WNI Tinggal di Luar Negeri Tak Ditanggung BPJS Kesehatan?

bpjs-kesehatan-131001b.jpg

Meskipun peraturan perundangan mengenai warga negara asing yang tinggal di Indonesia sudah ada, tapi ternyata aturan mengenai warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri belum diatur masuk dalam peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

“WNI (Warga Negara Indonesia) yang tinggal di luar negeri belum bisa jadi peserta BPJS Kesehatan. Karena disana mereka memiliki jaminan kesehatan yang ditanggung negara yang ditempatinya,” kata Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Irfan Humaidi saat temu media di Jakarta, Kamis (9/1/2014).

Menurut Irfan, warga negara kita yang akan tinggal di luar negeri biasanya harus membayar sejumlah uang untuk jaminan kesehatan di sana. “Jadi akan sama seperti sistem sekarang, Kesehatan warga negara asing kita jamin, warga negara Indonesia di negara asing mereka yang jamin,” jelasnya.

“Seperti di Eropa, jaminan kesehatan ditanggung di sana. Ketika masuk Eropa ada kewajiban bayar. Jadi belum masuk BPJS Kesehatan tidak apa karena sudah ditanggung,” tambahnya.

(Fit/Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Kram Perut, Tak Tahunya sang Biarawati Sudah Mau Melahirkan

Kram Perut, Tak Tahunya sang Biarawati Sudah Mau Melahirkan

Seorang biarawati (31) asal El Salvador, pusat kota Italia akhirnya dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluh kram perut yang ternyata diketahui sedang hamil dan sudah waktunya melahirkan. Yang membuat heran, biarawati tersebut tidak mengakui kalau dirinya hamil. Meskipun sejumlah sumber lain mengatakan tidak percaya kalau ia hamil, tapi pendeta Don Fabrizio Borrello tampaknya percaya pada biarawati itu."Saya tidak tahu saya hamil. Saya hanya merasakan sakit perut," kata biarawati tersebut, seperti ditulis TheStir, Minggu (19/1/2014).Sementara itu, saat ini kehamilan biarawati ini dianggap melecehkan Gereja Katolik Italia. Bahkan Uskup Delio Lucarelli mengatakan bahwa biarawati itu harus meninggalkan gereja di Rieti, Roma Utara setelah melanggar kesuciannya."Akan lebih baik bahwa dia sekarang menjalani hidup sekuler dengan bayinya , jauh dari lembaga-lembaga keagamaan," jelas juru bicara uskup Delio.Banyaknya masyarakat yang menentang keberadaan biarawati ini membuat orang-orang di rumah sakit iba dan mengumpulkan pakaian dan sumbangan untuknya dan bayinya.Di lain pihak, walikota Rieti, Simone Petrangeli mengimbau kepada masyarakat dan media setempat untuk tetap menghormati privasi [...]

Jangan Sembarangan Minum Antibiotik!

Jangan Sembarangan Minum Antibiotik!

Sampai detik ini Antibiotik (AB) masih dianggap obat dewa. Sakit sedikit saja pasien akan meminta resep berupa AB kepada dokter, tanpa adanya pemeriksaan lebih lanjut. Pasien percaya dengan mengonsumsi AB akan terhindar dari infeksi bakteri.Menurut Penasehat Yayasan Orang Tua Peduli dan Milis Sehat, dr. Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPed, bakteri bukanlah musuh manusia dan pemberian AB tidak bisa sembarangan karena harus dilakukan pemeriksaan laboratorium terlebih dulu untuk memastikan jenis AB mana yang cocok untuk dikonsumsi si pasien."Mindset manusia itu harus diubah. Jangan anggap bakteri itu jahat. Bakteri bukanlah musuh manusia," kata dr. Purnamawati dalam acara bertema `Bakteri: Kawan atau Lawan` di Restoran Gemoelai Panglima Polim, Jakarta, Kamis (6/3/2014)Pada dasarnya, lanjut dia, manusia tidak dapat hidup tanpa bakteri. Oleh karena itu, upaya manusia melawan atau memusnahkan bakteri adalah upaya yang sia-sia, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kerugian."Salah satu kerugian yang telah dirasakan masyarakat di seluruh dunia adalah resistensi bakteri terhadap antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan aman, menyebabkan bakteri bermutasi dan menjadi resisten [...]

BBM Naik, Harga Obat Juga Naik

BBM Naik, Harga Obat Juga Naik

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) premium sekitar Rp 2.000 diperkirakan akan memengaruhi harga obat. Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan kenaikan harga obat tidak akan lebih dari satu persen. "Kami sudah hitung-hitung karena memang ada biaya angkut, tapi itu tidak lebih dari satu persen," kata Menkes pada wartawan di sela acara Simposium Penelitian Pembangunan Kesehatan se Asia Pasifik ke-2 di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (18/11).Menkes menerangkan, kenaikan harga alat-alat kesehatan juga sangat bergantung pada tempat membelinya. "Saya kira itu dolar kalau (alat kesehatannya) impor. Tapi kalau buatan sendiri tergantung alat kesehatannya apa," tambah Menkes.Sebelumnya, pemerintah secara resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar mulai Selasa (18/11/2014) pukul 00.00 WIB. Harga premium naik Rp 2.000 menjadi Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp 6.500 per liter. Sementara harga solar naik Rp 2.000 dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500 per liter. [...]

Kurang Gizi Tak Pandang Kaya atau Miskin

Kurang Gizi Tak Pandang Kaya atau Miskin

Jangan kira kalau hanya orang miskin yang bisa mengalami kurang gizi. Orang kaya pun juga memiliki risiko yang sama. Apalagi perubahan gaya hidup membuat orang-orang beralih dari makanan tradisional ke makanan cepat saji. Seperti disampaikan pakar gizi dari Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Endang L. Achadi bahwa prevalensi stunting pada balita diantara kelompok kaya sangat tinggi. "Orang pendek dari keluarga miskin memang lebih banyak daripada dari keluarga kaya. Tapi orang kaya yang pendek juga banyak," kata Endangsaat seminar media dalam rangka Ulang Tahun PT Sarihusada ke 60 di Yogyakarta, ditulis Minggu (31/8/2014 Laporan Riset Dasar Kesehatan (Riskesdas) 2007, kata Endang, juga menunjukkan perbedaan antara kuintil 1 (termiskin) dan 5 (terkaya) ternyata hanya terpaut 10 persen. "Kurang gizi pada balita, utamanya stunting (pendek) masih sangat tinggi pada semua tingkat ekonomi, walaupun lebih tinggi pada kelompok miskin. Sedangkan obesitas pada balita bertambah, pada kelompok miskin hampir setinggi kelompok kaya," jelasnya. "Jadi jangan kira ini masalah sepele. Masalah gizi itu serius. Sedikit perhatian tapi dampaknya luar biasa," tambahn [...]

Jangan Anggap Sepele, Polusi Udara Juga Bisa Mematikan!

Jangan Anggap Sepele, Polusi Udara Juga Bisa Mematikan!

Polusi udara bisa menyebabkan kematian. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, satu dari delapan kematian di seluruh dunia karena polusi udara.Laporan terbaru memperlihatkan, polusi udara membunuh 7 juta orang pada 2012 sehingga ini menjadi risiko atas masalah kesehatan lingkungan pertama.Sejumlah penyakit dikaitkan dengan polusi udara seperti penyakit pernapasan. Tapi, para pejabat WHO mengatakan, mereka menemukan adanya hubungan yang kuat antara paparan polusi udara dalam ruangan (indoor) dan luar ruangan (outdoor) terhadap penyakit kardiovaskuler, stroke, dan penyakit jantung iskemik. Penyakit ini yang menyumbang terhadap 80 persen kematian akibat polusi yang disebabkan polusi udara di luar pada 2012.Polusi udara bukan hanya ancaman untuk kota besar seperti Beijing, yang membuat terlihat seperti kabut asap tebal dari luar angkasa. Menurut data WHO, penggunaan kompor kayu dan memasak dengan batubara di dalam ruangan juga berhubungan dengan 4,3 juta kematian pada 2012. Jenis polusi ini memengaruhi perempuan miskin dan anak-anak."Perempuan miskin dan anak-anak membayar harga yang besar dari polusi udara dalam ruangan sejak mereka menghabiskan lebih banyak waktu menghir [...]

Begini Cara Ajarkan Anak Berkata Jujur Sejak Kecil

Begini Cara Ajarkan Anak Berkata Jujur Sejak Kecil

Anak-anak harus diajari berlaku dan jujur sejak kecil. Apalagi anak-anak mungkin akan menyembunyikan kebenaran karena takut dihukum. Anak-anak tak memahami konsekuensi berbohong yang lebih besar.Penulis Smart Parenting Zaid Mohamad, Senin (3/2/2014) menjelaskan, berbohong hanya membiarkan anak-anak lolos untuk sementara waktu. Tapi, jika anak-anak ketahuan berbohong tak ada yang mengatakan seberapa besar konsekuensi yang mungkin anak-anak terima. Zaid menjelaskan, karena itulah orangtua perlu membekali anak-anak pengetahuan dan keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya sejak usia dini. Jika tidak, berbohong bisa menjadi kebiasaan yang mereka bawa hingga dewasa.Lantas bagaimana melatih anak untuk bersikap jujur? Zaid berbagi tips untuk para orangtua: 1. Katakan yang sebenarnyaMulailah dengan meyakinkan anak-anak bahwa tak apa-apa jika mereka mengatakan yang sebenarnya, tak peduli apakah itu tidak menyenangkan.Orangtua harus memastikan bahwa anak-anak memahaminya. Selain itu, orangtua harus mengingatkan mereka secara teratur setiap kali orangtua ragu-ragu dengan anaknya."Contohnyaa, saya baru-baru ini memberi uang dengan jumlah yang relatif besar ke anak saya untuk diberikan ke g [...]

Psikolog: Marshanda Tak Butuh Seorang Pengacara

Psikolog: Marshanda Tak Butuh Seorang Pengacara

Pengacara kondang O.C Kaligis ditunjuk langsung oleh Marshanda untuk membantu menangani kasus yang kini tengah membelitnya. Tampaknya, artis yang sempat menyebut dirinya seorang motivator artis (motivartis) tak main-main dengan keinginannya untuk memejahijaukan sang bunda, Rianty Sofyan. Sebagai Psikolog, Dr. Rose Mini A.p., M.Psi, menyayangkan tindakan yang diambil oleh Marshanda. Menurutnya, jika memang Marshanda membutuhkan seseorang untuk membantu menyelesaikan masalah yang tengah dihadapinya, tidak perlu sampai menyewa pengacara."Marshanda membutuhkan orang yang mampu menjembatani antara dia dan ibunya, bukan pengacara yang membawa masalah ini sampai ke pengadilan. Sebenarnya, ini tidak menguntungkan kedua belah pihak," kata Rose Mini saat diwawancarai Health Liputan6.com di Gedung Satmarindo, Jalan Ampera Raya Nomor 5, Cilandak, Jakarta Selatan, ditulis Kamis (7/8/2014)Dijelaskan Rose Mini, baik Marshanda maupun Rianty Sofyan, hanya perlu saling mengungkapkan apa yang menjadi keinginan nya. "Kalau saya lihat, sebenarnya kasus ini sudah berlangsung lama. Hanya saja, tidak menghasilkan sesuatu yang sinkron bagi keduanya. Sehingga, terbentuklah seperti ini," kata Rose Mini.Bila [...]

Mengapa Kehujanan Bisa Bikin Sakit?

Mengapa Kehujanan Bisa Bikin Sakit?

Memasuki musim hujan, jangan lupa untuk membawa payung atau jas hujan. Jika menerjang hujan begitu saja, bagi sebagian orang bisa membuat pilek maupun pusing. Hingga kini belum ada bukti atau penelitian yang menerangkan bahwa kehujanan akan membuat Anda sakit. Namun, menurut laman Livestrong pada Jumat (14/11/2014) kehujanan membuat temperatur tubuh menjadi turun hal ini membuat tubuh lebih rentan tertular virus yang menyebabkan batuk dan pilek lewat aneka paparan. Lalu, di beberapa tempat tertentu dengan tingkat polusi udara berlebih kehujanan akan meningkatkan risiko gangguan pernapasan maupun serangan asma. Selain itu, kondisi basah juga meningkatkan risiko Anda jatuh tergelincir. Baca Juga Resep Ampuh Bebas Sakit di Musim Hujan 5 Buah Wajib Makan di Musim Hujan [...]

Bahaya Paparan Radiasi Ponsel (II)

Bahaya Paparan Radiasi Ponsel (II)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum lama ini merilis efek jangka pendek dan jangka panjang dari paparan radiasi ponsel. Dikutip dari situs WHO, berikut ulasannya:Efek jangka pendekMekanisme utama yang sebenarnya dikhawatirkan adalah energi frekuensi radio dan tubuh manusia. Pada frekuensi yang digunakan oleh ponsel, sebagian besar energi akan diserap oleh kulit dan jaringan lainnya, namun kenaikan suhu tersbeut diabaikan dalam otak atau organ tubuh lainnya.Sejumlah studi saat ini telah meneliti efek dari medan frekuensi radio pada aktivitas listrik otak, fungsi kognitif, tidur, denyut jantung dan tekanan darah pada sukarelawan. Namun nyatanya, penelitian tidak menunjukkan bukti yang konsisten yang bisa memberikan efek kesehatan yang merugikan dari paparan medan frekuensi radio pada ponsel. Efek jangka panjangPenelitian epidemiologi sebelumnya telah memeriksa risiko jangka panjang dari paparan frekuensi pada ponsel. Ilmuwan menghubungkan antara tumor otak dan penggunaan ponsel. Hasilnya, sulit terdeteksi lantaran ponsel tidak banyak digunakan sampai awal 1990-an. Akhirnya, studi epidemiologi saat ini hanya dapat menilai kanker dihubungkan dalam efek jangka pendek.Analisis dari 13 [...]

Soal Kepedulian pada Penyandang Disabilitas, Contohlah Omron

Soal Kepedulian pada Penyandang Disabilitas, Contohlah Omron

Para penyandang disabilitas, bukanlah individu yang serta merta tanpa daya dan upaya. Beberapa kemampuan dan keterampilan mereka yang patut diapresiasi, antara lain pelukis, ahli rekayasa komputer, fasih membaca al-Quran terjemahkan huruf Braille, dan juara berbagai lomba olahraga. ?Keberpihakan negara terhadap para penyandang dilakukan, salah satunya dengan memberikan kuota dalam penerimaan tenaga kerja penyandang disabilitas, ? kata Dirjen Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Samsudi, pada acara puncak Hari Disabilitas Internasional, sekaligus penandatanganan Piagam Kesepakatan Penyediaan Akses Perbankan Bagi Penyandang Disabilitas Netra di Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (3/12/2014). Berbagai perusahan pun memberikan ruang kerja, salah satunya PT Omron, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Saat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki instalasi yang terbukti hasil lulusannya diserap di dunia kerja, baik pabrik maupun instansi. Instalasi penyelenggara tersebut, Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD) di Cibinong, Jawa Barat, dengan kapasitas per tahun 140 penyandang disabilitas dan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Dr. Soeharso, Solo [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *