalam masa emas pertumbuhannya.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
7 Manfaat Pelukan Bagi Si Kecil

7 Manfaat Pelukan Bagi Si Kecil

Pelukan merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengekspresikan rasa sayang dan ingin melindungi. Selain menunjukkan rasa cinta dan mempererat hubungan Bunda dan Ayah dengan Si Kecil, di balik pelukan ternyata juga tersimpan manfaat kesehatan yang tidak kalah pentingnya.Begitu pentingnya manfaat pelukan, sampai-sampai beberapa rumah sakit di Amerika menganjurkan agar orangtua memberikan pelukan bagi bayi mereka yang sedang dirawat di ruang perawatan intensif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pelukan yang diberikan orangtua secara teratur terbukti dapat memperbaiki tanda-tanda vital sang bayi.Apa saja manfaat dari sebuah pelukan? Mari simak penuturan berikut ini. Pelukan dapat meningkatkan hormon oksitosin (hormon yang dilepaskan saat seseorang merasa rileks dan bahagia) yang dapat mengobati rasa kesepian dan amarah. Selain itu, hormon serotonin yang dapat meningkatkan mood dan kebahagiaan pun meningkat. Sebaliknya, pelukan juga dapat menurunkan hormon kortisol (hormon yang dilepaskan saat seseorang dalam keadaan stres dan tertekan). Pelukan dapat menurunkan perasaan cemas dan gelisah. Anak yang sering dipeluk juga terbukti memiliki sifat agresif yang lebih rendah. Pelukan d [...]

Cara Membiasakan Makan Sehat Pada Anak

Cara Membiasakan Makan Sehat Pada Anak

Dengan mengajari anak kebiasaan makan yang sehat, Anda dapat membantunya tumbuh dan berkembang secara normal. Selain itu, kebiasaan makan yang teratur sejak dini akan mempengaruhi gaya hidup mereka ketika mereka dewasa.Beberapa aspek yang paling penting dari kebiasaan makan sehat adalah pengontrolan porsi serta lemak yang terkandung. Cara sederhana untuk mengurangi asupan lemak dalam diet anak Anda mencakup: Produk susu rendah lemak atau tanpa lemak Ayam tanpa kulit Roti gandum dan sereal Camilan sehat seperti buah dan sayuran Mengurangi gula dan garam Pendekatan lain yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kebiasaan makan sehat pada anak, di antaranya: Pendekatan lain yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kebiasaan makan sehat pada anak, di antaranya: Membimbing ketimbang mendikte Menyuruh anak terus-menerus untuk mengonsumsi makanan yang sehat tidak akan membuat mereka sadar. Anda harus [...]

Penanganan Urtikaria

Penanganan Urtikaria

Pada dasarnya Urtikaria (Kaligata) atau biasa disebut Biduran tidak mengancam keselamatan jiwa dan dapat diatasi dengan obat-obatan. Untuk Anda yang mengalami Urtikaria akut tidak perlu panik karena gejala akan menghilang sendiri dalam beberapa hari.Urtikaria memang selalu muncul dengan ciri-ciri kulit kemerahan atau pucat dan sedikit mononjol dari permukaan kulit. Para penderita Urtikaria juga mengalami rasa gatal dan nyeri serta rasa panas pada bagian kulit yang mengalami Urtikaria. Untuk Anda yang tidak nyaman dan mengalami berbagai masalah seperti penjelasan di atas dapat langsung pergi menuju instalasi gawat darurat terdekat dan mendapat perawatan.Sedangkan untuk kasus Urtikaria Kronis seringkali sulit untuk diobati dan dapat berlangsung lama. Penderita Urtikaria Kronis biasanya akan mendapat suntikan dari dokter untuk membantu mempercepat pengobatan kemudian baru ditambah dengan berbagai obat-obatan lainnya. Beberapa obat yang biasa digunakan untuk mengobati Urtikaria antara lain: [...]

Inilah Makanan yang Mendukung Kecerdasan Anak

Inilah Makanan yang Mendukung Kecerdasan Anak

Nutrisi memegang peranan penting dalam pertumbuhan seorang anak. Pertumbuhan yang normal harus didukung dengan asupan nutrisi dan kondisi kesehatan yang baik. Pertumbuhan yang kurang baik bisa ditandai dari 2 hal, yaitu tinggi badan pendek dibanding usianya dan gagal tumbuh.Lalu berapakah tinggi badan yang normal untuk seorang anak? Selain ditentukan oleh genetik, tinggi badan juga ditentukan oleh faktor nutrisi. Pertumbuhan tinggi badan seorang anak dikatakan normal apabila berada pada rentang tinggi badan pada populasi anak secara umum. Biasanya tenaga medis akan menggunakan acuan grafik menurut CDC atau WHO.Makanan bergizi dan sarapan penting untuk pertumbuhan anak yang optimal. Pada penelitian Kleinman, dkk disebutkan bahwa anak yang tadinya tidak mendapatkan sarapan dengan komposisi gizi yang memadai setelah mendapatkan sarapan dengan komposisi gizi baik ternyata mengalami peningkatan kemampuan akademik dan fungsi psikososial dengan teman sebayanya.Lalu makanan apa sajakah yang dapat mengoptimalkan pertumbuhannya?Klik ?next? untuk membaca lanjutan artikelnya. [...]

Gejala dan Tanda Rinitis Alergi Pada Anak

Gejala dan Tanda Rinitis Alergi Pada Anak

Rinitis alergi tidak hanya dapat menyusahkan anak, tetapi juga sekelilingnya. Oleh sebab itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui gejala dan tanda rinitis alergi pada anak.Gejala dan tanda rinitis alergi:-Rasa gatal di hidung dan mata-Bersin berulang-ulang-Cairan hidung (ingus) encer-Hidung tersumbat-Bernapas melalui mulutHidung tersumbat dapat terjadi secara bilateral, unilateral atau bergantian. Gejala bernapas melalui mulut sering terjadi pada malam hari yang dapat menimbulkan gejala tenggorokan kering, mengorok, gangguan tidur, serta gejala kelelahan pada siang hari. Gejala lain dapat berupa suara sengau, gangguan penciuman dan pengecapan, serta gejala sinusitis. Gejala kombinasi bersin, ingusan, serta hidung tersumbat adalah gejala yang paling dirasakan mengganggu dan menjengkelkan.Rinitis alergi diklasifikasikan berdasarkan sebagai berikut: Rinitis Alergi Diklasifikasikan Berdasarkan Sebagai Berikut: [...]

Batasi Waktu Anak Di Depan Layar Elektronik!

Batasi Waktu Anak Di Depan Layar Elektronik!

Anak-anak yang menonton televisi atau menggunakan komputer lebih dari 2 jam setiap hari lebih berisiko untuk mengalami masalah psikologis dari pada anak-anak yang tidak melakukan hal tersebut. Hal tersebut berlaku meskipun anak tersebut termasuk anak yang cukup aktif. Kesimpulan ini ditarik berdasarkan penelitian terbaru pada 1.013 anak-anak berusia 10-11 tahun di Inggris. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan waktu lebih dari 2 jam di depan layar elektronik, baik menonton televisi, ataupun menggunakan komputer, atau kombinasi keduanya, memiliki kecenderungan untuk untuk bermasalah dalam hubungan sosial dengan orang lain dan teman-teman sebayanya. Anak-anak ini juga cenderung memiliki kesulitan untuk mengungkapkan perasaan sedih atau tidak bahagia yang mereka alami. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa meskipun anak tersebut merupakan anak yang aktif secara fisik (senang berolahraga, bermain di luar rumah/lapangan bermain), namun jika menonton televisi atau bermain game komputer lebih dari 2 jam tetap memiliki kecenderungan yang sama dengan anak yang tidak aktif secara fisik untuk mengalami gangguan psikologis. Lebih jauh lagi diteliti, anak-anak yang m [...]

Solusi Gangguan Belajar Pada Anak

Solusi Gangguan Belajar Pada Anak

Oleh: dr. Nadia Octavia Gangguan belajar merupakan suatu gangguan yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mendapatkan, meraih dan menggunakan kemampuan akademis seperti membaca dan berhitung. Gangguan belajar bukanlah suatu cacat atau gangguan mental dan tidak merefleksikan patokan kecerdasan seorang anak. Berikut adalah jenis-jenis gangguan belajar yang umum ditemui: DisleksiaDisleksia merupakan suatu gangguan belajar yang ditandai dengan kesulitan membaca, mengeja dan mengulang kata-kata. Diskalkulia Diskalkulia merupakan suatu gangguan belajar yang berkaitan dengan konsep matematika ditandai dengan ketidakmampuan menangani masalah matematika sederhana atau mengumpulkan informasi atau suatu kejadian. Penyimpangan belajar non-verbalGangguan belajar ini ditandai dengan kesulitan menangkap signal non-verbal seperti koordinasi dan bahasa tubuh. Apakah yang menyebabkan gangguan belajar? GenetikFaktor gen yang sudah terdapat di DNA penyandang gangguan belajar, dimana didapat dari generasi sebelumnya. Kondisi medisGangguan pertumbuhan saat di dalam kandungan (pertumbuhan janin terhambat), paparan [...]

Anak Bisa Lebih Berprestasi dengan Minyak Ikan

Anak Bisa Lebih Berprestasi dengan Minyak Ikan

Sejak dulu minyak ikan sudah terkenal dengan khasiatnya. Minyak ikan memiliki konsentrasi kandungan omega-3 yang lebih tinggi dibanding ikan utuh, sehingga dapat dijadikan pilihan alternatif khususnya bagi anak yang bermasalah untuk makan ikan.Beberapa studi menunjukkan bahwa bayi yang diberi formula yang diperkaya dengan asam lemak omega-3 DHA menunjukkan peningkatan koordinasi tangan-mata, keterampilan sosial, dan skor tes kecerdasan. Selain itu, anak-anak yang lahir dari ibu yang mengonsumsi suplemen omega-3 (DHA dan EPA) selama kehamilan dan selama bulan-bulan pertama menyusui memiliki nilai yang lebih tinggi pada tes kognitif dibandingkan dengan anak-anak yang ibunya tidak mengonsumsi suplemen DHA dan EPA.Minyak ikan juga diketahui dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga mampu melawan terjadinya penyakit seperti flu dan batuk. Anak ADHD? Dikasih Minyak Ikan Saja! Selain itu, minyak ikan m [...]

Kecerdasan Anak Turun Jika Sering Makan Fast Food

Kecerdasan Anak Turun Jika Sering Makan Fast Food

Apakah anak Anda sering mengkonsumsi makanan cepat saji? Hati-hati mengalami penurunan dalam menangkap pelajaran. Penelitian-penelitian sebelumnya telah mendapatkan hubungan antara konsumsi makanan cepat saji dengan obesitas pada anak serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Ternyata penelitian terbaru menemukan bahwa jumlah makanan cepat saji yang dimakan anak-anak dapat mempengaruhi pertumbuhan akademis anak.Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim riset dari Ohio State University mendapatkan semakin tinggi frekuensi (5- 6 kali/ minggu) mengkonsumsi makanan cepat saji pada anak kelas 5 SD, semakin buruk performa anak dalam pelajaran matematika, membaca dan tes ilmu alam saat di kelas 8 (1 SMP).Melihat dampak buruk yang dapat diakibatkan oleh makanan cepat saji peneliti menghimbau para orangtua agar membatasi asupan makanan cepat saji.Meskipun demikian penurunan nilai pelajaran seorang anak dipengarui oleh beberapa faktor. Kebiasaan olahraga, menonton TV, status sosioekonomi keluarga, konsumsi makanan lainnya, dan lingkungan keluarga dan sekolah merupakan beberapa faktor potensial lainnya penyebab penurunan kemampuan belajar anak.Ada beberapa trik yang bisa Anda lakukan ketika m [...]

Kelamaan Nonton TV, Anak Jadi Bandel

Kelamaan Nonton TV, Anak Jadi Bandel

Oleh: dr. Puti Naindra AleviaPenelitian-penelitian terbaru menunjukkan hubungan lama menonton televisi dengan perilaku antisosial. Di Universitas Glasgow, peneliti menemukan bahwa ?menonton televisi, video, atau DVD selama 3 jam atau lebih sehari berhubungan dengan peningkatan masalah perilaku antara usia 5 sampai 7 tahun.? Penelitian ini dilakukan menggunakan sampel 11,000 anak yang lahir antara tahun 2000 hingga 2002. Gangguan perilaku yang dimaksud adalah perilaku antisosial seperti berkelahi, mencuri atau bullying. Pada penelitian yang dipublikasikan pada tanggal 25 Maret 2013 di Archives of Disease in Childhood ini, para ibu dari anak-anak yang berusia 5 sampai 7 tahun diberikan sebuah kuesioner yang mengukur masalah perilaku, gejala emosional, hiperaktivitas atau gangguan pemusatan perhatian, kesulitan berteman, dan empati terhadap orang lain (yang dinilai sebagai perilaku pro-social). Mereka juga ditanyakan berapa sering anak menonton televisi atau bermain komputer dan video games pada usia 5 tahun. Senada dengan hasil tersebut, sebuah penelitian jangka panjang yang dilakukan di Selandia Baru terhadap 1000 anak yang lahir di Dunedin, Selandia Baru pada tahun 1972 dan 1973 [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *