Waspadai Alergi Jika Anak Pilek Terus-terusan

Waspadai-Alergi-Jika-Anak-Pilek-Terus-terusan.jpg

Gejala hidung tersumbat, pilek, suara bindeng pada anak seringkali membuat anak tampak mengkhawatirkan. Anda berharap dapat segera mengurangi gejalanya, namun Anda tidak yakin apa penyebabnya. Apakah anak terkena flu atau alergi?

Jika si kecil pilek berulang bisa jadi ia sebenarnya mengalami alergi. Gejala pilek karena alergi dan flu memang tidak jauh berbeda. Berikut ini adalah perbedaannya:

  • Flu/ Infeksi saluran napas atas

Penyebab terseringnya adalah infeksi virus dan umumnya disertai demam. Selain flu, dapat juga muncul gejala batuk. Pada flu lendir biasanya berwarna kuning atau kehijauan.

  • Alergi

Gejala flu karena alergi biasanya berlangsung lebih lama, lebih dari 5 hari dan dapat terus berulang. Pilek karena alergi disebabkan oleh alergen yaitu benda yang dapat memicu alergi, seperti debu, asap, makanan, dan sebagainya. Pada alergi, lendir biasanya berwarna jernih dan encer.

  • Penyebab lain

Penyebab lain yang dapat menyebabkan keluhan pilek dan hidung tersumbat adalah hipertrofi adenoid, deviasi septum, dan sinusitis. Namun sinusitis biasanya terjadi pada anak yang lebih besar, biasanya anak usia > 7 tahun.

Alergi biasanya menurun dari keluarga. Jika orang tuanya memiliki riwayat alergi, kemungkinan besar anaknya juga akan mengalami alergi. Manifestasi alergi bisa muncul dalam beberapa gejala/penyakit, seperti dermatitis atopi (alergi kulit), asma, dan rhinitis alergi. Flu yang berulang yang disebabkan oleh alergi bisa disebabkan oleh rhinitis alergi.

Pengobatan flu tergantung dari penyebabnya, jika flu disebabkan oleh infeksi virus maka dapat diberikan obat untuk meredakan gejalanya. Jika flu disebabkan oleh alergi maka harus diberikan antihistamin. Untuk membuktikan apakah anak Anda menderita alergi atau tidak dapat dilakukan tes alergi. Segera konsultasikan dengan dokter jika si kecil mengalami flu berulang atau terus menerus agar dapat dilakukan evaluasi dan terapi yang sesuai.

Sumber: KlikDokter.com

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Tes Pre-eklamsia Dini

Tes Pre-eklamsia Dini

Kondisi kehamilan beresiko akibat pre-eklamsia kini telah mampu di prediksi sedini mungkin sehingga dapat mencegah segala komplikasi pada kesehatan ibu dan bayi. Penelitian ini di publikasikan dalam pertemuan tahunan the American Society of Nephrology terhadap 300 wanita, dikutip dari BBC News Health (12/11). Meningkatnya tekanan darah dan kelebihan kadar protein dalam urin ibu hamil merupakan kondisi serius yang biasa disebut pre-eklamsia. Bila tidak dimonitor secara khusus oleh dokter ahli kandungan, ibu dan bayi bisa berada dalam keadaan bahaya yang mengancam jiwa keduanya. Untuk itu seringkali dokter menganjurkan agar anak segera dilahirkan apabila gejala pre-eklamsia terjadi di minggu-minggu akhir kehamilan, dan melarang segala aktifitas ibu hamil apabila pre-eklamsia terjadi di awal kehamilan agar dapat memperpanjang kehamilan hingga bayi dianggap cukup kuat untuk dilahirkan. Bahkan tidak jarang pre-eklamsia berlanjut hingga setelah kelahiran sebagai kondisi eklamsia yang juga mengancam jiwa. Hingga kini penyebab pre-eklamsia masih sebatas kemungkinan dan hipotesis semata, tak ayal banyak para dokter belum dapat merawat ibu hamil dengan pre-eklamsia sebelum terjadinya gejala [...]

Rajin Ke Dokter Gigi Mengurangi Resiko Jantung

Rajin Ke Dokter Gigi Mengurangi Resiko Jantung

Apakah Anda termasuk rajin membersihkan karang gigi 2 kali setahun ke dokter gigi? Kalau jawaban Anda adalah iya, maka Anda telah menurunkan 24% resiko terkena serangan jantung dan 13 % penurunan resiko terserang stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah ke dokter gigi atau hanya ke dokter gigi sekali per dua tahun. Penemuan data ini dikemukakan oleh para peneliti dari Taiwan yang di presentasikan dalam pertemuan tahunan the American Heart Association, Orlando, Amerika Serikat hari minggu kemarin (13/11) seperti dilansir dalam USA Today. Penelitian ini dilihat dari 100.000 orang tanpa latar belakang gangguan jantung selama rata-rata 7 tahun, dan mereka yang rajin ke dokter gigi untuk melakukakan pembersihan karang gigi atau biasa disebut tooth scaling paling tidak dua kali setahun selama dua tahun, mengalami penurunan resiko serangan jantung sebesar 24% dan stroke sebesar 13%. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya di Sweden yang mengemukakan bahwa jenis penyakit periodontal dan bakteri yang berkembang selanjutnya dalam mulut diperkirakan memberikan resiko dalam serangan jantung, stroke dan gagal jantung. Bahkan Dr. Emily (Zu-Yin) Chen selaku [...]

Pengobatan Baru Terhadap Penyakit Huntington

Pengobatan Baru Terhadap Penyakit Huntington

Penyakit genetika turunan yang mengalami kerusakan pada sel-sel syaraf otak penderita secara perlahan menjadikan penyakit Huntington sebagai salah satu penyakit langka yang belum dapat disembuhkan. Namun sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Justo Garcia de yebenes dari Madrid, Spanyol mengungkapkan hasil penelitian reaksi positif obat pripodopine terhadap penderita penyakit Huntington. Penelitian yang dipublikasikan dalam the Lancet Neurology ini menunjukkan bahwa obat pridopidine mampu memperbaiki gejala penyakit Huntington secara efisien dan tanpa efek samping terhadap gerakan-gerakan penurunan fungsi motorik penderita sehingga dapat terkontrol. Penyakit Huntington merupakan penyakit dimana penderita tidak dapat mengontrol gerakan motorik mereka secara sadar sehingga koordinasi gerakan, berbicara hingga menelan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Bersamaan dengan penurunan fungsi motorik, penderita juga mengalami perubahan perilaku dan pikiran (kognitif) yang berlanjut menjadi demensia atau pikun lebih cepat. Penyakit ini pertama kali ditemukan oleh seorang dokter keluarga di abad ke-19 bernama George Huntington di Long Island, New York dan hingga kini dikenal sebagai Hu [...]

Usia Wanita Saat Pertama Kali Haid Bisa Prediksi Kondisi Kesehatan Ketika Dewasa

Usia Wanita Saat Pertama Kali Haid Bisa Prediksi Kondisi Kesehatan Ketika Dewasa

Sebagian besar wanita tidak terlalu mempedulikan di usia berapa mereka mendapatkan menstruasi pertamanya. Jika datang bulan di usia terlalu muda, umumnya wanita hanya merasa malu karena berarti dia 'matang' lebih cepat ketimbang teman-teman seusianya. Sementara jika baru mengalami haid saat usia dewasa mungkin hanya karena faktor genetik atau hormon yang tidak seimbang.Namun ternyata faktanya tidak sesederhana itu. Usia ketika wanita mendapat menstruasi pertama ternyata bisa memprediksi kondisi kesehatan di masa depan. Studi terbaru menunjukkan bahwa tinggi rendahnya risiko seorang wanita menderita penyakit jantung, stroke atau tekanan darah tinggi saat dewasa dipengaruhi oleh siklus menstruasi pertamanya.Seperti dikutip dari She Knows, para peneliti dari University of Oxford telah menganalisa data kesehatan milik lebih dari satu juta wanita usia 50 hingga 64 di Inggris. Hasil analisa tersebut menunjukkan bahwa wanita yang mengalami menstruasi sebelum usia 10 tahun paling berisiko terkena gangguan jantung dan hipertensi di masa tuanya. Hal yang sama juga berpotensi terjadi pada wanita yang mendapatkan haid pertamanya setelah usia 17 tahun.Informasi dari penelitian ini pun dibena [...]

Penyakit Hati Masih Bisa Dicegah, Lakukan dari Sekarang

Penyakit Hati Masih Bisa Dicegah, Lakukan dari Sekarang

Hati berperan penting menjaga tubuh tetap sehat dengan mengeluarkan racun dari tubuh yang masuk bersama makanan dan minuman. Hati memproduksi cairan empedu yang selain berfungsi membantu memecah lemak dari makanan, juga mampu menyimpan glukosa yang nantinya mendukung penyediaan energi bagi tubuh. Oleh karenanya, apa pun bentuk gangguan yang menimpa organ ini dapat berisiko mengganggu sistem pengeluaran racun dari dalam tubuh. Jika tidak segera ditangani, pada akhirnya berisiko mendatangkan penyakit yang membahayakan nyawa. Sayangnya, banyak kebiasaan sehari-sehari manusia yang berisiko menyebabkan gangguan pada hati. Mulai perhatikan makanan Anda dari sekarang dan cermati juga kondisi-kondisi yang menyimpan risiko seperti berikut ini. Terlalu banyak konsumsi gula Hati membutuhkan fruktosa, yaitu salah satu jenis gula, untuk memproduksi lemak. Tetapi jika terlalu banyak mengonsumsi gula olahan dan pemanis buatan dari sari pati jagung dengan kadar fruktosa tinggi, maka dapat menyebabkan penumpukan yang berisiko menyebabkan penyakit hati. Jenis gula ini umumnya terdapat pada minuman soda, permen, dan kue manis. Risiko ini bahkan dapat terjadi pada orang yang tidak mengalami kelebiha [...]

Tips Membuat Makanan Bebas Alergi

Tips Membuat Makanan Bebas Alergi

Ditengah banyaknya makanan yangg lezat dan nikmat nan berlimpah ditengah-tengah liburan saat ini, para ahl imemperingatkan bahwa makanan tersebut bias menyebabkan resiko yang potensial untuk anak-anak yang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. ?Selama liburan, kita akan sangat mudah tergoda pada makanan menarik yang sedang dikonsumsi oleh orang lain. Dan sangat sulit untuk memilah mana yang mengandung alergen (penyebab alergi) dan mana yang bukan, ?kata dr. Joyce Rabbat, seorang ahli alergi anak di Loyola University Health System, seperti dilansir oleh Medicinenet.com. Rabbat menawarkan tips berikut untuk orang tua darianak-anak yang memiliki alergi makanan. Pertama, cobalah untuk menghindari penggunaan alergen ketika menyiapkan makanan. "Ada banyak alternatif yang dapat disubstitusikan kedalam resep liburan favorit," kata Rabbat. Jika Anda tidak dapat mengubah resep, pastikan Anda terlebih dahulu mempersiapkan semua makanan yang tidak mengandung alergen. Hal ini akan membantu untuk membatasi resiko kontaminasi silang. Jika Anda sebelumnya membuat makanan yang mengandung alergen untuk Anda atau anggota keluarga yang lain yang tidak memiliki alergi, pastikan untuk benar-b [...]

Cegah Anemia dengan Makanan Penambah Darah

Cegah Anemia dengan Makanan Penambah Darah

Sering merasa lemas dan letih? Mungkin tubuh Anda kurang darah. Untuk itu, mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat besi dapat menjadi solusi. Penurunan sel darah merah dalam tubuh umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi. Dengan kurangnya zat besi, tubuh Anda tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin, yaitu substansi dalam sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh. Oleh karenanya, kekurangan zat besi dapat menyebabkan Anda merasa lelah dan lemas. Sumber Zat Besi Penambah Darah Terdapat dua bentuk zat besi yang diserap tubuh dari makanan yang Anda konsumsi, yaitu: Heme: berasal dari hemoglobin. Umumnya terdapat di dalam bahan makanan hewani seperti daging unggas, daging merah, dan ikan. Non-heme: terdapat dalam bahan makanan nabati seperti kentang, sayuran berdaun hijau, antara lain bayam, biji-bijian seperti wijen, dan buah-buahan kering, seperti kismis. Zat besi heme lebih mudah diserap tubuh dibandingkan zat besi non-heme yang berasal dari sumber nabati. Penyerapan juga akan lebih mudah jika makanan yang mengandung zat besi dikonsumsi dengan dukungan vitamin C yang banyak terdapat di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran seperti tomat, jeruk, [...]

4 Sebab Dokter Anjurkan Kelahiran dengan Operasi Sesar

4 Sebab Dokter Anjurkan Kelahiran dengan Operasi Sesar

Dokter spesialis kebidanan seringkali diberi label komersil oleh pasiennya, pasien menganggap sang dokter dengan mudah memutuskan operasi sesar (seksio sesarea) untuk melahirkan bayi pasien karena honor yang lebih besar, masyarakat awam pun semakin menjadi-jadi membicarakan hal ini, sudah bukan cerita baru memang, namun, benarkah dokter kebidanan meraup keuntungan dengan menipu pasiennya? Sebelum Anda menjadi hakim jadi-jadian, mari simak ulasan berikut ini. Pada sebagian besar proses persalinan, persalinan terjadi secara spontan, artinya si bayi lahir lewat jalan lahir alamiah ibu, lalu muncul di mulut vagina (persalinan spontan pervaginam : persalinan spontan yang terjadi melalui vagina), sementara pada beberapa kasus yang lain, persalinan melalui operasi sesar menjadi pilihan dokter, persalinan ini dikenal dengan persalinan perabdominam (per-abdomen: melalui perut ibu). Kita semua tahu biaya untuk operasi sesar berkali-kali lipat lebih mahal daripada persalinan spontan, hal inilah yang kemudian menjadi bahan pembicaraan yang seringkali merusak citra dokter spesialis kebidanan. Dunia medis punya syarat nya sendiri sehingga seorang ibu diputuskan tidak dapat melahirkan spontan m [...]

Merelakan Payudara Diangkat Guna Kurangi Risiko Kanker

Merelakan Payudara Diangkat Guna Kurangi Risiko Kanker

Oleh: dr. Puti Naindra Alevia Payudara. Dua buah penonjolan hemisfer di atas dada yang mengantungi kumpulan jaringan lemak, pembuluh darah, ujung-ujung saraf yang sensitif, serta kelenjar-kelenjar penghasil susu manusia. Pada satu sisi, mereka memiliki sifat keibuan, sebagai simbol kekuatan. Di sisi lain, mereka seduktif, seksual. Dengan peran ganda tersebut, eksistensi payudara masih diasosiasikan dengan feminitas. Bagaimana bila kemudian seorang harus kehilangan payudaranya tersebut? Apakah berarti ia menjadi ?kurang? wanita? Pertanyaan tersebut dijawab tegas oleh Angelina Jolie. Aktris yang pernah dinobatkan menjadi wanita tercantik di dunia itu memilih untuk merelakan kedua buah dadanya diangkat untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara. Ia menjalani mastektomi ganda pada tanggal 16 Februari 2013 setelah pemeriksaan genetik menunjukkan adanya mutasi gen BRCA (BReast CAncer) 1 dan 2 dalam tubuhnya. Mutasi gen ini diwarisi dari neneknya yang menderita kanker ovarium serta ibunya yang pernah menderita kanker payudara dan meninggal karena kanker ovarium. Dengan diangkatnya kedua payudaranya, risiko Angelina menderita hal yang sama pun turun dari 87% menjadi di bawah 5%. Ia me [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *