Usia yang Tepat untuk Melakukan Pencegahan Osteoporosis

Usia-yang-Tepat-untuk-Melakukan-pencegahan-osteoporosis.jpg

Osteoporosis tidak hanya terjadi pada orang usia lanjut. Mereka yang terbilang masih muda juga bisa terkena penyakit tulang keropos ini. Oleh karena itu, penting sekali bagi Anda untuk mencegah osteoporosis sedini mungkin, apalagi osteoporosis baru memiliki gejala yang nyata sampai sudah mencapai tahap lanjut. Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari terjadinya osteoporosis:

  • Memeriksa ke dokter.

Konsultasi dengan dokter mengenai kesehatan tulang Anda, bila perlu minta untuk dilakukan tes kepadatan tulang. The National Osteoporosis Foundation merekomendasikan pemeriksaan kepadatan tulang untuk semua wanita yang berusia di atas 65 tahun, serta wanita yang pernah mengalami patah tulang setelah usia 50 tahun.

  • Mengonsumsi kalsium.

Jumlah kalsium yang dibutuhkan wanita di bawah usia 50 tahun adalah 1000 mg/hari, sedangkan wanita berusia di atas 50 tahun membutuhkan kalsium sebanyak 1200 mg/hari. Kalsium bisa diperoleh dari asupan makanan seperti susu, yoghurt, keju dan brokoli. Usahakan untuk tidak berlebihan untuk mengonsumsi kalsium atau di luar dosis yang dianjurkan, karena dapat menyebabkan gangguan pada ginjal, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga yang menderita batu ginjal.

Berikut kiat lainnya untuk mencegah osteoporosis yang dapat dilakukan dari usia muda, selengkapnya di halaman selanjutnya.

Usia yang Tepat untuk Melakukan Pencegahan Osteoporosis

  • Memenuhi asupan vitamin D.

Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh untuk menyerap kalsium. Vitamin D bisa didapatkan dengan berjemur sinar matahari selama 10 menit setiap harinya. Selain melakukan aktivitas tersebut, vitamin D juga dapat diperoleh dari salmon, tuna, dan minyak ikan lainnya.

  • Menghindari rokok dan alkohol.

Merokok dapat mengurangi kepadatan tulang dan mempercepat pengeroposan tulang. Jadi, berhentilah merokok sedikit demi sedikit jika Anda memang sudah kecanduan. Konsumsi alkohol yang berlebih juga mampu meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis, karena alkohol mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium.

  • Berolahraga secara teratur.

Latihan menahan beban seperti berjalan, jogging, naik tangga, menari, aerobik, dan latihan ketahanan (menggunakan beban atau karet gelang untuk membantu meningkatkan kekuatan otot) sangat efektif dalam meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Mencegah Tulang Keropos pada Usia Muda

Mencegah Tulang Keropos pada Usia Muda

Tidak hanya orang usia lanjut, mereka yang terbilang masih muda juga bisa terkena osteroporosis. Osteoporosis sering dijuluki sebagai ?silent thief? atau juga ?silent disease?, karena tidak memiliki gejala yang nyata sampai sudah mencapai tahap lanjut, bahkan gambaran radiologis baru jelas bila penurunan kepadatan tulang sudah lebih dari 30%.Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui apakah kita mengalami osteoporosis? Anda harus waspada apabila terdapat gejala sebagai berikut: Patah tulang akibat trauma ringan Tubuh makin pendek atau postur tubuh makin membungkuk Nyeri punggung Patah tulang yang terjadi dapat di lokasi mana saja, tetapi yang paling sering adalah lokasi tulang belakang, tulang pangkal paha, dan tulang pergelangan tangan.Apabila Anda mengalami gejala-gejala tersebut di atas, maka tidak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis bedah tulang. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan klinis lengkap untuk memastikan apakah Anda mengalami osteoporosis.Berikut adalah beberapa hal yang bisa mencegah terjadinya tulang keropos, selengkapnya di halaman selanjutnya: [...]

Olahraga untuk Mencegah Osteoporosis

Olahraga untuk Mencegah Osteoporosis

Sebelum membahas tentang olahraga untuk mencegah osteoporosis ada baiknya kita bahas dahulu apakah Osteoporosis itu. Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang akhirnya dapat menimbulkan kerapuhan tulang.Hampir setengah dari perempuan dan sepertiga dari laki-laki yang berusia 60 tahun menderita osteoporosis. Osteoporosis cenderung lebih sering menjangkiti perempuan karena terjadinya perubahan hormon setelah menopause yang membuat kondisi tulang menjadi lebih buruk.Biasanya di Indonesia osteoporosis terdeksi pada usia 40 hingga 45 tahun pada wanita dan usia 50 tahun pada pria. Tetapi sekarang ini dijumpai penderita osteoporosis berusia 30 tahun. Hal ini kemungkinan terjadi karena kurangnya aktivitas fisik dimana taman-taman atau tempat bermain untuk anak-anak sangat berkurang dibanding masa lalu dan anak-anak sekarang lebih sering bermain games dan gadgets yang hanya duduk saja, walaupun mungkin kecukupan gizi kalsium/susu anak-anak tersebut telah mencukupi. Untuk itu perlu dilakukan edukasi pada guru dan orangtua, bahwa bergerak, berolahraga dan ber [...]

Cara Mencegah Osteoporosis

Cara Mencegah Osteoporosis

Menurut WHO, osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan adanya perubahan mikroarsitektur jaringan tulang. Osteoporosis bukan hanya berkurangnya kepadatan tulang tetapi juga penurunan kekuatan tulang.Pada osteoporosis kerusakan tulang lebih cepat daripada perbaikan yang dilakukan oleh tubuh. Osteoporosis sering disebut juga dengan keropos tulang. Tulang-tulang yang sering mengalami fraktur/patah yaitu: tulang ruas tulang belakang, tulang pinggul, tungkai dan pergelangan lengan bawah.Faktor risiko yang memudahkan Osteoporosis:1. Asupan zat gizi yang tidak seimbang khususnya kurang kalsium dan vitamin D2. Proses penuaan3. Faktor keturunanPencegahan osteoporosis sejak dini dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya adalah, selengkapnya di halaman selanjutnya: Cara Mencegah Osteoporosis Pencegahan osteoporosis sejak dini dilakukan dengan berbagai cara, [...]

Stop Rokok Agar Tulang Tidak Cepat Keropos

Stop Rokok Agar Tulang Tidak Cepat Keropos

Salah satu cara untuk memperkuat jaringan tulang dan mencegah osteoporosis adalah dengan tidak merokok. Nikotin dan racun lainnya yang terdapat di dalam rokok dapat mempengaruhi kesehatan tulang dari berbagai aspek. Mengapa bisa demikian?Merokok menghasilkan sejumlah besar radikal bebas ? suatu molekul yang menyerang sel-sel pertahanan tubuh. Hal ini dapat menyebabkan suatu reaksi kerusakan beruntun di dalam tubuh, termasuk berbagai sel, organ, hingga hormon yang terlibat dalam penjagaan kesehatan tulang.Racun yang terdapat di dalam rokok dapat mengganggu keseimbangan hormon (estrogen), yang merupakan pembentuk jaringan tulang yang kuat. Merokok membuat hati menghasilkan lebih banyak enzim penghancur hormon, yang pada akhirnya bisa menyebabkan penipisan tulang.Penelitian yang dilakukan Primal Kaur, MD, seorang spesialis osteoporosis dari Temple University, Philadelphia, mengatakan bahwa apabila seorang perokok mengalami patah tulang, maka proses penyembuhannya biasanya berlangsung lebih lambat karena gangguan aliran darah.Selain kerusakan pada pembuluh darah, merokok juga dapat merusak saraf pada kaki dan ibu jari kaki, yang membuat seseorang lebih mudah jatuh dan mengalami patah t [...]

Apa Itu Osteoporosis?

Apa Itu Osteoporosis?

Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang. Tulang yang awalnya merupakan massa padat, lama-kelamaan menurun kepadatannya dan menjadi tipis serta berongga. Menurunnya massa dan kepadatan tulang ini pada akhirnya akan membuat tulang menjadi rapuh dan mudah patah.Tulang yang menyusun tubuh kita adalah jaringan yang dinamis ? senantiasa diurai untuk digantikan kembali dengan pembentukan tulang yang baru. Osteoporosis dapat terjadi jika penguraian tulang berjalan lebih cepat dan tidak dapat diimbangi dengan pembentukan massa tulang yang baru.Osteoporosis ini bisa dialami oleh siapa saja, terutama wanita yang sudah memasuki masa menopause. Insidens osteoporosis di Indonesia cukup tinggi. Menurut data dari Departemen Kesehatan RI tahun 2006, dua dari lima orang di Indonesia berisiko terkena osteoporosis. Perhimpunan Osteoporosis Indonesia juga mendapati bahwa terdapat 32,3% wanita lansia yang mengalami osteoporosis, sementara kaum pria ?hanya? 28,8%.GejalaOsteoporosis yang masih ringan sering kali tidak menimbulkan gejala. Jika sudah cukup berat, gejala awalnya dapat berupa nyeri hingga patah tulang. Tulang yang rapuh ini akan mudah retak ? atau bahkan patah ? hanya karena trauma a [...]

Mengenal Lebih Jauh Osteoporosis

Mengenal Lebih Jauh Osteoporosis

Osteoporosis adalah suatu keadaan yang ditandai dengan massa (berat) tulang yang rendah dan kerusakan pada jaringan di dalam tulang.Pada Osteoporosis, terjadi penurunan kualitas tulang dan kuantitas kepadatan tulang, padahal keduanya sangat menentukan kekuatan tulang sehingga penderita Osteoporosis mudah mengalami patah tulang atau fraktur.Dari hasil Analisis Data Risiko Osteoporosis oleh Puslitbang Gizi Depkes pada tahun 2006 menyatakan; 2 dari 5 orang Indonesia berisiko osteoporosis. Angka ini ditemukan lebih tinggi dari prevalensi dunia, dimana 1 dari 3 orang berisiko osteoporosis.Selain itu, Anda perlu tahu juga bahwa osteoporosis ada jenis-jenisnya. Berikut penjelasan selangkapnya di halaman selanjutnya. Mengenal Lebih Jauh Osteoporosis Jenis-jenis OsteoporosisAda 2 jenis Osteoporosis: Osteoporosis primer, merupakan jenis Osteoporosis yang tidak diketahui penyebabnya. Osteoporosis sekun [...]

Rajin Melompat Bikin Tulang Makin Kuat

Rajin Melompat Bikin Tulang Makin Kuat

Tulang yang kuat mutlak diperlukan agar seseorang dapat beraktivitas dengan normal. Untuk mencapainya, aktivitas fisik sangat penting untuk dilakukan, salah satunya adalah dengan melompat. Sebuah studi di Inggris menjelaskan bahwa melakukan lompatan selama dua menit dalam sehari dapat menambah kekuatan tulang pada pria berusia lanjut (65 tahun). Dampak dari lompatan ini dikatakan juga mampu mencegah efek dari kerusakan tulang yang berkaitan dengan usia. Namun menurut para peneliti, masih terlalu dini untuk merekomendasikan kegiatan melompat ini dilakukan di rumah untuk orang berusia lanjut. =Para peneliti dari The Loughborough University menyebutkan bahwa riset lompat melompat ini dilakukan dalam skala kecil, yakni hanya melibatkan 34 orang yang usianya di atas 65 tahun. Berikut adalah metode yang dilakukan, selengkapnya di halaman selanjutnya: Rajin Melompat Bikin Tulang Makin Kuat Berikut adalah m [...]

Atasi Osteoporosis dengan Olahraga Teratur

Atasi Osteoporosis dengan Olahraga Teratur

Olahraga merupakan salah satu cara untuk melawan penyakit osteoporosis, karena dapat memperlambat perjalanan penyakit.Semakin banyak pergerakan anggota tubuh, semakin kuat pembentukan tulang dan mencegah tulang menjadi mudah rapuh atau patah. Aktivitas fisik juga dapat meningkatkan keseimbangan dan fleksibilitas anggota gerak tubuh, sehingga menjaga tubuh Anda tidak mudah jatuh.Berikut adalah beberapa olahraga yang dapat membantu tulang menjadi kuat dan mengurangi risiko osteoporosis: Weight-Bearing Exercise. Olahraga ini meliputi latihan yang melawan gaya gravitasi dengan tulang sebagai penopang berat tubuh, sehingga dapat merangsang pembentukan sel-sel tulang yang baru. Tulang pun menjadi lebih kuat dan kualitas jaringan tulang meningkat. Sebaiknya olahraga ini rutin dilakukan setiap hari selama tiga puluh menit.Contoh weight bearing exercise adalah berjalan, lari-lari kecil, menari, sepak bola, bola basket, tenis, bowling, dan golf. Resistance Exercise. Olahraga ini merupakan latihan kekuatan dan ketahanan yang menggunakan kekuatan otot untuk memperbaiki massa otot, memperkuat tulang, serta meningkatkan daya tahan otot. Sebaiknya olahraga ini dilakukan dua sampai tiga kali dal [...]

Tips Mencegah Osteoporosis

Tips Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis atau tulang keropos dapat dicegah dengan beberapa kiat sederhana. Tapi, sebelum kita bicara lebih jauh kiat mencegah osteoporosis, ada baiknya Anda mengetahui dahulu prinsip pencegahan osteoporosis.Apa Itu Prinsip Pencegahan Osteoporosis?Yakni dilakukan dari usia muda. Karena osteoporosis umum terjadi pada usia 40 tahun ke atas, yang luput mencermati langkah-langkap pencegahan osteoporosis. Lho? Lalu bagaimana jika sudah terlanjur usia? Langkah pencegahan pun sama langkahnya, dengan meliputi penataan pola makan, antara lain sebagai berikut: Susu dan produk susu seperti keju , yoghurt atau konsumsi susu skim adalah wajib bagi yang tidak ingin mengembangkan osteoporosis. Hal ini Karena makanan ini mengandung tinggi kalsium dan protein yang berguna untuk memperkuat dan menyehatkan tulang . Kacang-kacangan. Jangan malas untuk makan kacang-kacangan, karena mereka kaya akan kalsium, magnesium, mangan, dan fosfor. Terutama kacang almond dan kacang pistachio merupakan sumber kalsium yang baik. Sayuran. Dalam hal sayuran, brokoli, kembang kol, dan bit harus secara rutin dikonsumsi setiap hari untuk tulang yang kuat alami. Ragi. Ragi mengandung setidaknya 330-350 miligr [...]

Cegah Tulang Keropos Sejak Usia Muda

Cegah Tulang Keropos Sejak Usia Muda

Osteoporosis atau tulang keropos adalah suatu penyakit yang ditandai dengan penurunan kepadatan tulang sehingga tulang mudah patah. Perempuan ditemukan lebih sering mengalaminya daripada pria, terutama setelah perempuan mengalami menopause.Perbandingan kejadian osteoporosis antara perempuan dan pria adalah 2 banding 1. Melihat hal ini tentunya, timbul pertanyaan penting yaitu bagaimana kita dapat mencegah atau paling tidak memperkecil kemungkinan terjadinya osteoporosis sejak sedini mungkin.Pada prinsipnya, terdapat dua usaha penting dalam upaya pencegahan osteoporosis, yaitu: Memaksimalkan massa atau kepadatan tulang pada semua kelompok usia dan jenis kelamin. Mencegah timbulnya cedera atau kejadian jatuh pada usia lanjut. Memaksimalkan massa tulang dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu: Memaksimalkan angka kepadatan puncak tulang (peak bone mass) saat masih dapat ditingkatkan. Tunda timbulnya pengeroposan tulang (onset of bone loss). Perlambat kecepatan keroposnya tulang. Selain itu, ada istilah lain yang wajib Anda ketahui seputar kesehatan tulang, yakni Peak Bone Mass atau Kepadatan Puncak Tulang. Halaman selanjutnya penjelasan selengkapnya: [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *