Transformasi Jamsostek ke BPJS Tak Pengaruhi Jaminan Hari Tua

klaim-jamsostek130620b.jpg

Kepala Cabang PT Jamsostek Palangka Raya Didi Sumardi menyatakan, transformasi Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tidak akan menghilangkan atau memengaruhi keberadaan uang jaminan hari tua milik peserta.

“Tidak benar ketika Jamsostek berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan pada 2014 uang JHT milik peserta hilang, sebab biar bagaimana hak milik peserta harus tetap utuh dan tidak ada pemotongan biaya administrasi dalam bentuk apa pun,” katanya, di Palangka Raya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (2/1/2014).

Didi membantah isu bahwa dengan bertransformasinya Jamsostek menjadi BPJS uang JHT milik peserta hilang. Uang JHT tersebut tetap aman dan tetap mendapatkan hasil pengembangan yang melebihi suku bank konvensional.

Sebagai gambaran, tahun 2010 pengembangan JHT mencapai 12,20 persen, kemudian tahun 2011 sekitar 10,10 persen, dan untuk 2012 meningkat menjadi 16 persen. Tahun 2013 nilai hasil pengembangan masih belum ditetapkan karena dalam tahap penghitungan.

“Untuk diketahui hasil pengembangan investasi nirlaba Jamsostek sampai dengan Agustus 2013 meraih Rp 2,17 triliun. Kemudian hasil investasi sendiri sudah mendapatkan keuntungan Rp10,8 triliun,” ucap Didi.

Artinya tidak benar seperti yang diisukan oknum tertentu saat unjuk rasa di beberapa daerah pada waktu yang lalu, bahwa uang JHT akan hilang atau raib saat pelaksanaan BPJS.

Didi menjelaskan, persiapan untuk pelaksanaan BPJS di Kalteng saat ini tidak mengalami kendala atau permasalahan, sebab meski berganti nama tugas dan fungsi pokok yang harus dilaksanakan tidak banyak mengalami perubahan.

Mulai 1 Januari 2014, kata Didi, Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) yang dilaksanakan Jamsostek selama ini akan diserahkan kepada PT. Askes sebagai BPJS Pelayanan Kesehatan.

Sementara itu, PT. Jamsostek yang akan menjadi BPJS Ketenagakerjaan hanya akan melaksanakan tiga program yakni program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan hari Tua (JHT).

“Rencananya mulai Juli 2015, BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat tugas baru untuk melaksanakan program pensiun. Bagaimana bentuk program ini, kita masih menunggu perangkat hukumnya,” ujar Didi. Kaswir.

(Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
5 Makanan Obat Awet Muda

5 Makanan Obat Awet Muda

Terlihat tua bisa menjadi momok bagi banyak orang, tak cuma wanita, pria pun mengalami hal yang sama. Tak perlu dengan berbagai produk perawatan antipenuaan mahal, merawat tubuh dari dalam ampuh mencegah tua. Apa yang kita makan memang berpengaruh besar terhadap tampilan kita. Menurut pola makan ala diet Mediterania serta USDA's MyPlate makanan untuk mencegah wajah tua dengan mengonsumsi sayuran dan buah berwarna-warni, mengonsumi protein seimbang antara hewani maupun nabati, konsumsi dairy product yang rendah lemak, kurangi gula, lemak dan garam. Diantaranya bisa diperoleh dengan lima makana berikut seperti dikutip dari laman Today pada Senin (22/12/2014). 1. Kubis Kubis mengandung antioksidan dan nutrisi yang bisa mengurangi risiko kanker jika dikonsumsi secara berkala. Jiak tidak suka kubis bisa juga mengonsumsi brokoli, kembang kol, kale. 2. SalmonKini kita dapat dengan mudah mendapatkan ikan lezat berdaging warna orange satu ini. Kandungan lemak sehat dalam salmon mengandung protein yang baik untuk mendukung kinerja jantung dan sistem saraf tubuh. 3. AlmondKacang adalah bahan makanan kaya protein dan lemak baik, magnesium, dan zinc. Kacang almond, walnut, dan pistachio [...]

Perilaku BAB Sembarangan di Indonesia Menurun

Perilaku BAB Sembarangan di Indonesia Menurun

Toilet yang bersih adalah indikator sanitasi yang baik. Meski data sanitasi di Indonesia mulai membaik namun ternyata masih ada masyarakat yang buang air besar sembarangan.Seperti disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Prof dr Tjandra Yoga Aditama bahwa berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar yang diselenggarakan Balitbangkes pada 2013 menunjukkan perilaku benar BAB di jamban adalah 82,6 persen, meningkat dari 71 persen pada 2007."Akses sanitasi layak tahun 1990 (19 persen) meningkat menjadi 59,2 persen pada 2013. Data global dari WHO UNICEF JMP Report 2010 mencatat, akses sanitasi layak meningkat dari 49 persen pada 1990 menjadi 63 persen pada 2010. Perilaku BAB sembarangan juga turun dari 32 persen menjadi 19 persen," ungkapnya pada keterangan tertulis, Rabu (19/11/2014).Tjandra menambahkan, jumlah Desa STBM (sanitasi total berbasis masyarakat - termasuk Stop BAB sembarangan) triwulan 3 th 2014 juga menunjukkan perbaikan karena mencapai 19.100 dari target 20.000 pada 2014. [...]

90 Persen Pasien Jantung Ditangani Tanpa Operasi

90 Persen Pasien Jantung Ditangani Tanpa Operasi

Sebanyak 90 persen penanganan pasien penyakit jantung di Indonesia rupanya tidak melalui mekanisme di meja operasi. Hal ini diungkapkan Direktur Umum RS Jantung Harapan Kita Dr Iwan Dakota."Sebagian besar pasien jantung di Indonesia bukanlah penyakit jantung bawaan dan koroner. Jadi penanganannya tidak harus melalui operasi terbuka. Angkanya hampir 90 persen," ujar Iwan di Bengkulu (29/9/2014).Mekanisme operasi terbuka kata Iwan, harus ditangani tim dokter yang dibantu peralatan pemacu jantung di luar pompa alami oleh tubuh, dan itu memiliki risiko dan biaya yang sangat tinggi.Di Indonesia, hanya 12 rumah sakit yang memiliki peralatan dan tim medis yang bisa melakukan operasi terbuka. Selebihnya hanya mampu melakukan layanan kateterisasi dan operasi pembuluh darah saja."Angka keberhasilan tindakan kateterisasi dan operasi pembuluh darah ini cukup tinggi. Khusus di Bengkulu RSUD M Yunus sudah mampu melakukan itu, pasien jantung di sini tidak harus dirujuk ke Jakarta lagi, sebab peralatan sudah bagus, hanya menyiapkan tenaga medis yang handal saja," demikian kata Dr Iwan Dakota. (Yuliardi Hardjo Putra) [...]

PK Dikabulkan, Dokter Ayu dkk Bebas

PK Dikabulkan, Dokter Ayu dkk Bebas

Ketiga dokter yang dijebloskan penjara karena dugaan malapraktik akhirnya dibebaskan. Mereka adalah dr Dewa Ayu Sasiary Prawani, dr Hendi Siagian, dan dr Hendry Simanjuntak. Peninjuaan Kembali (PK) yang diajukan ketiga dokter ini dikabulkan Mahkamah Agung (MA)."Perkara PK atas nama terpidana Dr Ayu dkk dikabulkan," tulis Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur, dalam pesan singkat yang diterima Liputan6.com, Jumat (6/2/2014)."Diputus hari ini. Pada pokoknya mengabulkan PK para terpidana pemohon PK. Membatalkan putusan judex juris. Mengadili kembali, menyatakan putusan PN Manado sudah tepat." Sidang PK ini dipimpin Ketua majelis Dr M Saleh dan anggota Prof Dr Surya Jaya, Maruap Dohmatiga Pasaribun, Syarifudin Dan Margono. "Putus barusan, siang ini, 7-2-2014. Pak Surya Jaya (DO) Dissenting Opinion," katanya lagi.Selain itu, hakim meminta segera mengeluarkan para terpidana dari LP, memulihkan nama baik dan harkat martabat ketiga pemohon PK. "Dasar pertimbangan mengabulkan PK yaitu para terpidana tidak menyalahi SOP dalam penanganann operasi sectio caesarea sehingga pertimbangan judex facti pada PN sudah tepat benar. Putusan ini diketok oleh majelis hakim 5 hakim agung yaitu Dr [...]

Payudara Sakit Sebelum Haid, Normalkah?

Payudara Sakit Sebelum Haid, Normalkah?

Kaum Hawa banyak yang mengeluh payudaranya nyeri atau bengkak menjelang dan selama menstruasi. Rasa sakit ini juga dialami setelah menstruasi (haid). Tapi, apakah nyeri di payudara itu normal?Nyeri payudara sebelum haid normal pada kebanyakan perempuan karena iyu merupakan bagian dari sindrom pramenstruasi (PMS). Sindrom PMS ini juga termasuk rasa sakit di bawah perut, perubahan suasana hati, dan gelisah. Pada tahun-tahun awal menstruasi, nyeri payudara biasanya terasa serius. Jadi, nyeri payudara sebelum atau sesudah menstruasi dianggap normal. Berikut beberapa penjelasan tentang nyeri payudara sebelum menstruasi seperti dilansir Boldsky, Rabu (21/5/2014).1. Fluktuasi hormonalAlasan utama payudara keras saat sebelum haid karena sekresi estrogen lebih tinggi. Kelebihan hormon pada wanita ini menyebabkan pengerasan jaringan payudara sehingga itulah yang membuat payudara terasa kencang.Kondisi ini biasanya terjadi pada hari ke-21 dari siklus menstruasi. Oleh karena itu, gejala ini diamati pada banyak perempuan sebelum menstruasi. Kecuali itu sangat menyakitkan dan parah. Kondisi ini normal dan Anda tak perlu terlalu khawatir.2. Mengamati semuanyaHampir semua perempuan mengalami payu [...]

Sejak 2010, Kasus Malaria di Indonesia Menurun

Sejak 2010, Kasus Malaria di Indonesia Menurun

Dalam memeringati hari malaria sedunia yang jatuh tepat hari ini, Kementerian Kesehatan merilis pencapaian Indonesia dalam menurunkan kasus malaria di sejumlah daerah. Seperti disampaikan Direktur Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, Prof. Tjandra Yoga Aditama bahwa malaria disebabkan oleh sebuah parasit berupa plasmodium. Parasit ini ditularkan dari satu penderita ke orang lain melalui nyamuk. Ada 4 (empat jenis) plasmodium di Indonesia yaitu falciparum, vivax, ovale dan malariae. "Dalam World Malaria Report 2012 dikatakan bahwa 3,3 milyar penduduk dunia berisiko malaria dan terdapat 219 juta kasus positif malaria. Di Indonesia sendiri terdapat 417.819 kasus positif malaria pada tahun 2012 dan menurun pada 2013 menjadi 343.527 kasus," tulis Tjandra dalam surat elektronik yang dikirimkan ke Liputan6.com, ditulis Jumat (25/4/2014). Tjandra melaporkan, dari seluruh kasus di Indonesia, hampir 80 persen kasus paling tinggi malaria berasal dari 5 provinsi di wilayah timur Indonesia yaitu Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Maluku Utara. Menurut Tjandra, saat ini Kementerian Kesehatan akan melaksanakan akselerasi pad [...]

Foto Ari Wibowo, Remaja Kulit Bersisik Mirip Kulit Ular

Foto Ari Wibowo, Remaja Kulit Bersisik Mirip Kulit Ular

Sosok Ari Wibowo, remaja 16 tahun asal Tangerang sedang jadi sorotan dunia. Kondisi memprihatinkan pada sekujur kulit tubuhnya jadi berita di salah satu laman populer Inggris. Siapa yang hatinya tidak trenyuh melihat sesosok remaja bertubuh yang kecil dibalut kulit bersisik parah. Tak hanya bersisik, kulitnya pun sangat kering sehingga memaksanya untuk sering mandi dan mengoleskan pelembab ke sekujur tubuhnya. Kondisi tubuh ini yang membuatnya disebut dengan Ari si kulit ular. Dokter-dokter yang mengurusi Ari pun diberitakan tidak mampu atau tidak mau menangani kondisi kelainan kulit langka yang dalam dunia medis disebut erythroderma.Kelainan kulit ini dikenal juga dengan red man syndrome yang membuat sebagian atau sekujur kulit tubuhnya bersisik dan mengelupas. Kondisi erythroderma ternyata dialami oleh Ari sejak ia lahir. Kulitnya berganti setiap 41 jam atau dua hari sekali. Kondisi kulit Ari yang berbeda dengan orang kebanyakan membuatnya sulit mendapatkan teman ketika ia masih kecil, terang Lubis. Ia pun tak bisa sekolah karena tak ada sekolah yang menerima Ari Wibowo dengan kondisi kulit seperti ini. "Baik guru maupun siswa lain pasti akan takut tertular dengan k [...]

Takut Gemuk, Wanita Ini Taruh Treadmill di Bawah Meja Kerja

Takut Gemuk, Wanita Ini Taruh Treadmill di Bawah Meja Kerja

Berbagai penelitian satu per satu menguak tentang bahaya terlalu lama duduk. Ketakutan akan hal tersebut seorang pekerja kantoran asal New York, berpikir untuk meletakkan alat olahraga treadmill di bawah meja kerjanya. Terry Johnson, seorang perempuan paruh baya ini paling tidak bekerja dengan duduk selama 8-10 jam per hari seperti kebanyakan orang zaman sekarang. Merasa bahwa ia duduk terlalu lama, ia mencoba mencari tahu apa dampak duduk. Tak disangka sangat membahayakan. Dokter James Levine dari Mayo Clinic menyebutkan bahwa duduk adalah merokok terbaru yang bisa menyebabkan diabetes, serangan jantung dan kanker. Parahnya lagi, menurut penelitian Levine, olahraga tak mampu memperbaiki kerusakan duduk sepanjang hari. Tak hanya itu, dalam Journal of National Cancer Institute menyatakan bahw setiap dua jam duduk risiko kanker paru-paru meningkat 6%, kanker usus besar 8 persen. Johnson pun enggan mengalami dampak buruk kesehatan di atas. Akhirnya, ia mengganti tempat duduk kerja dengan tradmill sejak bulan Juni lalu. "Saya bahagia dengan apa yang lakukan sekarang. Dan saya bisa latihan kardio dengan berjalan kaki di atas treadmill sejauh 2 kilometer per jam dengan kecepatan re [...]

Kabut Asap di Riau Mulai Membaik

Kabut Asap di Riau Mulai Membaik

Sejak siang kemarin, di beberapa daerah Riau terjadi hujan cukup lebat dan dampaknya cukup bermakna dan keadaan sudah mulai membaik. Begitu disampaikan oleh Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Prof dr Tjandra Yoga Aditama melalui keterangan tertulis ke Liputan6.com, Minggu (16/3/2014). Tjandra menyampaikan, kondisi terakhir seperti jarak pandang yang tadinya 500 meter, kini sudah menjadi 1500 meter, bahkan di Dumai sudah lebih baik, yaitu 3000 meter. Selain itu, mesin Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) yang sudah beberapa hari menunjukkan 500, turun menjadi 200. Begitupun di Dumai sudah sekitar 100. "Kami dari Kementerian Kesehatan telah mendirikan Posko (selain kegiatan logistik, surveilans dan lainnya selama ini) untuk membantu Pemda di tepi jalan raya bandara ke kota (di kompleks MTQ)," kata Tjandra. Menurutnya posko ini didirikan dengan tiga konsep, yaitu: 1) Pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan KKP Pekanbaru bersama UPT. DitJen P2PL 2)? Penyuluhan kesehatan tentang bahan-bahan kesehatan Matra dan Pencegahan atau Pengendalian Penyakit. 3) ?Pengukuran ISPU secara berkala oleh BTKL (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan) bersama UPT DitJen P2PL [...]

Lisa Anggap Kanker Bukan Hukuman, Tapi Hadiah Tuhan

Lisa Anggap Kanker Bukan Hukuman, Tapi Hadiah Tuhan

Lisa Lestari (42) survivor kanker payudara sempat divonis dokter tidak memiliki waktu untuk hidup lebih lama lagi. Tapi, ia tetap bersyukur dan bahagia menjalani hari-harinya.Saat tim Health Liputan6.com berbincang dengan wanita ini, wajahnya selalu ceria tidak menunjukkan bahwa dirinya sedang menderita penyakit yang mematikan yakni kanker payudara."Dokter sudah memvonis hidup saya bakal hidup hanya hidup 3 bulan. Namun lihat sekarang setelah melakukan pengobatan rutin dan selalu berkonsultasi dengan dokter, saya masih bertahan selama 4 tahun ini," kata ibu dari empat orang anak ini.Meski sakit, tanpe pendamping dan mesti menghidupi keempat anaknya, Lisa tetap tabah dan bersemangat."Lihat deh wajahnya bu Lisa ini tidak keliatan kan kalau dia menderita kanker. Dia perempuan yang hebat," kata Ketua Umum sekaligus Pendiri Organisasi Cancer Information and Support Center, Aryanthi Baramuli.Lisa mengatakan kanker bukan kutukan atau hukuman dari Tuhan melainkan hadiah. "Dukungan dari anak saya itu sangat berarti selama saya menjalani hari-hari saya dengan berobat. Dengan keikhlasan hati, semua pengobatan ini menjadi ringan bukan beban. Kanker itu hadiah dari Tuhan," katanya.Kanker yang d [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *