Tiru Jokowi, Anggota DPRD Ini Bikin Kartu Jamkesmuh

057246600_1415011642-z1.jpg

Seorang anggota DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Abdul Muis ingin membuat kartu “Jaminan Kesehatan dari Abdul Muis” (Jamkesmuh)untuk meniru Presiden Jokowi yang membuat “Kartu Indonesia Sehat” (KIS).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, di Banjarmasin Rabu menyatakan, keinginan membuat kartu Jamkesmuh itu untuk dibagikan sebagai jaminan kesehatan bagi masyarakat di daerah pemilihan (dapil)-nya.

“Kartu Jamkesmuh itu, insya Allah dibagikan ke masyarakat dapil saya, Junuari 2015,” katanya kepada wartawan di Banjarmasin.

Pria yang panggilannya Haji Mumuh itu menyatakan, kartu Jamkesmuh yang dia bagikan bisa dimanfaatkan masyarakat jika mau berobat di praktek dokter swasta, yakni dr Fajar di Jalan Kuripan Banjarmasin.

“Bagi pemegang kartu Jamkesmuh gratis berobat di sana (praktek dr Fajar tersebut),” paparnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (6/11/2014).

Ketika ditanya, berapa jumlah kartu Jamkesmuh yang akan dibagikan? dia menyebutkan 2.760 lembar. “Sebagaimana suara yang saya dapat pada pemilihan legeslatif lalu,” ucapnya.

Menurut dia, kartu Jamkesmuh tidak hanya berguna bagi jaminan kesehatan, namun juga dapat digunakan lainnya. “Misalnya ada kematian, pengantenan (acara walimah), dan program kemasyarakatan lainnya, bagi pemegangnya saya beri bantuan,” ujarnya.

Pasalnya, lanjut dia, saat dirinya berkampanye dulu, pernah menjanjikan bagi masyarakat di dapilnya, yakni wilayah Kecamatan Banjarmasin Selatan, jika dirinya terpilih kembali akan mengusahakan bantuan.

Sebagai contoh bagi warga masyarakat yang mengalami musibah, berupa kematian dibantu Rp500 ribu, mengadakan acara walimahan perkawinan dibantu air kemasan/mineral sebanyak 10 dus, ungkapnya.

Wakil rakyat dari PAN yang dua kali duduk di DPRD tersebut mengatakan, program kemasyarakatan yang dijanjikan itu sudah dia kerjakan sejak satu periode lalu hingga sekarang. “Tapi baru sekarang saja kita buat dengan bentuk kartu,” ujarnya.

Mengenai dana, dia menyatakan, dananya tersebut diambil dari kantongnya sendiri. “Ya, duit kita sendiri, kita sisihkan lah dari penghasilan kita sebagai dewan ini,” paparnya.

Selain masalah kesra, dia juga berencana mengembangkan program bank sampah di wilayah pemilihannya. “Setiap kelurahan nantinya kita bangun bank sampah,” tuturnya.

Ia mengatakan, di Banjarmasin Selatan ada 12 keluarahan yang akan dia kembangkan bank sampah, dan dikelola masyarakat setempat untuk membantu supaya bisa mandiri.

“Karena di Banjarmasin Selatan bisa mendapatkan suara dan duduk di DPRD Kota Banjarmasin. Nanti saya bantu timbangan setiap bank sampah, dan ada mobil pic up nantinya juga saya sediakan untuk mengumpul semua sampah di bank-bank sampah yang dikelola itu,” ucapnya.

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
10 Cara Bangun Rasa Percaya Diri pada Anak

10 Cara Bangun Rasa Percaya Diri pada Anak

Siapapun yang memiliki anak tahu betul kehadiran `malaikat kecil` itu suatu nikmat yang tak ternilai tapi bisa membuat stres. Orangtua pun penting mengajarkan dan menyampaikan nilai-nilai yang baik sejak anak-anak masih kecil. Tapi, yang lebih penting memunculkan rasa percaya diri pada anak dalam kemampuannya.Jika Anda ingin membantu membangun rasa percaya diri pada anak, cobalah beberapa strategi yang diberikan LifeHack, Jumat (28/2/2014):1. Bicara dengan anak dan cari tahu apa masalahnyaKomunikasi yang efektif itu penting untuk membangun hubungan sehat dan langgeng. Anak Anda mungkin bingung dan takut serta memiliki banyak pertanyaan tentang dunia ini. Anak-anak bisa saja merasa tak bisa dan merasa tak aman dengan tubuhnya atau diintimidasi. Hal ini penting untuk membangun kepercayaannya dan membiarkan anak memberitahu Anda mengapa ia merasa tak yakin dengan dirinya sendiri sehingga Anda bisa bekerja sama untuk mencari solusinya.2. Bantu anak menemukan kegiatan yang membuat ia senangBeberapa anak dilahirkan dengan suara yang luar biasa, beberapa memiliki telinga yang baik untuk musik, dan lainnya memiliki struktur tulang dan otot yang bisa membuat mereka menjadi atlet hebat, ata [...]

Membersihkan Komedo dengan Dipencet, Tepatkah?

Membersihkan Komedo dengan Dipencet, Tepatkah?

Banyak orang membersihkan komedo dari wajah dengan cara dipencet menggunakan alat khusus. Meski menyebabkan hidung merah dan sakit tapi cara ini terus diulangi. Lalu, tepatkah cara membersihkan komedo seperti ini? "Jika kebiasaan ini kerap dilakukan malah membuat pori-pori mengalami trauma. Pemencetan berulang dalam jangka panjang akan membuat lubang pori semakin besar sehingga tampilan kulit wajah jadi kasar dan bolong-bolong," terang ahli kencantikan dokter Olivia Ong dalam surat elektroniknya kepada Health-Liputan6.com seperti ditulis Senin (29/9/2014). Tak berhenti pada tampilan yang jadi tak menarik, pori-pori yang melebar malah membuat kotoran jadi lebih mudah terperangkan dan terkumpul didalamnya. Akibatnya, jumlah dan ukuran komedo lebih cepat dibandingkan sebelumnya. "Komedo lebih cepat lagi untuk tumbuh, besarnya mengikuti ukuran pori dan jumlahnya semakin banyak," terang dokter yang juga berpraktik di Klinik Kecantikan yang salah satunya berada di Jalan Gunawarman No 30 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut dokter Olivia, membersihkan seluruh komedo tanpa pencet yang artinya tidak ada rasa sakit dan kemerahan dengan peeling komedo. Sekitar 30 menit waktu yang dib [...]

3 Bahan Minuman Penyehat Ginjal

3 Bahan Minuman Penyehat Ginjal

Sebagian dari kita mungkin berpikir untuk menjaga ginjal sehat dengan cara banyak minum air putih. Itu memang benar."Selama asupan cairan memadai dalam tubuh, ginjal dapat melakukan pekerjaan yang menakjubkan diantaranya membersihkan tubuh dari racun kemudian mengeluarkannya lewat urin,"tutur ahli ginjal Steven Guest seperti dikutip laman WebMD, Rabu (16/7/2014). Ternyata, selain air putih kerja ginjal bisa baik dengan minum minuman berikut seperti dilansir laman Huffington Post, Rabu (16/7/2014). 1. Anggur MerahMengonsumsi anggur merah bisa menjaga ginjal dan melindungi jantung pasien yang telah sakit ginjal seperti yang diungkapkan pertemuan National Kidney Foundation. Peneliti juga menemukan data bahwa mengonsumsi satu gelas anggur merah sehari menurunkan risiko 37% terkena penyakit ginjal kronis dibandingkan mereka yang tidak minum anggur merah sama sekali. 2. Jus CranberryCranberry mengandung senyawa yang dapat membunuh bakteri E coli, bakteri yang menyebabkan terjadinya infeksi salurah kemih. Penelitian yang dilakukan pada wanita dengan infeksi saluran kemih yang minum jus cranberry setiap hari bisa mengurangi infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih yang terla [...]

Bila Sudah Stadium Lanjut, Pasien Kanker Payudara Harus Bagaimana

Bila Sudah Stadium Lanjut, Pasien Kanker Payudara Harus Bagaimana

Kanker payudara stadium lanjut merupakan tahapan status penyakit yang tidak dapat disembuhkan meski dapat diobati. Tindakan pengobatan bagi pasien dengan kondisi ini adalah untuk mengoptimalkan kualitas hidup di sisa waktu hidupnya.Untuk itu, European School of Oncology (ESO) dan European Society of Medical Oncology (ESMO) telah mengeluarkan satu pedoman baru untuk mengobati kanker payudara stadium lanjut, yang telah dipublikasikan secara online pada 20 September 2014 oleh Annals of Oncology and the Breast dengan judul `ESO-ESMO 2nd International Consensus Guidelines for Advanced Breast Cancer (ABC2)`Pokok pembahasan utama dari pedoman yang dikeluarkan oleh organisasi ahli onkologi internasional dan penyedia perawatan kanker lainnya, seperti diungkapkan Director of the Breast Oncology Center di Dana-Farber Cancer Institute, Eric Winer, MD antara lain ;1. Semua pasien yang didiagnosa dengan kanker payudara stadium lanjut harus ditawarkan perawatan yang komprehensif, dan mudah memahami informasi tentang penyakit dan pengelolaannya.2. Jika memungkinkan harus ada perawat onkologi khusus, dan perawat payudara khusus. Keduanya harus menjadi bagian dari tim yang mengobati pasien dengan ka [...]

Kini Pasien Penyakit Kronis Bisa Dapat Obat untuk 30 Hari

Kini Pasien Penyakit Kronis Bisa Dapat Obat untuk 30 Hari

Terkait keluhan peserta BPJS Kesehatan yang mengalami penyakit kronis yang sebelumnya hanya mendapat obat untuk 3 sampai 7 hari, kini peserta bisa mendapat obat untuk 30 hari.Seperti disampaikan Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, Fadjri Adinur bahwa sejak 15 Januari 2014, saat ini telah terbit Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan No. 31 dan 32 jadi saat ini peserta BPJS Kesehatan bisa mendapat obat untuk 30 hari pada 15 Januari 2014."Untuk mengatasi permasalahan obat di Faskes (Fasilitas Kesehatan) tingkat pertama dan tingkat lanjutan, telah disahkan SE Menkes Nomor HK/Menkes/31/I/2014 tentang pelaksanaan standar tarif pelayanan kesehatan dan SE Menkes nomor HK/Menkes/32/I/2014 tentang pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS," kata Fadjri saat temu media di Media Center BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (26/2/2014).Fadjri menyampaikan, adanya peraturan ini karena ada perubahan pola pembayaran saat pembiayaan rumah sakit menggunakan InaCBGs. Maka itu, sejak dikeluarkan Surat Edaran ini, peserta yang terindikasi penyakit kronis bisa mendapat obat untuk 30 hari. [...]

Ahok: KIP Sebaiknya Diutamakan untuk Daerah Miskin

Ahok: KIP Sebaiknya Diutamakan untuk Daerah Miskin

Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjaja Purnama (Ahok) menyarankan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diluncurkan pemerintah di Kota Jakarta Senin (3/11) diprioritaskan untuk daerah miskin. "Jakarta mampu untuk membiayai melalui Kartu Jakarta Pintar, jadi sebaiknya daerah miskin diprioritaskan," katanya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/11/2014). Program Kartu Jakarta Pintar atau KJP kata Ahok sudah dialokasikan dalam APBD Pemprov DKI Jakarta. Karena itu peluncuran KIP yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta, diharapkan dapat langsung dinikmati pelajar Indonesia. "Jakarta punya program serupa, jadi sebaiknya daerah luar Jakarta diprioritaskan sehingga program ini dapat dinikmati masyarakat," tambahnya. Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun mengatakan DKI Jakarta tetap melanjutkan program KJP meski pemerintah telah meluncurkan KIP. "Kartu Jakarta Pintar tetap ada, meski Kartu Indonesia Pintar sudah diluncurkan," katanya. Menurutnya, program KJP dan KIP berbeda meski tujuannya sama. Program KJP kata dia didanai APBD Pemprov DKI, sedangkan KIP bersumber dari APBN. Program KJP hanya berlaku untuk pelajar di wilayah [...]

Top 5 Health: Ukuran Payudara yang Disukai Pria Bikin Penasaran

Top 5 Health: Ukuran Payudara yang Disukai Pria Bikin Penasaran

Mungkin kita sering dengar, para wanita sangat mempermasalahkan ukuran payudaranya dan datang ke tempat operasi plastik. Ada yang bilang terlalu besar, terlalu kecil hingga bentuk puting yang tidak sesuai. Artikel ini ternyata menarik pembaca setia Liputan6.com edisi Jumat (14/11/2014). Selain itu, simak juga artikel lainnya yang kami rangkum berikut ini: 1. Ini Dia Ukuran Payudara Wanita yang Disukai Para Pria Memang seperti apa ya ukuran ideal payudara yang disukai kaum Adam? Simak artikel menarik mengenai ulasan penelitian yang melibatkan ribuan orang, termasuk dokter bedah plastik. 2. 5 Kalimat Penolong si Pengidap Gangguan Kecemasan Untuk beberapa orang tidak mengidap gangguan kecemasan, mungkin akan sangat sulit untuk membayangkan dirinya jika berada di posisi si pengidap.Jadi, kalimat apa yang kalian ucapan bagi orang yang disayang ketika mereka mengalami stres luar biasa? Bagaimana cara Anda membantu mereka merasa lebih baik? 3. 4 Hal yang Harus Dilakukan Pria dalam Tradisi Jawa Menurut budaya Jawa, perempuan memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat menentukan atas kualitas anak yang akan dilahirkannya. Lantas apa yang harus dilakukan para pria dalam tradisi jaw [...]

Jake, Bocah Autisme yang Takut Natal

Jake, Bocah Autisme yang Takut Natal

Bagi sejumlah anak, perayaan hari Natal adalah kebahagiaan karena ini adalah hari mereka mendapatkan banyak hadiah dan cinta. Namun itu tidak terjadi pada Jake Quirkel (7), dia begitu takut akan gemerlapnya perayaan Natal.Tentu saja, ketakutannya ini membuat keluarganya sedih. Menurut ibunya, Karen (35), sejak usianya enam bulan, anaknya yang autis itu menunjukkan ketidaktertarikannya pada lampu warna-warni, hiasan pohon, dan Santa Clause. Jake didiagnosis autisme ketika berusia 2,5 tahun."Ini menghacurkan hati saya. Karena anak seusianya justru bahagia menyambut Natal. Ketika saudara datang dan dia mendapatkan hadiah, Jake akan kebingungan dan menangis," kata Karen, seperti dikutip Dailymail, Jumat (26/12/2014).Kendati demikian, Karen mengaku beruntung karena Jake tidak memiliki perilaku menantang, melempar barang, atau perilaku lain yang biasa dialami anak autis ketika sedang marah. "Dia adalah anak kecil benar-benar mencintai sesama, kita beruntung. Walaupun dia mungkin belum paham Natal, namun dia bisa duduk dan berpelukan pada Anda dalam waktu yang lama," kata Karen. [...]

Petani Tembakau Cuma Jadi Tameng Industri Rokok Ogah Setujui FCTC

Petani Tembakau Cuma Jadi Tameng Industri Rokok Ogah Setujui FCTC

Menggunakan para petani tembakau sebagai benteng untuk menghambat penandatanganan Konvensi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau (FCTC) ternyata juga dialami oleh negara lain seperti Brasil. Negara yang belum lama ini menjadi tuan rumah Piala Dunia tersebut pernah mengalami isu yang sama sebelum akhirnya menandatangani perjanjian internasional FCTC.Seperti disampaikan National Profesional for Tobacco Free Initiative Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dina Kania, isu ini selalu digunakan oleh mereka yang berkepentingan mengingat aturan ini berlaku secara global."Ini terjadi di seluruh negara. Seperti misalnya ketika Brasil ingin meratifikasi, hal yang sama juga dialami. Permasalahan tembakau, buruh atau pekerja digunakan untuk mengeksploitasi dan menakut-nakuti pemerintah untuk mengambil kebijakan. Ini sudah jadi praktik umum. Mereka selalu menaruh petani sebagai tameng padahal yang mereka perjuangkan industri mereka sendiri," kata Dina disela-sela acara forum media FCTC versus RUU Pertembakauan di Hotel Sahid, Jakarta, ditulis Rabu (27/8/2014).Lantas apa yang membuat 178 negara di seluruh dunia mau menerapkan FCTC dalam kebijakan nasional?Menurut Dina, kebijakan politik suatu negara [...]

Edukasi tentang Bahaya Miras Lebih Efektif daripada Regulasi

Edukasi tentang Bahaya Miras Lebih Efektif daripada Regulasi

Pendiri organisasi nirlaba untuk penanganan narkotika, psikotripika dan obat terlarang "East Java Action" (EJA) Rudhy Wedhasmara menilai edukasi tentang bahaya minuman keras (miras) lebih efektif daripada membuat regulasi. "Saya turut bersimpati terhadap korban minuman keras oplosan di Sumedang dan Garut, Jawa Barat. Supaya kejadian itu tidak terulang, maka perlu adanya edukasi terhadap masyarakat mengenai minuman keras beralkohol," katanya di Surabaya, ditulis Sabtu (13/12/2014). Pria yang juga aktivis sosial itu mengemukakan hal itu menanggapi adanya belasan orang meninggal dunia di Garut setelah meminum minuman keras oplosan pada 3 Desember 2014 dan selang sehari tercatat seratusan korban dirawat di rumah sakit Sumedang. Menurut Rudhy, saat ini pemerintah diharapkan bisa memberikan pendidikan tentang minuman keras beralkohol ketimbang melarang penjualan minuman keras beralkohol melalui sejumlah regulasi. "Sebelum Jawa Barat, kasus serupa sudah terjadi di Jawa Timur. Itu adalah realitas sosial yang harus segera ditangani serius oleh pemerintah. Masalah ini belum termasuk penjualan minuman keras palsu yang juga banyak dijual di pasaran," katanya. Minuman keras beralkohol pals [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *