Wanita Hamil Kok Jadi Banyak Jerawatnya?

hamil-sakit-140128c.jpg

Wanita hamil akan tersenyum ketika melihat perutnya di depan kaca. Tapi, wajah tersebut akan berubah terkejut saat menemukan banyak benjolan merah kecil di wajah atau tubuhnya.

Ya, itulah jerawat yang sering membuat remaja merasa tak percaya diri. Memang, saat hamil waktunya wanita bersuka cita, tapi jerawat tak bisa dihindari. Wanita hamil yang mengalami kondisi tersebut diperkirakan sekitar 50 persen pada trimester pertama.

Demikian disampaikan Dokter Kandungan di Kokilaben Dhirubhai Ambani Hospital, Mumbai, Dr Shantala Vadeyar, dalam situs Health.India, Kamis (13/2/2014).

Saat kehamilan, jerawat bisa ringan, sedang, dan berat. Lantas apa yang menyebabkan jerawat pada ibu hamil?

Ketika hamil, jerawat merupakan hasil dari meningkatnya hormon di sistem tubuh Anda, yang pada gilirannya meningkatkan produksi minyak alami di kulit.

Hormon yang meningkat memicu kelenjar sebaceous yang memproduksi lebih banyak minyak atau sebum (kelenjar minyak) di kulit Anda. Sebum ini dikombinasikan dengan sel-sel mati, kotoran, dan debu yang menutup pori-pori di kulit Anda sehingga menciptakan lingkungan untuk berkembang biaknya bakteri.

Inilah yang menyebabkan peradangan dan kulit berjerawat.

Apa yang Bisa Dilakukan Ibu Hamil?

Wanita hamil tak bisa membantu dirinya sendiri karena Anda tak bisa melawan hormon. Kecuali Anda memilih intervensi eksternal yang tak dianjurkan selama kehamilan.

Agar jerawat tak memenuhi wajah wanita hamil, yang bisa dilakukan adalah:

1. Menjaga kebersihan wajah

Trik ini tak hanya bisa membantu memerangi jerawat tapi juga berbagai masalah kulit lainnya.

“Bersihkan dengan mencuci wajah Anda dengan lembut diikuti pelembab yang tepat. Hindari menggosok berlebihan,” kata Vadeyar.

Scrubbing tak hanya menyingkirkan jerawat tapi juga menghilangkan minyak alami yang menyebabkan kulit kering.

2. Periksa diet Anda

Sertakan buah-buahan segar, sayuran, dan jangan lupa minum delapan gelas air sehari. Namun, jangan membatasi jumlah minuman yang Anda konsumsi. Hindari cokelat, goreng-gorengan, makanan berminyak, serta konsumsi berlebihan dari kopi dan teh.

“Jika Anda memiliki kulit berjerawat, ada banyak alasan mengapa Anda harus mempertahankan diet seimbang,” kata Dr Vadeyar.

3. Jaga kebersihan

Masalah kulit selama kehamilan tak hanya sebatas di wajah, tapi juga muncul di daerah lain. “Hindari keringat berlebihan, menjaga daerah organ intim Anda bersih dan kering dan gunakan bedak Antijamur jika Anda mengalami infeksi jamur di kemaluan Anda.”

4. Konsultasi ke dokter

Jika jerawat benar-benar mengganggu Anda, periksakan ke dokter kulit.

5. Alihkan perhatian

Cobalah mengalihkan pikiran Anda dari jerawat dan menggunakan energi Anda untuk pekerjaan yang produktif seperti mengikuti kelas antenatal, persalinan, atau membaca tentang parenting.

“Selain trimester pertama, jerawat tak akan mengkhawatirkan lagi dalam tahap akhir kehamilan,” kata Dr vadeyar.

(Mel)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Apa Kata Aktris Hollywood Tentang Karbohidrat?

Apa Kata Aktris Hollywood Tentang Karbohidrat?

Kontroversial karbohidrat kompleks juga menimpa beberapa aktris Hollywood. Apalagi dengan aktivitasnya di layar kaca, kebanyakan selebritas menganggap karbohidrat sebagai musuh. Tapi benarkah seperti itu? Berikut, penelusuran The Frisky, Minggu (30/3/2014) pada selebritas cantik yang mengungkapkan pendapatnya masing-masing tentang karbohidrat. 1. Jennifer Aniston Jen mungkin mampu untuk menghindari karbohidrat ketika dia masih lajang. Tapi tunangannya Justin Theroux sangat menyukai hidangan ala Italian seperti Carbonara yang menurutnya bisa menambah beberapa kilogram bobot tubuhnya. 2. Gwyneth Paltrow Gwynnie terkenal suka memilih jenis makanan. Ia pernah mengatakan pada Daily Mail bahwa gluten dapat menyebabkan perut anak-anaknya 'bergemuruh'. "Setiap ahli gizi, dokter dan orang sadar kesehatan yang pernah saya temui tampaknya setuju bahwa gluten sulit dicerna dan yang paling buruk dari itu adalah alergi," katanya. Menurut Gwynnie, keluarganya tidak makan pasta, roti atau biji-bijian olahan seperti nasi putih dan menghindari karbohidrat. 3. Anna Kendrick Dalam sebuah wawancara dengan Huffington Post, Anna mengaku pernah datang ke pesta dan banyak makan karbohi [...]

Gemar Makan Ikan, Jauhkan Risiko Gangguan Pendengaran

Gemar Makan Ikan, Jauhkan Risiko Gangguan Pendengaran

Kabar menyenangkan bagi Anda yang gemar makan ikan karena dapat menjauhkan Anda dari risiko gangguan pendengaran. Sebuah alasan tepat untuk terus konsumsi hewan yang hidup di air. Orang yang makan ikan dua porsi atau lebih seminggu ternyata punya hubungan yang kuat dengan penurunan risiko gangguan pendengaran menurut American Journal of Clinical Nutrition. Penelitian yang dipimpin oleh dokter Sharon Curhan dari Harvard Medical Schoool ini mendapatkan data penelitian ini setelah melakukan penelitian terhadap lebih dari 65.215 perempuan selama hampir dari 20 tahun. Perempuan yang mengonsumsi ikan, apapun jenis ikannya, ternyata terkait dengan berkurangnya keluhan gangguan pendengaran. "Asam omega 3 dan lemak tak jenuh yang terkandung dalam ikan, menyebabkan aliran darah ke koklea lebih baik," tutur Curhan seperti dilansir Time, Jumat (12/9/2014). Di dalam koklea yang juga dikenal dengan rumah siput yang di dalamnya terdapat impuls saraf untuk dibawa ke otak. Struktur yang banyak mengandung organ korti, yaitu reseptor yang mengubah getaran yang diterima. Fungsi dari rumah siput sendiri adalah menjadi impuls saraf yang akan diteruskan ke otak - See more at: http://better-right.bl [...]

Ingat, Teh Hijau Tak Bisa Bikin Anda Kurus!

Ingat, Teh Hijau Tak Bisa Bikin Anda Kurus!

Tubuh ideal merupakaan dambaan setiap orang. Untuk mencapai berat badan ideal, beragam cara dilakukan, salah satunya dengan mengonsumsi teh hijau.Tak dapat dimungkiri, masih banyak yang percaya bahwa konsumsi berlebih teh hijau ampuh membakar lemak dan menurunkan berat badan. "Tidak ada gunanya minum banyak teh hijau apabila pola makannya berantakan. Bisa saja sih kurus, tapi karena kekurangan cairan, bukan lemak. Jelas ini tidak sehat," kata Clinical Dietician, Emilia E. Achmadi MS., RD dalam acara `Ichi Ocha, Minuman Teh Hijau Dalam Kemasan Pertama dengan 1 Kali Proses Penyeduhan`, The Only One Club, FX Lifestyle X?enter, Jakarta, ditulis Kamis (6/2/2014)Menurut Emilia, teh hijau memiliki fungsi sebagai salah satu pendukung dihancurkannya lemak jahat dalam tubuh. Tapi, teh hijau tidak akan membuat kurus bila pengonsumsinya sendiri tidak menjaga pola makan dan hidupnya."Minum teh hijau idealnya sekitar 2 sampai 3 gelas sehari. Dan jangan lupa minum air putih. Kalau mau kurus, imbangi dengan pola makan, istirahat, dan aktivitas fisik," kata dia menambahkan.Selain antioksidan, tambah Emilia, di dalam teh hijau terkandung senyawa lain yang dapat menimbulkan efek diuretik, rasa ingin [...]

Mau Langsing? Hindari 5 Kebiasaan Berikut

Mau Langsing? Hindari 5 Kebiasaan Berikut

Bingung mendapati mengapa berat badan Anda tak kunjung turun? Coba cek kebiasaan makan malam Anda. Karena ada beberapa kebiasaan yang membuat Anda tanpa disadari membuat berat badan sulit turun bahkan membuat timbangan terus ke arah kanan. Dilansir dari Women's Health dilansir pada Senin (27/10/2014) hindari lima kebiasaan berikut demi dapatkan tubuh langsing. 1. Menu makan paling besarMalam hari merupakan saat santai, tidak seperti sarapan yang berangkat tergesa-gesa ke kantor atau tempat aktivitas lain atau mepetnya waktu siang hari di tengah padatnya aktivitas. Sehingga malam hari merupakan waktu makan dengan waktu panjang yang membuat Anda bisa makan sesuka hati. Akibatnya, tubuh sulit mencerna dan memroses banyaknya makanan yang masuk ke tubuh, ungkap ahli gizi Jaime Mass, RD. Makanan yang tidak bisa dicerna akan diubah menjadi asam lemak yang menyebabkan berat badan bertambah. 2. Makan tepat sebelum tidurMakan sebelum tidur akan membuat sulit tidur. "Tidur sangat penting untuk metabolisme tubuh mulai dari mengatur kadar gula darah serta keseimbangan hormin yang tepat," ujar Mass. 3. Minum kopiMinum minuman bersoda maupun berkafein bisa mengacaukan jam tidur Anda sehin [...]

Konsumsi Serat Bikin Lansing Tanpa Pusing

Konsumsi Serat Bikin Lansing Tanpa Pusing

Bukan hanya membantu langsing, kebutuhan serat yang tercukupi menghindarkan dari penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan kanker usus. Maka penting untuk menjaga agar kebutuhan serat tercukupi. Sayangnya, masih banyak masyarakat umum yang makan kurang serat. "Perempuan masih mengonsumsi serat sekitar 15 mg padahal setiap hari dibutuhkan 25 mg," tutur Keri Gans, ahli diet dari New York City serta penulis The Small Change Diet seperti dikutip laman womens health, Kamis, (3/7/2014). Jika Anda mengalami hal berikut, tandanya Anda kurang serat. 1. Tidak ke belakang sehari sekaliInilah tanda yang paling banyak diketahui banyak orang dan memang benar. Serat berperan menciptakan gerak peristaltik pada usus. Proses pembuangan pun berlangsung lancar, tak lama-lama berhenti di usus besar. 2. Kolesterol tinggiKadar kolesterol dan serat punya hubungan erat. Dalam berbagai penelitian menunjukkan bahwa serat membantu menurunkan kadar kolesterol. "Jadi jika kebutuhan serat tercukupi dalam tubuh maka kadar kolesterol dalam tubuh normal," tutur Gans. 3. Lapar lagi usai 45 menit makan"Serat dicerna lama dan membuat kenyang lebih lama," ungkap Gans. Jadi, jika cepat lapar usai makan besar artiny [...]

Diet Jus Buah Disalahkan Ahli Kesehatan

Diet Jus Buah Disalahkan Ahli Kesehatan

Adanya penelitian terbaru mengenai manfaat segelas jus buah, ternyata banyak membuat perubahan kebiasaan hidup sehat. Contohnya saja, dulu kita mengenal bahwa minum jus buah itu menyehatkan. Tapi sekarang, ahli kesehatan menilai, minum jus tidak boleh dikonsumsi lebih dari satu gelas sehari. Selain karena kandungan gula yang tinggi pada buah, kebiasaan masyarakat Indonesia yang minum jus ditambah gula dapat meningkatakkan risiko diabetes di usia dewasa. Para ahli kesehatan di Inggris bahkan menyebut jus buah yang dikonsumsi saat diet hanyalah sebagai bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Dalam arti, jus buah dapat membuat remaja berusia 11-19 tahun mengonsumsi 42 persen gula lebih banyak dari yang direkomendasikan. Sedangkan usia dewasa yang sering mengonsumsi jus, berisiko mengalami diabetes dan stroke. Hasil penelitian tersebut dilakukan oleh National Diet and Nutrition Survey. Ilmuwan menemukan, anak-anak berusia 10 tahun kebawah kebanyakan telah melebihi batas konsumsi harian gula yang direkomendasikan sebesar 34 persen. Sumber utamanya seperti gula, jus buah, minuman ringan, sereal bar, biskuit dan kue. Survei yang melibatkan 4.000 orang dewasa dan anak-anak antara 200 [...]

Membenci Orang Saat Hamil Bisa Bikin si Anak Mirip yang Dibenci

Membenci Orang Saat Hamil Bisa Bikin si Anak Mirip yang Dibenci

Saat ibu hamil orang selalu mengingatkan jangan membenci orang karena wajah anaknya bisa mirip dengan yang dibenci. Alasannya, pikiran ibu bisa memengaruhi fisik anak.Demikian disampaikan Master Trainer Neuro Associative Conditioning (NAC) Arief Adinoto saat berbincang-bincang dengan Redaksi Liputan6.com, seperti ditulis Minggu (2/2/2014)."Jangan benci orang berlebihan. Bukan cuma benci, emosi pikiran ke satu orang membuat anaknya jadi mirip," kata pria yang akrab disapa Kak Arief.Menurut Arief, antara benci dan cinta itu tipis. Cinta dan benci sama-sama membayangkan orangnya. "Kita bayangkan, visualisasikan menempel ke mindset kita, jadi mendarah daging dan jadi karakter kita," ujarnya.Ketika hamil, lanjut Arief, ibu membagi dua kebutuhan yakni fisik dan rohani. Emosi dan stres bisa mempengaruhi bayinya, termasuk fisiknya.Jika ibu stres maka anak ikut stres. "Saat itu kita tidak menyadarinya. Kerugian kelihatan saat dewasa. Saat remaja sudah kelihatan. Jadi ibu hamil perasaannya dijaga.Arief berpegang pada pernyataan `Jagalah pikiranmu karena pikiran menjadi kata-katamu. Jagalah kata-katamu karena kata-kata menjadi sikapmu. Jagalah sikapmu karena sikap menjadi sifat dan jagalah si [...]

Pekerja Obesitas Dianggap Tak Produktif

Pekerja Obesitas Dianggap Tak Produktif

Pertahanan tubuh dari seorang obesitas 40 persen lebih rendah dari orang berukuran normal. Para peneliti mengatakan, kondisi ini membuat mereka harus banyak beristirahat, karena kemungkinan untuk cedera dan sakit cukuplah besar. Akibatnya, mereka kurang produktif di tempat kerja.Dalam sebuah studi yang dilakukan di Virginia Tech and the University di Buffalo, Amerika Serikat, para peneliti memeriksa daya tahan tubuh dari 32 orang responden yang terbagi menjadi empat kategori; non-obesitas muda, obesitas muda, non-obesitas yang lebih tua, dan obesitas yang lebih tua.Masing-masing dari mereka menyelesaikan tiga tugas yang melibatkan berbagai keterampilan; genggaman tangan, elevasi bahu, dan mengoperasikan simulasi perakitan. Dalam penilaiannya, peneliti melihat waktu istirahat, lamanya mereka bekerja, termasuk juga tingkat keaktivitasan mereka.Asisten Profesor di Departemen Teknik Industri dan Sistem, Lora Cavuoto, menilai bahwa wanita gemuk lebih buruk dalam mengerjakan tugas-tugasnya. "Temuan kami menunjukan, rata-rata 40 persen memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah pada kelompok obesitas, dengan perbedaan terbesar dalam hal geggaman tangan dan tugas perakitan simulasi," kata [...]

Jus Apel Sama Buruknya dengan Minuman Bersoda Lain

Jus Apel Sama Buruknya dengan Minuman Bersoda Lain

Tahukah Anda bahwa minuman seperti jus apel dan yoghurt yang dikatakan bebas lemak dan sehat ternyata sama buruknya dengan minuman bersoda? Suatu survei menemukan, segelas jus apel mengandung 7 sendok gula, sama seperti tiga porsi donat Krispy Kreme. Sedangkan yoghurt bebas lemak mengandung gula dengan takaran sama dengan seporsi es krim. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar asupan gula tidak lebih dari enam sendok setiap hari. Bila dalam sehari kita hanya mengonsumsi segelas jus apel, maka sebenarnya gula yang masuk ke dalam tubuh sudah berlebih. Mungkin langsing akan didapat, tetapi Anda berisiko diabetes.Fatalnya, jus apel dan yoghurt yang disebut bebas lemak kerap diberikan pada anaknya oleh ibu untuk bekal sekolah. Mereka tidak menyadari, terlalu banyak gula dapat menyebabkan kerusakan permanen. Jika sudah seperti ini, maka orangtua harus mulai waspada. Sebab, kelebihan gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe dua, dua kali lipat dari orang biasanya. Kelebihan gula juga dapat menyebabkan kerusakan gigi hingga menyebabkan ompong pada anak.Chief Medical Officer asal London, Inggris, Sally Davies, meminta para orangtua agar menjaga supaya a [...]

Sedot Lemak Bisa Akibatkan Kematian?

Sedot Lemak Bisa Akibatkan Kematian?

Ada bermacam cara menghilangkan lemak tubuh. Mulai dari yang alami seperti olahraga dan diet sampai melakukan operasi seperti sedot lemak. Tapi sebenarnya amankah prosedur sedot lemak mengingat banyak orang melakukannya. Menanggapi hal tersebut, Ahli diet, Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK mengungkapkan, sedot lemak memang efektif membuang lemak berlebih di beberapa daerah tubuh tertentu. Tapi bukan dilakukan pada perut karena dapat berisiko kematian. "Sedot lemak atau liposuction merupakan prosedur pengambilan lemak dibawah kulit atau subkutan. Tapi ada yang perlu diperhatikan, lemak yang diambil tidak boleh yang berada di bawah kulit perut karena dapat menimbulkan inflamasi. Lemak perut itu menutupi usus hati, hanya bisa dihilangkan dengan olahraga dan mengurangi makan," katanya, seperti ditulis Jumat (11/7/2014). Pengambilan lemak subkutan sendiri, kata Samuel, memang cenderung dilakukan wanita untuk mengubah penampilan. Sehingga sedot lemak hanya boleh dilakukan di kulit lengan atau paha. Begitu juga dengan jumlah lemak yang boleh diambil, tidak lebih dari 5 kilogram. "Dokter bedah itu hanya bisa sedot lemak sampai 5 kilogram. Kalau ada yang mengklaim bisa lebih dari itu, pas [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *