WNI Tinggal di Luar Negeri Tak Ditanggung BPJS Kesehatan?

bpjs-kesehatan-131001b.jpg

Meskipun peraturan perundangan mengenai warga negara asing yang tinggal di Indonesia sudah ada, tapi ternyata aturan mengenai warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri belum diatur masuk dalam peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.

“WNI (Warga Negara Indonesia) yang tinggal di luar negeri belum bisa jadi peserta BPJS Kesehatan. Karena disana mereka memiliki jaminan kesehatan yang ditanggung negara yang ditempatinya,” kata Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Irfan Humaidi saat temu media di Jakarta, Kamis (9/1/2014).

Menurut Irfan, warga negara kita yang akan tinggal di luar negeri biasanya harus membayar sejumlah uang untuk jaminan kesehatan di sana. “Jadi akan sama seperti sistem sekarang, Kesehatan warga negara asing kita jamin, warga negara Indonesia di negara asing mereka yang jamin,” jelasnya.

“Seperti di Eropa, jaminan kesehatan ditanggung di sana. Ketika masuk Eropa ada kewajiban bayar. Jadi belum masuk BPJS Kesehatan tidak apa karena sudah ditanggung,” tambahnya.

(Fit/Abd)

Jangan lupa di share ya :)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...
RELATED ARTICLES
Banyak yang Berobat ke Mount Elizabeth Singapura, Ini Rahasianya

Banyak yang Berobat ke Mount Elizabeth Singapura, Ini Rahasianya

Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura merupakan salah satu rumah sakit swasta di kawasan Asia Tenggara yang menjadi tujuan `favorit` masyarakat Indonesia untuk berobat. Bahkan, masyarakat Indonesia juga tidak sungkan merogoh kocek terdalam demi mendapatkan pelayanan terbaik dari rumah sakit di bawah naungan Parkway Hospitals Singapore. Dr Kelvin Loh, mengungkapkan rahasia di balik ketertarikan masyarakat Indonesia pada rumah sakit yang telah memiliki dua cabang, Mount Elizabeth Orchard dan Mount Elizabeth Novena. Menurut Kevin, pasien merasa kebutuhan di rumah terpenuhi juga di rumah sakit ini. Seperti pelayanan yang baik, ramah dan cepat, makanan yang enak, kamar yang nyaman, tenaga medis yang mempuni, serta teknologi kedokteran yang canggih. "Selain itu, diagnosa yang akurat, serta hasil pemeriksaan yang tidak perlu menunggu lama hingga berminggu-minggu menjadikan Mount Elizabeth Hospitals begitu digemari," kata Kelvin dalam Mount Elizabeth Hospitals Annual Medical Seminar `Synergy in Action` di Mandarin Orchard Hotel, Orchard Rd, Singapura, Sabtu (25/10/2015). Chief Executive Officer Mount Elizabeth Hospitals, Singapura bersyukur memiliki sejumlah dokter dari spesialis yang ber [...]

Toilet Guru Lebih Diperhatikan daripada Toilet Murid

Toilet Guru Lebih Diperhatikan daripada Toilet Murid

Dari 100 sekolah di Jakarta, ternyata lebih dari 90 persennya tidak bersih apalagi higienis. Hal ini disampaikan Ketua Umum Asosiasi Toilet Indonesia, Naning Adiwoso saat temu media. Menurutnya, ada banyak masalah yang dihadapi dalam menjaga sanitasi di sekolah. Seperti misalnya, adanya perbedaan toilet guru dan toilet murid yang membuat petugas kebersihan hanya memperhatikan toilet guru saja. "Terpisahnya toilet guru dan murid menyebabkan petugas kebersihan lebih memperhatikan kebersihan toilet guru daripada murid Kurangnya kesadaran akan pentingnya toilet bersih ini menyebabkan penyebaran kuman penyakit," kata Naning, seperti ditulis Rabu (19/11/2014). Masalah lainnya yang masih menjadi kendala sanitasi di sekolah adalah jumlah toilet yang tidak sebanding dengan jumlah anak, tidak tersedianya tempat cuci tangan yang layak, tidak tersedianya air bersih yang cukup, serta jamban yang berbau.Selain itu, tidak tersedianya tempat sampah tertutup yang cukup juga masih jadi impian anak sekolah. Belum lagi, toilet sekolah cenderung memiliki ventilasi dan pencahayaan yang minim. Lantai dan dinding toilet juga susah dibersihkan. Ada pula toilet yang kemiringan lantainya tidak sesuai dan [...]

Dokter Jantung Selamatkan Nyawa Dokternya

Dokter Jantung Selamatkan Nyawa Dokternya

Bagaimanapun, seorang dokter juga manusia, mereka bisa sakit jantung layaknya orang dewasa pada umumnya. Tapi ada yang menarik dari kisah pensiunan dokter kandungan ini. Ia melakukan transplantasi jantung oleh ahli bedah jantung yang ternyata pernah lahir di RSnya. Sungguh, ini kisah yang mengharukan sebab tidak ada yang menyangka kalau ahli kandungan senior, Dr Jim Affleck (84), dirawat di RS karena harus menjalani transplantasi jantung di Rumah Sakit Memorial Sutter. Yang mengejutkan, dokter yang menangani Affleck, ahli bedah jantung Dr Robert Kincade ternyata pernah dipertemukan. "Ya, dokter inilah yang membantu ibu melahirkan saya, 45 tahun lalu. Saya melihat namanya di akte kelahiran," kata Robert, seperti dikutip Nydailynews, Selasa (4/11/2014). Meski demikian, saat dikonfirmasi, Affleck mengaku tidak ingat karena ia telah menyelamatkan sekitar 4.000 bayi. Ia juga terkejut bahwa ternyata anak yang lahir itu telah menjadi ahli bedah jantung yang bisa menyelamatkan hidupnya. "Semoga dokter bisa hidup bertahun-tahun dengan istrinya," kata Robert. [...]

Haid Tidak Teratur Berisiko Sulit Hamil

Haid Tidak Teratur Berisiko Sulit Hamil

Bagi wanita yang memiliki keluhan haid tidak teratur dan mengalami kesulitan untuk hamil, segera lakukan pemeriksaan ke dokter dikhawatirkan menderita gangguan seperti ovarium polikistik (PCO).Menurut Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Subspesialis Fertility dan Hormon Reproduksi Ahli Bedah Laparoskopi, Kiel, Jerman, Dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG(K) penderita PCO datang ke ahli fertilitas karena mengeluhkan haid yang tidak teratur."Pasien PCO umumnya datang ke Ahli Fertility dengan keluhan haid yang tidak teratur atau sudah lama menikah tapi tidak kunjung hamil. Diagnosis PCO ditentukan berdasarkan ditemukannya dua dari tiga gejala klinis yaitu mens yang tidak teratur, tanda-tanda hiperandrogen (muncul bulu halus di beberapa tempat), dan gambaran indung telur yang polikistik pada pemeriksaan USG," kata Dr. Caroline yang berpraktek di Omni Hospital Pulomas, Jakarta Timur, seperti ditulis Sabtu (18/1/2014).Polycystic Ovary (PCO) atau yang dikenal dengan Ovarium Polikistik merupakan kondisi ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur tetap kecil, tidak ada yg berkembang menjadi sel telur besar dan matang untuk bisa dibuahi oleh sel sperma."Hal tersebut yang membuat [...]

Kembang Kol, Sayur Murah Penjaga Imun Tubuh

Kembang Kol, Sayur Murah Penjaga Imun Tubuh

Coba tengok harga kembang kol di pasar tradisional atau pasar swalayan. Harganya relatif murah bukan? Namun jangan remehkan sayur dengan harga murah ini. Kembang kol mampu menjaga imun atau kekebalan tubuh terhadap serangkaian penyakit. Hal ini disebabkan karena mengandung Vitamin B dan Vitamin C, serta kalium dan fosfor. Selain itu bermanfaat pula untuk mendukung perbaikan tubuh, memelihara sistem saraf menurut ahli pakar gizi Rossanna Lee. Selain itu, masih ada 3 manfaat kembang kol lain yang baik untuk tubuh seperti dilansir Huffington Post, Senin (22/9/2014). 1. Tinggi antioksidan.Kembang kol punya tinggi kandungan antioksidan yang membantu mencegah radikal bebas yang mampu merusak sel-sel sel. Lee pun menyebutkan bahwa mengonsumsi kembang kol secara rutin mampu mencegah perkembangan sel kanker dan penyakit kronis umum. 2. Kaya seratSebagai sumber serat yang baik, mengonsumsi kembang kol dapat membantu pencernaan lancar. "Meningkatkan asupan serat adalah salah satu cara untuk mengendalikan nafsu makan dan mengelola berat badan," terang Lee. 3. Rendah sodiumBagi yang memiliki masalah jantung dan tekanan darah tinggi, mengonsumsi kembang kol disarankan karena mengandung so [...]

Gigi Ompong, Masalah Gigi Paling Umum di Kalangan Anak

Gigi Ompong, Masalah Gigi Paling Umum di Kalangan Anak

Sekitar 67 persen anak di Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dinilai sangat rentan terhadap penyakit gigi dan mulut. "Penyebabnya antara lain minum susu menggunakan dot di usia bayi, serta perilaku dan sikap menjaga kebersihan gigi dan mulut yang masih kurang," kata drg. Sakiya Mustainah, dalam sosialisasi kesehatan gigi dan mulut bagi anak-anak di Kabaena, seperti dikutip Antara, Senin (17/11/2014). Menurut Sakiya, angka 67 persen tingkat kerawanan sakit gigi dan mulut, prevalensi angka kesakitan serta karies pada anak diperoleh setelah melakukan penjaringan terhadap 120 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rahadopi dan Olondoro, Kabaena, Bombana. Ia menjelaskan dari jumlah anak yang dijaring tersebut, mereka terdeteksi rata-rata mengalami rampan karies atau gigi berlubang pada seluruh gigi depan dan bewarna cokelat. Oleh karena itu, katanya, tindakan kuratif saja (pengobatan) dirasakan tidak cukup untuk mengurangi prevalensi tingginya angka kesakitan tersebut, sebab pola dan perilaku keseharian merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak-anak. Sementara itu, kepala Puskesmas Kabaena, Nuim, SST, mengatakan pihaknya telah men [...]

Banyak Kematian Tak Diketahui Penyebabnya

Banyak Kematian Tak Diketahui Penyebabnya

Wakil Menteri Kesehatan, Ali Gufron Mukti mengaku sangat sulit mencari tahu penyebab kematian di Indonesia. Pasalnya, hanya 20 persen masyarakat yang meninggal di Fasilitas Kesehatan seperti rumah sakit dan sisanya meninggal di luar fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit dan klinik tanpa keterangan."Sulitnya untuk mengetahui penyebab kematian itu bisa berhubungan dengan tingkat pengetahuan dan kesadaran dari masyarakat mengenai pentingnya mendata penyebab kematian," kata Wamenkes, ditulis Rabu, 22 Juli 2014.Masalahnya, pencatatan atau registrasi kematian ini dilatar belakangi oleh adanya peraturan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Kesehatan (Menkes) No 15 tahun 2010 dan Nomor 162/Menkes/PB/I/2010 tentang Pelaporan kematian dan penyebab kematian sehingga memengaruhi data nantinya."Pemerintah sudah melakukan upaya dengan melakukan sistem registrasi di 128 kecamatan yang diharapkan dapat menekan angka kematian ibu dan bayi dan mencari tahu penyebab kematian. Tapi ini semua terkendala pelaporan kematian," jelasnya. [...]

Menkes: Bikin Kartu BPJS Jangan Tunggu Sakit

Menkes: Bikin Kartu BPJS Jangan Tunggu Sakit

Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek menyesalkan perilaku masyarakat yang ketika sakit baru mengurus kartu BPJS kesehatan dan saat membayarnya pun marah-marah.?Saya kira ini perilaku yang kurang baik dan harus diubah, agar BPJS Kesehatan ini menjadi penting dan tidak sibuk mengurusnya saat sakit saja,? ujar Nila saat blusukan ke BPJS Kesehatan di jalan Pembangunan, Kota Bengkulu, Selasa, (2/11).Menurut Menteri yang masih terlihat kelelahan karena begitu mendarat langsung blusukan ke RSUD M Yunus, Puskesmas Jalan Gedang dan BPJS ini, jika masyarakat sadar dan mau membayarkan dana BPJS kesehatan, ketika sakit sudah tenang karena biaya berobat sudah ada. BPJS tersebut akan sangat berguna ketika sudah pensiun dari bekerja.Menurut dia, bagaimana BPJS Kesehatan ini membayar ke rumah sakit bila masyarakat tidak pro aktif untuk membayarnya dan disertai dengan marah-marah, cara mengatasinya adalah dengan melakukan sosialisasi berkala dan gotong royong."Silahkan bayar, itu tidak terlalu mahal, tergantung kita mau ambil yang mana, keuntunganya adalah bila kita nabung dari sekarang keuntunganya adalah ketika kita sudah pensiun nantinya kita mendapatkan dana, dan harapan saya kita semua [...]

Kecelakaan Kerja Juga Bisa Terjadi Akibat Kurang Minum

Kecelakaan Kerja Juga Bisa Terjadi Akibat Kurang Minum

Normalnya, kebutuhan air minum per hari memang 8 gelas per hari atau 2 liter. Tapi bagi pekerja kantoran dan lapangan, kebutuhan cairannya berbeda. Seperti Liputan6.com kutip dari buku ?Air Bagi Kesehatan? edisi kedua tahun 2012 yang disusun oleh pakar gizi seperti DR. Dr. Budi Iman Santoso, Sp.OG (K), Prof. DR. Ir. Hardinsyah, MS, DR. Dr. Parlindungan Siregar, Sp.PD-KGH, dan Dr. Sudung O. Pardede, Sp.A (K), bahwa kurangnya cairan pada pekerja khususnya di lingkungan panas dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Pakar kesehatan tersebut menilai, pekerja dalam lingkungan panas (3 jam dalam suhu 45 derajat celsius) dan dalam keadaan hipohidrasi atau mengalami pengurangan kecepatan aliran darah dalam otak yang menimbulkan perasaan akan jatuh dalam posisi berdiri. "Untuk menghindari hal tersebut, kebutuhan air pada pekerja dalam lingkungan panas sebesar 6 liter, sedangkan pada mereka yang aktif, butuh lebih dari 6 liter. Untuk pekerja aktif yang berada di lingkungan AC atau dingin sebaiknya mengonsumsi 3 liter air putih. Sedangkan untuk pekerja aktif yang berada di lingkungan dingin, membutuhkan setidaknya 4 liter air putih sehari," tulis pakar kesehatan. [...]

Bahaya yang Mengintai Kebiasaan Cium Binatang Peliharaan

Bahaya yang Mengintai Kebiasaan Cium Binatang Peliharaan

Pemilik hewan peliharaan biasanya senang mencium atau menerima ciuman dari binatang kesayangannya. Namun, mulai saat ini coba hindari kebiasaan itu.Profesor Nigel French di Massey University, New Zealand, membuktikan, kebiasaan ciuman tersebut bisa menularkan infeksi ke manusia.Hewan yang menggunakan antibiotik bisa membuatnya resisten terhadap infeksi. Dan bakteri dari hewan peliharaan itu bisa menyebar ke manusia."Kami melihat risiko hewan peliharaan bisa menimbulkan transmisi bakteri penyakit yang telah diidentifikasi WHO sebagai isu publik yang terus berkembang," kata Profesor Massey seperti dilansir Mailonline, Kamis (12/6/2014).Ia menjelaskan, ada kekhawatiran meningkatnya insiden bakteri yang resisten antibiotik yang sering menyebabkan infeksi saluran kemih.Infeksi resisten tersebut ditemukan di sebagian besar hewan peliharaan rumah tangga dan bakteri disebarkan oleh cairan dan kotoran."Hewan membersihkan bagian belakang mereka dengan menjilatinya, sehingga mereka bisa terkontaminasi feses di dalam mulut mereka dan kemudian menjilati manusia. Itulah proses infeksi bisa ditularkan," kata Profesor Massey.Menurutnya, dengan alasan tersebut pemilik binatang peliharaan sebaiknya [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *